6 Kesalahan Peserta Tidak Lulus SBMPTN, No 3 Penting!

Diposting pada

SBMPTN– Hai para pejuang yang kreatif, kalian saat ini sudah memasuki masa-masa genting yang mendebarkan. Masa dimana kalian sedang menunggu pengumuman SNMPTN, betulkah? Ditambah lagi sedang pusing mempersiapkan UN, betul bukan? Sedangkan bagi kalian yang sudah tidak bingung lagi pastinya kalian sudah siap buat UN.

Setelah lepas semester ganjil seharusnya tidah ada waktu bermain-main lagi karena segala persiapan harus kalian lakukan untuk menghadapi UN yang sudah menunggu kalian. UN adalah akhir dari perjuangan kalian selama belajar tiga tahun di SMA tapi UN bukan lah akhir bagi kalian yang ingin terus melanjutkan keperguruan tinggi.

Ok sobat, jangan dibuat pusing karena kalian harus menghadapinya dengan tenang dan fokus karena tidak mungkin untuk meninggalkan kesan jelek di akhir perjuangan kalian atau di awal langkah kalian ini. Gunakan waktu luang kalian dengan berbagai kegiatan yang positif seperti membahas soal bersama teman, les, belajar mandiri, mengulang materi yang lalu, dan lain-lain.

Jika kalian melakukan hal-hal tersebut, pasti kalian akan siap dan tak usah watir dengan UN atau pun SBMPTN karena apa yang kalian tanam bakal kalian panen pula, jika kalian menanam sebuah kebaikan pastinya kebaikan pula yang kalian dapatkan. Kesuksesan seseorang bukan datang dengan sendirinya tetapi kesuksesan itu sudah mereka rencanakan. Jadi, jika belum merencanakan kesuksesan kalian, rencanakanlah sejak saat ini karena rencana tersebut adalah sebuah tantangan bagi kalian.

Bicara tentang rencana, apakah kalian sudah merencanakan apa yang akan kalian lakukan setelah lulus dari SMK/MA/SMA/Sederajat. Apakah kalian akan kerja? Apakah kalian akan kuliah? Jika kalian ingin bekerja, apa pekerjaan yang akan kalian pilih? Pikirkan baik-baik bagi kalian yang setelah lulus ingin bekerja. Nah, bagi kalian yang ingin melanjutkan keperguruan tinggi, apakah kalian sudah merencanakan ingin kuliah di mana? Apakah kalian sudah merencanakan jurusan apa yang akan kalian pilih? Jika belum, tunggu apa lagi? Cepat!, tak ada waktu galau lagi, UN sudah datang. Setelah kalian merencanakan ingin kuliah di universitas mana dan ingin kuliah di jurusan apa, kalian harus memikirkan bagaimana cara kalian masuk ke universitas dan jurusan tersebut.

Jalur masuk keperguruan tinggi ada berbagai macam cara, pertama adalah SNMPTN dimana kalian masuk dengan jalur undangan, kemudian SBMPTN dimana kalian akan melakukan seleksi bersama dan banyak lainnya. Jalur SNMPTN adalah jalur yang peluangnya sangatlah kecil untuk masuk ke perguruan tinggi jadi kecil pula harapan kita untuk diterima melalui jalur ini. Jalur SBMPTN adalah jalur masuk kedua yang bergengsi saat ini karena bagi yang gagal SNMPTN nya beralih ke jalur ini pula jadi jalur ini menjadi medan pertempuran nyata bagi kalian yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Kesempatan kedua yang benar-benar harus dipersiapkan dengan matang dan penuh pengorbanan untuk mengambil kursi perguruan tinggi.

Baca: Penjelasan Jalur IPC, Soshum, dan Saintek pada SBMPTN

Banyak pada jalur ini pula yang gugur akibat hal-hal yang sepele atau mengabaikan hal-hal yang menurut mereka tidak penting justru membuat mereka galau dua kali. Banyak dari kita selalu mencari cara bagaimana kita sukses, suskses mendapatkan sesuatau ataupun mencapai hal tertentu.

Bagaimana jika kita sebelum mencari cara untuk sukses atau cara untuk berhasil, kita mencari hal-hal yang membuat sesuatu rencanan kita itu gagal dengan mencari hal-hal yang menyebabkan kegagalan itu sendiri. Jadi, pada bahasan kali ini kita akan membahas 6 hal yang menyebabkan peserta tidak lulus SBMPTN.

Penyebab Peserta Tidak Lulus SBMPTN


Mari simak apa saja yang membuat orang-orang sebelum kalian tidak lulus SBMPTN


Kesalahan yang Hampir Dilakukan Setiap Siswa: Belajar UN Dulu Setelah itu Belajar SBMPTN

Sobat UN, kalian saat ini pasti sedang membahas tentang UN, setiap waktu, disekolah, dirumah, dijalan, dengan teman, dengan guru, sampai menjadi topik yang hangat sekali di sekitar kalain saat ini. Pastikalian hingga saat ini masih menghawatirkan bagaimana cara untuk lulus UN ditambah UN sudah dekat pasti semakin merasa gelisah. Kalian saat ini sedang belajar siang malam untuk UN dan kalian yang ingin melanjutkan keperguruan tinggi sampai lupa memikirkan cara masuk ke perguruan tinggi yang kalain rencanakan, inilah kesalahan pertama yang setiap siswa kelas 12 lakukan.

Kenapa hal ini salah? Bukannya kita belajar buat UN? Bukannya untuk melanjut ke perguruan tinggi harus lulus UN? Ya itu semua benar, kesalahan yang kalian lakukan adalah terlalu khawatir terhadap UN, karen lulus UN tidak sesulit lolos SBMPTN. Bisa kita lihat dari tingkat kelulusan UN setiap tahunnya, pada tahun 2015 tingkat kelulusan mencapati 99,55% lulus dan tahun 2014 mencapai 99,9% lulus.

Bayangkan begitu besar peluang kalian buat lulus, jadi sedikit sekali kemungkinan untuk kalian tidak lulus. Dibalik itu semua kita harus maklum kepada bapak ibu guru yang selalu cerewet mengomandoi kita untuk mempersiapkan UN karena tingkat kelulusan pada masing-masing sekolah mempengaruhi kualitas dari sekolah tersebut.

Bandingkan dengan peluang kalian masuk perguruan tinggi? berapa peluang kalian lulus SBMPTN? Jika dilihat dari data tahun sebelumnya hanya 100-120 ribu siswa yang di terima di perguruan tinggi, kecil bukan peluagnya?. Jadi, dari paparan di atas kita dapat menyimpulkan peluang lulus SMA sangat lah besar dan peluang lulus SBMPTN kecil sekali. Bukan berarti kalian tidak usah mempersiapkan UN atau mengabaikan UN tapi kalian tidak usah khawatir, galau, gelisah, dan takut pada UN. Takut, khawatir, dan galau lah pada pelang kalian untuk masuk ke perguruan tinggi dan mempersiapkan SBMPTN. Sekarang masih tidak mau mempersiapkan SBMPTN atau mau menyepelekan SBMPTN? Jadi, mulai sekarang persiapkan diri untuk menghadapi SBMPTN semakin lama kalian mempersiapkan semakin siap juga untuk kalian melaksanakan Tes SBMPTN.

Kesalahan dalam Pola belajar dan Teknik Belajar
Masalah yang satu ini sangatlah sering dan bahkan terulang terus menerus setiap tahunnya pada setiap siswa. Banyak penyebab dari masalah persiapan belajar, bisa dari lingkungan, bahan ajar, pengajar, telat mempersiapkan belajar, bahkan salah dari pola belajar.

Kesalahan dari pola belajar berawal dari kepanikan karena telat mempersiapkan diri, itu lah alasan mengapa kita harus segera mungkin mempersiapkan diri. Jika kita lihat, ketika sudah duduk di kelas 12 apalagi sudah melewati semester ganjil kalian pasti bingung untuk memulai belajar dari mana, di tambah dengan materi kelas 10 dan 11 yang belum semua kalian kuasai. Mengetahui halitu pastinya kalian akan mulai mengerjakan soal-soal latihan UN dari tahun ke tahun dan latihan SBMPTN dari beberapa buku dan menghapal soal-soal yang keluar.

Mungkin dengan begitu kalian sudah merasa belajar banyak karena sudah ratusan soal bahkan ribuan soal sudah kalian kerjakan tapi itu tidak cukup. Kalian tetap saja akan gagal dalam SBMPTN jika seperti itu, mengapa? Tak ada orang sukses yang menjadi sukses dalam waktu singkat dan tak ada orang sukses yang tidak melewewati step by step dari proses. Berlatih banayak soal hanya membuat kalian dapat mengerjakan soal yang serupa seperti yang kalian kerjakan tapi tidak membuat kalian bisa mengerjakan berbagai macam variasi soal. Kalian harus melatih skil dasar dahulu sebelum melatih mengerjakan soal-soal. Jadi, kesalahan yang terjadi disini adalah kalian telah melewatkan step pertama.

Mengandalkan Satu Jalur Masuk
Sobat, kalian perlu hilangkan kesalahan ini sejak dini, mengapa? Semakin lama kesalahan ini semakin sering dan berdampak fatal. Terkadang persepsi seperti ini terjadi jika kalian terlalu percaya diri, kalian akan sangat yakin dengan nilai kalian untuk masuk melalui jalur SNMPTN. Persepsi yang seperti itu membuat seluruh harapan yang kalian miliki di pertaruhkan di jalur tersebut.

Percaya diri yang tinggi tersebut membuat kalian tidak mempersiapkan diri untuk jalur masuk perguruan tinggi lainnya padahal jalur masuk perguruan tinggi ada banyak sekali dan hanya mengandalan satu jalur masuk. Coba kalian pikirkan, jika kalian mengandalkan satu jalur masuk dan ketika pengumuman SNMPTN tersebut kalian tidak diterima, apa yang kalian rasakan? Kecewa? Pastinya kecewa, tidak hanya itu, kalian akan panik dan bingung karena kalian belum mempersiapkan diri untuk SBMPTN.

Hal yang paling fatal dari kesalahan tersebut adalah kalian juga tidak lolos pada jalur SBMPTN, mengapa? Karena kalian sudah sangat percaya diri sehingga mengabaikan SBMPTN hingga pengumuman SNMPTN keluar sedangkan teman-teman kalian sudah mempersiapkan diri jauh dari itu. Waktu adalah kesempatan, jadi semakin cepat ia mempersiapkan semakin besar peluangnya untuk diterima. Kejadian seperti ini bisa kalian lihat pada orang-orang sebelum kalian, mereka yang terlihat pintar dan jenius tetapi jalur SNMPTN maupun SBMPTN tidak lulus dikarenakan kesalahan ini, apakah hal seperti itu akan kalian lakukan juga? Itu tergantung dari diri kalain semua.

Terlalu Lama Memikirkan Jurusan dan Universitas
Jurusan dan universitas harus kita pikirkan masak-masak, mengapa? karena ini yang bakal menuntun kalain menuju masa depan yang kalain rencanakan. Jadi, janagn salah pilih jurusan dan menyesal di tengah perjalanan. Masalah yang terjadi disini adalah berapa lama kalian memikirkannya hingga kalian tidak bisa tidur, tidak nafsu makan, bahkan sampai sakit. Terlalu lama memikirkan jurusan yang akan kalian ambil dapat mengganggu belajar kalian yang seharusnya kalian dapat berkonsentrasi penuh mempersiapkan tes SBMPTN ini justru terganggu oleh pilihan jurusan. Segera selesaikan masalah tersebut jangan sampai terlarut lama dan membuat kalian tidak fokus. Hal tersebut juga dapat membut kalian gagal dalam tes SBMPTN nanti.

Ketika menetukan jurusan pun kalian tidak usah panik hingga menimbulkan kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Pastikan dalam memilih jurusan kalian tau tentang apa pun yang terjadi ketika memilih jurusan tersebut dan tahu konsekuensinya, jangan pernah memilih jurusan hanya atas dasar prospek kerja semata, jangan juga memilih jurusan karena kalian menyukai mata pelajarannya, dan jangan juga memilih jurusan yang disuruh atau dipaksa oleh orang tua tetapi kalain tidak menginginkannya atau tidak tahu apapun tentang jurusan tersebut karena toh kalian yang akan menjalaninya.

Pastinya kalian saat ini semakin bingung untuk memilih jurusan apa yang akan kalian pilih, benar bukan? Jadi bagaimana agar memilih jurusan yang tepat? Pilihlah jurusan yang membuat kalian tertantang yang membuat mu penasaran hingga rela mengejar jurusan tersebut dengan banting tulang untuk terus belajar siang dan malam. Pilihlah jurusan yang tanpa disuruh untuk belajar, kalain dapat meluangkan waktu untuk kalian belajar dan pilih jurusan yang tidak ada habis-habisnya untuk kalian gali ilmunya.

Jika masalah memilih jurusan sudah kalian selesaikan, maka saat ini kalian bisa fokus pada jurusan tersebut. kalian pun bisa fokus akan belajar apa untuk tes SBMPTN, saintek kah? Atau soshum? Jadi kalian bisa menyederhanakan kebingungan kalian tentang pelajaran yang akan kalian persiapkan.

Tidak Tepat Memilih Jurusan dan Universitas
Kadang mimpi yang terlalu tinggi hingga melupakan daratan, mengapa begitu? Banyak dari mereka sekarang yang bertekat keras harus masuk ke jurusan A dan universitas B seolah-olah tekat mereka yang kuat dan bulat itu tidak bisa diubah. Tekat seperti itupun dapat membuat mereka gagal, apa yang mereka rasakan ketika gagal? Kecewa. Mimpi yang indah malah justru menghancurkan masadepat dan kesempatan mereka.

Banyak hal seperti itu terjadi saat ini, bahkan ada yang berniat jika tidak ke jurusan A fakultas B tidak akan kuliah, seperti anaka kecil bukan? Kalian sudah dewasa berpikirlah dewasa. Apa yang menyebabkan masalah ini menjadi penyebab kita tidak lolos dalam tes masuk SBMPTN? coba pikirkan, kalian boleh memiliki tekat tapi tekat yang berdasar, berdasar pada apa? Berdasar pada kemampuan diri kalian.

Baca: 5 Jurusan Paling Banyak Pendaftar pada SBMPTN 2016

Boleh memiliki cita-cita yang tinggi tapi ingat diri kalian, seberapa siapkah diri kalian untuk cita-cita tersebut? langkah apa saja yang sudah kalian lakuakan? seberapa maksimal kalian sudah melakuka langkah-langkah tersebut? untuk mengetahui hal itu semua kita harus mengukur kemampuan kita yang menunjukan seberapa siap kita, seberapa jauh kita, dan seberapa maksimal kita untuk mwujudkan cita-cita kita yaitu masuk ke jurusan yang kita mimpikan. Lakukanlah tryout SBMPTN di tempat-tempat yang mengadakannya, disitu kalian dapat mengetahui kemampuan kalian.

Setelah kalian mengetahui kemampuan kalian, bandingkan dengan pasing grade jurusan yang yang kalian impikan tadi, apakah kemampuan kalian ada di bawah pasing grade universitas dan jurusan tersebut atau di atasnya? Jika kemampuan kalian ada di bawah pasing grade lebih baik kalian urungkan niat kalain masuk ke universitas A dan jurusan B yang kalian impikan itu. Pilihlah Universitas A dan jurusan B yang memiliki pasing grade setara dengan kemampuan kalian atau lebih kecil karena kan berpeluang lebih besar. Jadi, turunkan gengsi kalian demi terwujudnya masa depan kalian.

Terlalu Panik dan Gelisah Sebelum Tes dan Saat Tes SBMPTN
Menghadapi hal yang baru pastinya membuat kita panik dan gelisah, hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja otak. Berapa lama kalian belajar? Apa saja persiapan yang sudah kalian lakukan? Berapa metode yang sudah kalian ingat untuk mengerjakan soal? Ketika panik dan gelisah sebelum tes dapat menyebabkan hal-hal tersebut hilang satu persatu. Fatalnya ketika tes kalian panik dan gelisah dapat menyebabkan hal-hal yang sudah dipelajari dan dipersiapkan terbalik-balik, atau sangan sulit diingat, bahkan sama sekali tidak bisa kalian ingat atau lupa. Satu kesempatan kalian ada ketika tes tersebu, jika kalian tidak bisa mengerjakan semuanya ataupun tidak mencapai target dikarenakan panik dan gelisah itupun penyebab kalian gagal dalam SBMPTN.

Bagaimana cara menghindarinya? Lakukanlah persiapan sejauh mungkin hingga membuat diri kalian siap dan percaya diri, anggap ini hanya tes yang bisa kalian lewati, dan jangan takut tidak diterima karena masih ada jalur lain setelah ini. Lakukanlah semuanya sewajarnya dan jangan lupa untuk selalu berdo’a karena sebaik-baiknya rencana manusia tidak ada yang sempurna tanpa seijin Nya dan hanya rencana-Nya lah yang sempurna, maha pemilik rencana.

Demikianlah ulasan sederhana menganai kesalahan yang mengakibatkan seorang pendaftar gagal SBMPTN, semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang akan atau yang sudah daftar SBMPTN. Trimakasih, baca juga artikel lainnya, tentang SBMPTN;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *