Pengertian Surat Lamaran Kerja, Panduan Membuat, dan Contohnya

Diposting pada

Surat Lamaran Kerja Adalah

Manusia hidup memerlukan kebutuhan, baik kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani ataupun rohani. Dalam memenuhi kebutuhan jasmani inilah setiap manusai berusaha untuk bekerja, oleh karena itulah pada kesmapatan kali ini akan mengulas lebih dalam tentang pekerjaan, khusunya membahas tentang surat lamaran kerja dan panduan membuat surat lamaran kerja.

Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja pada hakikatnya dapatlah diartikan sebagai bagian daripada bentuk surat resmi yang dibuat oleh seseorang yang memerlukan pekerjaan yang ditujukan kepada perusahaan, instansi, atau lembaga tertentu, baik lembaga pemerintah maupun swasta.

Pengertian Surat Lamaran Kerja Menurut Para Ahli

Adapun definisi surat lamaran kerja menurut para ahli, antara lain;

  1. Adlan Ali dan Tanzili (2006), Surat lamaran kerja adalah bagian daripada arti surat resmi yang berisi tentang permohonan sehingga senantisa dibuat oleh pencari kerja (pelamar pekerjaan) untuk kemudian dikirimkan kepada badan usaha atau instansi agar mendapat pekerjaan atau jabatan sesuai lowongan pekerjaan yang tersedia

Macam Sumber Lowongan Kerja

Antara lain;

  1. Media Massa

Media massa cetak seperti surat kabar dan majalah, media massa elektronik, yakni televisi radio, dan media online. Iklan lowongan pekerjaan melalui sumber tersebut haruslah dilihat spesi¬ kasi yang diberikan sesuai atau tidak dengan spesifikasi pelamar.

Kirimkan jika sudah sesuai dengan spesifikasi dengan terlebih dahulu memerhatikan alamat lengkap, website, faksimile, atau nomor telepon. Kecepatan mengirim surat lamaran pekerjaan akan memberikan nilai tambah bagi pelamar.

  1. Referensi dari Orang Lain

Adanya referensi membuat peluang bagi pelamar pekerjaan lebih besar diterima  bekerja karena sedikit banyaknya yang memberi referensi akan membantu si pelamar. Referensi bisa bersumber dari kampus, kerabat, atau keluarga.

  1. Bursa Kerja

Sumber lowongan pekerjaan dari bursa kerja mempunyai peluang yang besar untuk  mendapatkan kerja bagi pelamar karena sudah jelas bursa kerja adalah informasi dari berbagai perusahaan yang membutuhkan karyawan. Sekali lagi sesuaikan dengan spesifikasi pelamar kerja.

  1. Tanpa Sumber

Mengirim surat lamaran pekerjaan tanpa sumber informasi lowongan mempunyai  peluang yang sangat kecil untuk diterima dibandingkan sumber yang lain. Kemungkinan dapat diterima sebagai karyawan bila ada perusahaan baru buka di sekitar tempat domisili pelamar kerja.

Perhitungan perusahaan dengan merekrut karyawan dari lingkungan sekitar mempunyai keuntungan, yakni dapat menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar dan karyawan akan hemat uang transportasi serta tidak datang terlambat.

Ciri Surat Lamaran Kerja

Antara lain;

  1. Bentuk yang Menarik

Penampilan surat lamaran pekerjaan secara keseluruhan haruslah baik. Gunakan bentuk surat full block atau semiblock. Pas foto terbaru dan bewarna.

Surat lamaran pekerjaan diketik dengan komputer dan dicetak dengan printer terbaik. Jika ada permintaan menulis surat lamaran pekerjaan dengan tulisan tangan, pakailah tinta yang bagus dan kertas yang berkualitas. Jika ada kesalahan penulisan kata sebaiknya diulang kembali.

  1. Penggunaan Bahasa Indonesia Baku

Surat lamaran pekerjaan merupakan surat semiformal yang memenuhi ketentuan berbahasa formal, maka gunakanlah bahasa Indonesia yang baku, efektif, dan sesuai dengan kaidah tata bahasa baku bahasa Indonesia.

Jika pada lowongan pekerjaan mencantumkan syarat dapat berkomunikasi dengan bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, dan sebagainya, tulislah surat lamaran pekerjaan dengan bahasa asing tersebut. Penulisan dengan bahasa asing akan memberikan nilai tambah. Namun, dalam pembelajaran ini hanya akan dibahas penulisan dengan menggunakan bahasa Indonesia baku.

  1. Gambarkan Kemampuan atau Skill

Kemukakanlah kemampuan yang pelamar miliki dalam surat lamaran pekerjaan tanpa meninggalkan kesan sombong. Orang-orang yang dituju merupakan orang yang sangat sibuk dan pebisnis yang suka keterusterangan (tidak basa-basi). Mereka membaca surat apa yang tersirat dan seringkali kurang memperhatikan yang tersirat.

  1. Tepat Sasaran

Tepat kepada siapa surat ditujukan. Pada penulisan alamat surat di sampul harus tepat, kepada siapa ditujukan (nama lengkap, gelar, dan jabatan), nama perusahaan, dan alamat tujuan.

Panduan Membuat Surat Lamaran Kerja

Berikut adalah hal-hal yang harus dicantumkan dalam surat lamaran pekerjaan agar tujuan pelamar kerja tercapai:

  1. Sumber Informasi Lowongan Kerja

Jika lowongan dari surat kabar, cantumkan nama surat kabar, hari, tanggal, bulan, dan tahun terbit. Cantumkan nama atau lembaga sumber referensi jika bersumber dari referensi.

  1. Identitikasi Diri Lengkap Pelamar

Agar perusahaan bisa mudah menghubungi pelamar, cantumkan alamat, nomor telepon, atau alat bantu komunikasi lainnya.

  1. Posisi Jabatan

Cantumkanlah posisi jabatan yang dikehendaki sesuai dengan lowongan yang dibutuhkan. Tuliskan juga kode jabatan untuk mempermudah sortir surat lamaran kerja yang sudah ditampung, jika posisi jabatan di lowongan lebih dari satu biasanya personalia memberikan kode

  1. Lampirkan Biodata (Curriculum Vitae) pada Surat Lamaran Kerja

Dalam hal ini terdiri atas;

  1. Riwayat pendidikan, Susunlah mulai dari jenjang terendah sampai tertinggi, boleh sebaliknya. Cantumkan tahun mulai masuk sampai selesai agar perusahaan mengetahui berapa lama pelamar menyelesaikan studinya pada setiap jenjang pendidikan.
  2. Riwayat pekerjaan, Jika ada pengalaman kerja cantumkan riwayat pekerjaan dari yang terlama sampai dengan terbaru atau sebaliknya. Sebutkan alasan berhenti. Semakin banyak riwayat pekerjaan bukan semakin besar peluang diterima, bisa saja tidak karena menunjukkan pelamar tipe orang yang bosan kerja.
  3. Kemampuan lainnya, Berolahraga, berorganisasi, atau keahlian lainnya yang dianggap memberi nilai tambah.
  4. Referensi bila ada, Cantumkan bila referensi tersebut mempunyai pengaruh yang besar terhadap pengambilan keputusan perusahaan.
  1. Ketentuan Penulisan EYD dan Bagian-Bagian Surat Lamaran Kerja

Bagian-bagian atau struktur surat lamaran pekerjaan adalah sebagai berikut: tempat dan tanggal, bulan, dan tahun surat dibuat, perihal dan lampiran, alamat surat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka surat, isi, dan penutup), salam penutup, dan nama pengirim.

  • Tempat, Tanggal, Bulan, dan Tahun Surat Dibuat, Tempat  dan kapan surat dibuat agar perusahaan, lembaga, atau instansi yang dituju pelamar mengetahui kota domisili pelamar kerja dan kapan surat dibuat yang terkadang surat tiba setelah batas akhir pengiriman surat sehingga surat lamaran tersebut layak untuk diseleksi.

Contoh

Jakarta, 17 Agustus 2015
Penulisan yang salah (tidak resmi):
Jkt, 17 Agust 2015
Jak, 17-8- ’15
jakarta, 17 agustus 2015

  • Lampiran dan Perihal, Lampiran adalah dokumen-dokumen yang  disertakan dalam surat karena mempunyai hubungan dengan isi surat. Perihal atau hal dalam KBBI mempunyai arti yang sama, yakni mengenai atau tentang. Perihal atau hal merupakan pokok atau inti dalam surat. Penulisannya seperti menulis judul, diawali dengan huruf kapital pada setiap kata kecuali kata tugas.

Contoh

Lampiran :  tiga berkas
Perihal :  Lamaran Pekerjaan
Penulisan yang salah
Lampiran :  3 (tiga) berkas
Hal  :  lamaran pekerjaan

Catatan: penulisan bilangan menurut EYD yang terdiri dari satu kata ditulis dengan
huruf. Tiga berkas bukan 3 berkas.

  1. Alamat Surat

Alamat ditulis di sampul surat dan di dalam surat.

  1. Diawali dengan Yth. atau Yang terhormat.
  2. Tidak boleh diawali dengan kata kepada karena kepada adalah kata depan yang  fungsinya sebagai kata bantu tanya dan pembentuk frasa keterangan.Contoh
    Kepada siapa kita harus berbakti? (kata bantu tanya)
    Kita harus berbakti kepada orang tua. (frasa keterangan)
    Kepada Bapak Ardian. (Salah karena frasa keterangan saja bukan kalimat yang  lengkap).
  3. Sebelum nama orang yang dituju boleh menggunakan sapaan seperti bapak, ibu,  saudara, saudari.
  4. Jika yang dituju adalah jabatan, kata sapaan tidak diperlukan lagi.
  5. Setiap akhir baris kalimat pada bagian alamat surat tidak boleh menggunakan tanda baca apa pun!
  6. Penulisan Jalan tidak boleh disingkat Jl. atau Jln.
  7. Penyingkatan boleh untuk: bapak (Bpk.), tuan (Tn.), nyonya (Ny.), nona (Nn.), saudara (Sdr.), saudari (Sdri.).Contoh
    agama                           :  Islam
    alamat                           :  Pesona Kayangan Blok A1 No.42, Depok,   Jawa Barat.
    nomor HP                    :  082122356117
  1. Bagian Penutup

Pada bagian penutup surat berisi ucapan terima kasih dan harapan penulis surat kepada penerima surat. Pada bagian ini, penggunaan kata ganti haruslah jelas dan ditujukan kepada siapa, jangan menggunakan klitika–nya. Kalimat penutup surat haruslah efektif, tidak menggunakan kata berlebihan.

Contohnya

Demikian permohonan lamaran pekerjaan saya. Harapan saya dapat diterima sebagai karyawan di perusahaan yang Bapak pimpin. Atas perhatiannya, saya haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Seharusnya
Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.

  1. Salam Penutup

Salam penutup dan tanda tangan serta nama jelas pelamar kerja:  salam pembuka dimulai Dengan hormat maka salam penutupnya Hormat saya,.


Hal-hal yang diperhatikan dalam membuat surat lamaran kerja;

  1. Kualifikasi: apakah pelamar sudah memenuhi kuali_ kasi tersebut.
  2. Untuk posisi Asst. Brand Marketing Manager, tulislah surat dalam bahasa Inggris.
  3. Jika belum punya e-mail buatlah dan kirim via e-mail “ lebih cepat lebih baik”.

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa surat lamaran kerja termasuk jenis semiformal atau semidinas dengan alasan-alasan surat lamaran pekerjaan sebagai surat semiformal dan semidinas adalah sebagai berikut:

  1. Ditulis oleh perseorangan bukan atas nama perusahaan, lembaga, atau instansi. Surat ini ditujukan untuk perusahaan, lembaga, atau instansi untuk memperoleh kerja.
  2. Bahasa yang digunakan dalam surat harus menggunakan bahasa baku karena surat lamaran pekerjaan merupakan surat permohonan resmi kepada perusahaan, lembaga, atau instansi.
  3. Struktur surat lamaran kerja sesuai dengan tata aturan penulisan surat resmi walaupun di dalam surat tidak ada kepala surat dan nomor surat.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai pengertian surat lamaran kerja yang mencangkup tentang cara membuat surat lamaran kerja, hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat surat lamaran kerja, dan lain sebaginya. Semoga bermanfaat.

5/5 - (1 vote)