8 Pengertian Peran Menurut Para Ahli dan Jenisnya [Lengkap]

Posted on

Pengertian Peran Menurut Para Ahli

Peran menjadi salah satu pembahasan yang paling penting dalam kehidupan manusia, apalagi jikalau dikaitkan dengan pemuda sebagai generasi emas, diharapkan peran dapat dirasakan dampaknya diseluruh lapisan masyarakat bahkan dunia apabila telah melakukan suatu tindakan yang dapat membawa perubahan yang besar dan juga mampu membuat ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi bangsa. Sebagai penjelasan lebih lanjut, dalam artikel ini akan menguraikan tentang pengertian peran menurut para ahli, dan jenis-jenis peran secara umum.

Peran


Peran adalah tindakan yang dilakukan orang atau sekelompok orang dalam suatu peristiwa, peran merupakan perangka tingkah laku yang diharapkan, dimiliki oleh orang atau seseorang yang berkedudukan di masyarakat. Kedudukan dan peran adalah untuk kepentingan pengetahuan, keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Salain hal tersebut peran juga berfungsi dalam pembangunan berkelanjutan, fungsi ini utamanya dalam menjaga dan melestariakan alam yang telah diberikan oleh Tuhan YME. Seseorang yang bisa berperan akan membu membuk dirinya dalam berbegai hal, hingga dibutuhkan oleh setiap orang. Selengkapnya, baca; 9 Pengertian Pembangunan dan Indikator Pengukuran Keberhasilannya

Pengertian Peran Menurut Para Ahli

Sedangkan pengertian peran menurut para ahli, diantaranya sebagai berikut;

Poerwadarminta

Menurutnya, definisi peran adalah suatu tindakan yang dilakukan sesorang berdasarkan peristiwa yang melatar belakanginya. Periwitiwa ini bisa dalam hal baik dan hal buruk sesuai dengan lingkungan yang sedang mempengaruhi dirinya untuk betindak.

Wolfman (1992)

Arti peran adalah bagian yang pasti dilakukan oleh setiap orang dalam keadaan, bertingkah laku untuk menyelaraskan dengan realita yang ada. Tingkah laku manusia dan realitas kehidupan menjadi dasar penting seseorang yang sedang melakukan suatu pekerjaan.

Suhardono (1994)

Peran adalah patokan, yang ada dalam kehidupan manusia sehingga berfungsi untuk membatasi perilaku dalam setiap posisi. Definisi ini misalnya saja dalam permainan terdirisonal ada seseorang yang beperan menjadi penjaga, ada juga yang menimkati permainan (pelaku). Selengkapnya, baca; Pengertian Permainan Tradisional Menurut Para Ahli dan Contohnya

Soekanto (2009)

Menurutnya, peran adalah suatu pekerjaan yang dilakukan dengan dinamis sesuai dengan status atau kedudukan yang disandang. Status dan kedudukan ini sesuai dengan keteraturan sosial, bahkan dalam keteruran tindakan semuanya disesuaikan dengan peran yang berbeda.

Riyadi (2002)

Peran adalah sebuah orientasi atau konsep yang terbentuk karena suatu pihak dalam oposisi sosial di kehidupan masyarakat. Hal ini di dasari pada invidu dan alasan untuk melangsungkan tindakan yang diinginkan. Oleh karena itulah tindakan ini selalu diselatarkan dengan peran.

Mifta Thoha (2002)

Peranan menurutnya adalah serangkaian perilaku seseorang yang dilakukan berdasarkan dengan karakternya. Kondisi ini bisa dilatarbelakngi pada psikologi seseorang setiap melakukan tindakan yang diinginakn, sesuai kata hatinya.

Katz dan Kahn

Peran adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan karakter dan kedudukannya. Hal ini di dasari pada fungsi-fungsi yang dilakukan dalam me nunjukan kedudukan serta karaketer kepribadian setiap manusia yang menjalankannya.

Bauer (2003)

Dalam teori peran ia mengungkapkan bahwa peran adalah tindakan atau kerangka konseptual yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan dengan tindakan pribadinya. Tentsauaja, selain itu menurutnya dipengaruhi pada bentuk kaidah sosial yang berlaku.

Dari 8 pengertian peran menurut para ahli diatas, setidaknya dapat ditarik kesimpulan bahwa peran adalah tindakan yang dilakukan oleh setiap individu karena faktor-faktor tertentu, salah satunya adalah faktor status sosial dan peranan sosial yang dimilkinya.

Setidaknya dari penjelasan iupula, ada berbagai jenis atau macam-macam dalam peran. Diantarnya adalah sebagai berikut;

Jenis-Jenis Peran

Jenis atau klarifikai peran;

Peran Aktif

Peran aktif adalah peran yang dilakukan seseorang secara obsolut atau selalu aktif dalam tindakannya yang dia lakukan di dalam oraganisasi atau lembaga sosial yang dimilkianya. Keaktifan ini sendiri bisa di ukur melui bentuk kehadairan.

Peran Partisipasif

Pengertian peran partisipatif adalah peran yang dilakukan yang hanya berdasarkan jangan atau waktu-waktu tertentu. Definisi berlawanan dengan peran aktif, karena biasanya kondisi peran partisipatif dilakukan dalam wacana objek bukan sebaik subjek.

Peran Pasif

Pengertian peran pasif ialah peran yang tidak dilakukan. Pengertian ini tentusaja mengindikasikan bahwa peran pasif ialah peran yang hanya dipergunakan sebagai simbul dalam keadaan tertentu yang ada di dalam kehidupan masyarakat.

Jenis atau pembagian peran yang telah dikemukakan tersebut sebagimana yang sudah dijelaskan oleh Soerjono Soekamto dalam Buku “Sosiologi Sebagai Pengantar”, yang mengklarifikasikan peran dengan sangat jelas berdasarkan pada kriteria tertentu.

Contoh Peran

Contoh mengenai peran, misalnya saja dalam bernegara atau berabngsa. Ada yang menjadi Pejabat dengan tingkatan Eksekutif, Legistatif, dan Yudukatif. Serta ada yang menjadi bagian masyarakat. Fungsi yang dimiliki meskipun sesama pejabat berbeda, dari satu hal ke hal lainnya. Kondisi inilah mengindkasikan bahwa sebagai manusia tentunya semuanya berperan penting dalam kemajuan setiap bangsanya maka peran ini termasuk juga tindakan menajaga kelestarian budaya bangsa, meajukan, mengembangkan, dan melakukan pembagunan SDM seutuhnya.

Artikel Terkait;

  1. Pengertian Masyarakat Multikultural dan Cirinya Menurut Ahli
  2. Pengertian Komunitas Menurut Para Ahli dan Contohnya
  3. Pengertian Kelompok Sosial, Macam, Syarat, dan Contohnya

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian peran menurut para ahli dan jenisnya lengkap. Semoga dapat bermanfaat bagi setiap pembaca yang sedang mencari arti atau menamabh pengetahuan mengenai “Peran”. Trimakasih,