14 Jenis Keterangan Beserta Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

indonesiastudents.com– Keterangan atau bisa dikenal dengan adverbia adalah fungsi kalimat yang memberi keterangan kepada semua fungsi dalam kalimat. Keterangan atau adverbia dapat berupa kata, kelompok kata atau anak kalimat.

Fungsi keterangan secara tidak langsung ataupun langsung ialah mampu memberikan kejelasan tentang kapan, di mana, dan bagaimana peristiwa yang diutarakan dalam kalimat itu berlangsung. Adapun sebgai upaya penjelasan lebih lanjut, pada kesempatan kali ini indonesiastudents.com akan memberikan ulasan mengenai keterangan, baik jenis keterangan, penjelasan dari keteranga, dan juga contoh keterangan tersebut.

Jenis Keterangan


Jenis-jenis keterangan yang lazimnya dibgai menjadi 14, yaitu sebagai berikut;

Keterangan Tempat
Keterangan tempat adalah keterangan yang menunjukkan tempat terjadinya peristiwa. Keterangan  tempat selalu didahului oleh preposisi di, ke, dari, sampai, dan dalam. Ciri keterangan tempat ini adalah menjawab pertanyaan: di mana, ke mana,  dari mana, sampai mana, dalam apa?.

Contoh Keterangan Tempat; Bapak Imam pergi ke Jepang (menunjukan tempat dengan kata ke jepang)

Keterangan Waktu
Keterangan yang memberikan informasi saat terjadinya suatu peristiwa. Keterangan waktu ini bisa dikatakan sebagai sebuah keterangan yang seringkali kita temukan dalam sebuah kalimat, baik langsung ataupun tidak langsung.

Contoh keterengan waktu; Dari pagi sampai siang saya hanya tidur

Keterangan Penyebaban
Keterangan ini menyatakan sebab atau alasan  terjadinya suatu peristiwa atau kejadian. Keterangan penyebab biasanya seringkali kita temukan dalam bentuk keterangan, di akhir kalimat.

Contoh Keterangan Penyebab; Santi tidak masuk ke sekolah karena sakit

Keterangan Pengakibatan
Keterangan yang menjelaskan mengenai suatu akibat dari peristiwa atau kejadian. Hampir sama dengan keterangan sebelumnya, namun yang membedakan keterangan ini terletak sebelum katerangan penyebaban.

Contoh Ketengan Cara: Soto daging itu kekuarangan garam sehingga rasanya hambar

Keterangan Cara
Keterangan yang menyatakan cara terjadinya sebuah peristiwa. Keterangan ini ada yang didahului kata depan atau tidak, dan jika berupa kata ulang merupakan perulangan kata sifat. Keterangan cara yang berupa kelompok kata ditandai oleh kata dengan atau secara. Cirinya menjawab pertanyaan dengan bagaimana, secara bagaimana?.

Contoh Ketengan Cara: Sandi Setia Makruf Belajar dengan Tekun

Keterangan Alat
Keterangan yang menyatakan ada atau tidaknya alat yang digunakan untuk  melakukan suatu perbuatan. Keterangan alat selalu diikuti kata dengan atau tanpa. Cirinya menjawab pertanyaan dengan apa, tanpa apa.

Contoh Ketengan Alat; Paman mencari ikan dengan sebatang bamboo runcing

Keterangan Tujuan
Keterangan yang menyatakan tujuan atau maksud perbuatan atau kejadian. Keterangan tujuan umumnya menggunakan kata biar, untuk, supaya, agar, demi, ataupun menggunakan kata buat.

Contoh Ketengan Tujuan: Adik menabung guna membeli telephon genggam

Keterangan Syarat
Keterangan yang menyatakan syarat boleh atau tidaknya suatu perbuatan tersebut untuk dilakukan. Ciri keterangan syarat menggunakan kata Jika, jikalau, asal, asalkan, atau mengunakan kata bila.

Contoh Ketengan Syarat; Kamu boleh menjadi kekasihku asal nilai bahasamu seratus

Keterangan Aposisi
Keterangan yang memberikan penjelasan subjek atau objek yang berupa kata benda terhadap suatu kalimat yang ingin disebutkan.

Contoh Keterangan Aposis; Kakak saya, Muhammad Nurdin, tinggal di Kota Jakarta.

Keterangan Tambahan
keterangan tambahan adalah keterangan yang tidak bisa menggantikan unsur dari sebuah kata yang diterangkan.

Contoh keterangan tambahan; Desta, Universitas Lampung,di Do dari perkuliahan.
Catatan: Mahasiswa Universitas Lampung bukan hanya Desta.

Keterangan Pewatas
Keterangan yang memberikan pembatas suatu kata benda, misalnya subjek, predikat, objek, keterangan, atau pelengkap daripada sebuah kalimat. Keterangan-keterangan yang lain dapat dihilangkan, akan tetapi khusus untuk keterangan pewatas tidak dapat dihilangkan.

Contoh Keterangan Pewantas; Siswa yang mempunyai nilai rata-rata 9 mendapat beasiswa.
Catatan: hanya siswa yang mempunyai nilai rata-rata 9 yang mendapat beasiswa, tidak semuanya.

Keterangan Penyerta
Keterangan yang menyatakan ada atau tidaknya individu yang menyertai  individu lain dalam melakukan suatu tindakan. Semua keterangan penyerta biasanya dibentuk dengan menghubungkan kata dengan, tanpa, atau kata bersama.

Contoh Keterangan penyerta: Dia mengerjakan tugas dengan ayahnya

Keterangan Similatif
Keterangan yang menyatakan kesetaraan atau kemiripan antara keadaan, kejadian, ataupun suatu perbuatan dengan keadaan, kejadian, atau perbuatan yang ingin di utarakan. Ciri keterangan similatif biasanya menggunakan kata laksana, seperti, bagaikan, bak, dan lain sebaginya.

Contoh Ketengan Similatif: Tekatnya untuk lulus di Universitas Indonesia kuat laksana karang di lautan

Keterangan Kesalingan
Keterangan yang menyatakan suatu tindakan atau perbuatan yang dilakukan bergantian. Keterangan ini biasanya ditandai oleh kelompok kata satu sama lainnya.

Contoh Keteragan Kesalingan; Kedua klub motor itu beradu ketangkasan satu sama lain.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai jenis-jenis keterangan, adapun jenis keterangan ini biasanya dipergunakan dalam kalimat, teks berita, atau yang lainnya. Semoga tulisan 14 jenis keterangan beserta penjelasan dan contohnya lengkap ini dapat bermanfaat, bagi siapapun yang sedang atau akan menelisik lebih dalam tentang keterangan. Trimakasih