5 Pengertian Kesulitan Belajar Menurut Para Ahli, Ciri, dan Faktor Penyebabnya

Diposting pada
Pengertian Kesulitan Belajar Menurut Para Ahli
Pengertian Kesulitan Belajar Menurut Para Ahli

Kesulitan belajar di dalam ilmu penetahuan psikologi bisa disebabkan karena adanya gangguan neurologis. Gaguan ini pada intinya menyabkan seorang anak susah dalam memahami mata pelajaran tertntu, misalsanya mata pelajaran matematika, bahasa inggris, biologi, kimia, fisika, atau lain sebaginya.

Fenomena kesulitan belajar pasti dialami oleh setiap peserta didik, mengingat dalam perkembangan anak tidak semuanya memahami dengan baik mengenai pelajaran-pelajaran tertentu. Diagnosis kesulitan belajar yang dibagikan dalam hal ini didasarkan pada uraian-uraian penjelasan menurut para ahli, mengenai pengertian kesulitan belajar, ciri, faktor, dan cara mengatasinya.

Kesulitan Belajar

Kesulitan belajar adalah bagian daripada bentuk ketidakmampuan seseorang dalam memahami dan menelaah mata pelajaran dengan sempurna, sehingga apa yang diinginkan tidak sesuai dengan kenyataan. Hal ini tentusaja menyebabkan ia gagal atau kurang berhasil dalam pelajaran tertentu.

Pengertian Kesulitan Belajar Menurut Para Ahli

Sedangkan definisi kesulitan belajar menurut para ahli, diantaranya;

  1. Rachjadi (1997)

Kesulitan belajar adalah apabila murid mengalami kegagalan tertentu dalam mencapai tujuan-tujuan belajarnya. Kegagalan ini meliputi tidak dapat mencapai nilai enam, under achiever, slow leaner dan repeater.

Murid dikatakan gagal apabila dalam batas waktu tertentu yang bersangkutan tidak mencapai ukuran tingkat keberhasilan atau tingkat penguasaan minimal dalam pelaporan tertentu, sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh guru. Dalam sistem pendidikan di Indonesia angka nilai batas lulus ialah angka enam. Murid yang mencapai di bawah ini dapat digolongkan ke dalam kelompok bawah (Rachjadi, 1997:21).

Siswa dikatakan gagal apabila yang bersangkutan tidak dapat mengerjakan atau mencapai prestasi yang semestinya. Ia diramal akan dapat mengerjakannya untuk mencapai suatu prestasi, namun ternyata tidak sesuai dengan kemampuannya. Kasus murid semacam ini dapat digolongkan kepada siswa yang mempunyai kemampuan tetapi prestasi belajar rendah (under achiever). (Rachjadi, 1997: 22).

Siswa dikatakan gagal kalau yang bersangkutan tidak dapat mewujudkan tugas-tugas perkembangan, termasuk penyesuaian sosial sesuai dengan pola organisasinya, pada fase perkembangan tertentu seperti yang berlaku pada kelompok sosial di usia yang bersangkutan, kasus siswa yang bersangkutan dapat digolongkan ke dalam lambat belajar (slow learners). (Rachjadi, 1997: 22).

  1. Lyon (1996)

Definisi kesulitan belajar adalah suatu kesenjangan yang terjadi pada seseorang antara prestasi nilai akademik dan kapasitas kemampuan belajarnya.

  1. Samuel Krik

Kesulitan belajar adalah masalah-masalah dalam belajar yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan pada inteligensi normalnya.

  1. IDEA (1997)

Menurutnya, kesulitan belajar adalah suatu proses gangguan pada seseorang yang diebabkan kurangnya pemahaman atau penggunaan bahasa, baik secaralisan maupun tulisan.

  1. NJCLD

Menurutnya, kesulitan belajar adalah probelamatika sekelompok variasi berbagai pembelajaran yang mengalami sebuah gangguan.

Ciri Kesulitan Belajar

Karakteristik yang menggambarkan adanya kesulitan belajar. Antara lain;

  1. Menunjukkan hasil belajar rendah
  2. Hasil yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan
  3. Lambat dalam melakukan tugas-tugas kegiatan belajar
  4. Menunjukkan sikap yang kurang wajar, seperti acuh atau acuh, menentang dan sebagainya, (5) menunjukkan tingkah laku yang berlainan, seperti membolos, datang terlambat dan sebagainya,
  5. Menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar, seperti pemurung, pemarah dan sebagainya.

Faktor Penyebab Terjadinya Kesulitan Belajar

Antara lain;

  1. Internal

Di dalam faktor internal disebabkan karena adanya beberapa faktor, seperti halnya dengan;

  1. Jasmaniah
  2. Psikologis
  3. Faktor kelelahan menjadi seseorang merasa kesulitan dalam proses pembelajaran
  1. Eksternal

Faktor eksternal yang menjadi penyebab seseorang mengalami proses kesulitan belajar, antara lain;

  1. Faktor keluarga
  2. Faktor sekolah
  3. Faktor masyarakat

Cara Mengatasi Kesulitan Belajar

Teknik yang dapat ditempuh dalam mengatasi adanya masalah kesulitan belajar. Yaitu;

  1. Meneliti nilai ujian yang tercantum dalam record akademik, kemudian dibandingkan dengan kriteria tingkat penguasaan minimal kompetensi yang dituntut (PAP), atau dengan membandingkan dengan nilai rata-rata kelas (PAN)
  2. Menganalisa hasil ujian yeng telah dilakukan, dengan terlebih dahulu seorang melihat tipe kesalahan yang dibuat oleh para siswa
  3. Observasi pada saat siswa dalam proses belajar mengajar
  4. Melaksanakan sosiometri untuk melihat hubungan sosial psikologis yang terdapat pada para siswa
  5. Menetapkan status siswa
  6. Memperkirakan sebab terjadinya karakter belajar
Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar adalah kondisi siswa yang tidak berhasil mencapai taraf kualifikasi hasil belajar tertentu, yang dinyatakan dalam tujuan pembelajaran khusus atau ukuran tingkat kapasitas atau kemampuan dalam program pelajaran dan atau tingkat perkembangannya.

Namun disisi lainnya, dalam berbagi penelitian juga dinyatakan bahwa kesulitan belajar adalah kondisi, dalam proses belajar yang ditandai oleh adanya hambatan dalam mencapai hasil belajar, yang dinyatakan dalam tujuan pembelajaran khusus atau ukuran tingkat kapasitas atau kemampuan dalam prosespelajaran dan tingkat perkembangan. Hambatan-hambatan ini mungkin disadari atau tidak disadari.

Yang pasti, menurut Kartikawati (1997) bahwa faktor-faktor yangmenyebabkan timbulnya masalah kesulitan belajar siswa dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu yang berasal dari siswa (internal) dan faktor yang berasal dari luar siswa (eksternal).

Adapun cara mengungkap atau mengidentifikasi adanya kesulitan belajar ada bermacam-macam, diantara bisa dilakukan dengan (1) penggunaan observasi, (2) penggunaan metode wawancara, (3) mengungkapkan hasil belajar, (4) tes diagnostik, (5) pengungkapan bakat dan (6) pengungkapan sifat.

Disinilah perlu diketahui bahwa salah satu teknik mengidentifikasi kesulitan belajar siswa adalah menganalisis hasil belajar siswa.

Demikianlah pemebahasan mengenai pengertian kesulitan belajar menurut para ahli. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat memberikan pemahaman serta pengetahuan bagi setiap pembaca yang sedang mencari referensi tentang kesulitan-kesulitan belajar.

Rate this post