4 Ciri Nilai Sosial dan Contohnya di Masyarakat

Diposting pada

ciri nilai sosial

Istilah nilai sosial bagi masyarakat sejatinya bukan lagi hal baru, alasannya setiap saat atau setiap waktu sebenarnya masyarakat sudah menjalaninya. Baik secara sadar ataupun tidak sadar. Meskipun begitu tak jarang diantara kita ada yang belum memahami apa ciri-ciri nilai sosial.

Oleh karena itulah pada artikel ini kita akan mengulas tentang cirri-ciri nilai sosial. Berikut ciri-ciri nilai sosial yang ada.

Nilai Sosial

Nilai sosial adalah ketentuan atas penilaian yang dilakukan oleh individu lainnya berhubungan dengan agama, adat istiadat, maupun kebiasaan masyarakat antara benar dan salah kemudian ketentuan ini diajadikan sebagai keteraturan dalam menjalani kehidupan.

Ciri Nilai Sosial

Sebenarnya ciri-ciri sesuatu auturan dikatakan sebagai nilai sosial berjumlah empat yang kesemuanya saling keterkaitan satu sama lain. Adapun empat ciri-ciri pokok dari nilai sosial akan diuraikan sebagai berikut:

  1. Menjadi Kontruksi

Nilai sosial merupakan konstruksi (bentukan) masyarakat yang tercipta karena proses interaksi diantara para anggota masyarakat satu sama lain. Nilai sosial sejatinya tercipta secara sosial, bukan bersifat biologis ataupun bawaan sejak individu tersebut dilahirkan.

  1. Membentuk Struktur

Nilai sosial ditularkan. Maksud ciri nilai sosial ditularkan karena nilai yang menyusun struktur masyarakat kemudian diteruskan dan ditularkan diantara anggota-anggotanya satu sama lain. Proses penyaluran tersebut melalui sosialisasi, interaksi sosial, maupun proses-proses sosial lainnya.

Melalui sosialisasi, lingkungan keluarga dan masyrakat menularkan nilai sosial kepada individu-individu yang disosialisasikan. Sementara melalui interaksi sosial dengan lebih banyak orang dari berbagai latar kebudayaan, individu dapat mengetahui beragam nilai dalam konteks masyarakat yang lebih luas, sehingga mampu memilih salah satu atau seperangkat nilai secara bebas sesuai kebutuhan hidup bermasyarakat.

  1. Menjadi Proses Belajar

Nilai sosial merupakan proses belajar dan pencapaian nilai dimulai sejak masa kanak-kanak dalam keluarga. Dalam proses sosialisasi, individu diperkenalkan dengan nilai-nilai yang ada di lingkungan sosial sekitarnya. Individu juga diberikan sejumlah imbalan atau sanksi positif jika berhasil mencapai suatu nilai tertentu.

  1. Menjadi Kebutuhan Sosial

Nilai memuaskan manusia dan mengambil bagian dalam usaha pemenuhan kebutuhan-kebutuhan sosial. Oleh karena dapat dikaitkan dengan pemenuhan kebuthan, maka anggota-anggota masyarakat akan lebih termotivasi untuk mencapai nila-nilai sosial.

Sebagimana diketahui, motivasi dapat timbul jika ada pemenuhan kebutuhan secara signifikan dalam mencapai sesuatu. Anggota masyarakat  akan termotivasi jika ia menemukan  manfaat yang berarti bagi dirinya sendiri, kemudian kerana termotivasi tersebut dirinya mengaktualisasikan diri melalui upaya mencapai nilai sosial.

Demikianlah ciri-ciri nilai sosial yang selama ini telah penduduk atau masyarakat jalani di dalam kehidupan sehari-hari. Baik dijalani secara sadar atau tidak sadar, sebenarnya tujuan nilai sosial ini ialah untuk mengontrol masyarakat agar bisa berjalan sesuai dengan kesepakan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.