2 Bentuk Kepenulisan Surat Resmi dan Contonya

Diposting pada

Memahami tentang istilah arti surat resmi memang tak semudah menggembalikan telapak tangan, perlu pengetahuan khusus dalam menuliskannya. Dan berikut ini akan mengulas lebih dalam tentang bentuk surat resmi berserta contoh kepenulisannya.

Namun yang pastinya, sistem kepenulisan dalam surat resmi biasanya dipergunakan dalam berbagai tipe lembaga sosial kepemerintahan, perusahaan, maupun organisasi.

Bentuk Surat Resmi

Bentuk kepenulisan jenis surat resmi dalam tataran pembelajaran materi Bahasa Indonesia yang terbaru ada dua jenis, yaitu;

  1. Bentuk Lurus (Full Block)

Pertama adalah bentuk lurus, dimana surat resmi dalam model ini semua baris dimulai dari margin kiri yang lurus tidak ada bagian baris yang menjorok ke dalam. Pada bagian pembuka, isi, dan penutup surat diberi jarak lebih penanda paragraf baru.

Agar lebih Jelas, tentang bentuk surat resmi atau full block silahkan melihat contoh penulisan surat resmi di bawah ini:

Contoh Penulisan Surat Resmi Bentik Lurus

Yaitu;

 

Keterangan:

  1. Kepala surat.
  2. Tempat, tanggal, tahun surat.
  3. Nomor surat, lampiran, perihal
  4. Alamat tujuan.
  5. Salam pembuka dan pembuka surat.
  6. Isi dan pokok surat.
  7. Penutup dan salam penutup.
  8. Tanda tangan dan nama jelas penulis
  1. Bentuk Setengah Lurus (Semi Block)

Bentuk setenga lurus dalam tulisan surat resmi maksudnya, semua baris bagian surat diketik mulai dari margin kiri yang sama. Batas-batas bagian surat diketik dengan menambahkan jarak lima ketuk dari setiap paragraph baru dimulai dari margin yang sama. Antara paragraf yang satu dengan yang lainnya berjarak satu spasi.

Agar lebih jelas tentang bentuk setenga lurus ini, silahkan melihat contoh penulisan surat resmi setengah luruh di bawah ini;

Contoh Surat Resmi Setengan Lurus

Antara lain;

Keterangan:

  1. Kepala surat.
  2. Tempat, tanggal, tahun surat.
  3. Nomor surat, lampiran, dan perihal.
  4. Alamat tujuan.
  5. Salam pembuka dan pembuka surat.
  6. Isi dan pokok surat.
  7. Penutup dan salam penutup
  8. Tanda tangan dan nama jelas penulis.

Demikianlah ulasan mengenai bentuk surat resmi beserta contoh kepenulisannya, semoga dapat bermanfaat bagi siapapun yang akan menulis ataupun mengetahui tentang surat-surat resmi. Jangan lupa, baca artikel lainnya, juga,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.