Pengertian, Jenis, dan Contoh Kaidah sosial (Susila+Kesopanan+Agama+Hukum)

Diposting pada

Pengertian kaidah sosial

Pengertian kaidah sosial dan jenis kaidah sosial-Bagi sebagain besar orang yang menekuni ilmu hukum pasti sudah tak asing lagi dengan istilah kaidah sosial. Dimana istilah kaidah sosial ini menjadi pelajaran wajib yang harus diketahui oleh masyarakat yang ingin menekuni bidang ilmu hukum, baik mahasiswa, atapun akademisi. Meskipun begitu tak jarang diantara kita ada yang kurang mengerti apa yang dimaksud kaidah sosial, oleh karena itulah pada artikel ini indonesiastudent akan membagikan tentang pengertian kidah sosial dan macam kidah-kidah sosial.

Pengertian Kaidah Sosial


Kaidah sosial pada hakekatnya terdiri dari dua kata, pertama adalah kaidah yang kedua adalah sosial. Kaidah diartikan sebagai tata tertib atau aturan, sedangkan sosial berasal dari kata society yang artinya masyarakat. Sehingga gabungan kedua kata tersebut, yakni kaidah dan sosial menjadi kaidah sosial diberi pengertian sebagai tata kelakukan yang ada dalam masyarakat.

Adapun pengertian kaidah sosial menurut ahli atau menurut para ahli, salah satunya Purnadi Purbacaraka dan Soekanto mengartikan bahwa kaedah sosial adalah patokan ataupun pedoman untuk berperikelakuan atau sikap tindak dalam menjalani kehidupan di masyarakat.

Setelah memahami pengertian kaidah sosial, penting juga bagitulisan ini selanjutnya kita akan mengulas tentang macam atau jenis yang ada di dalam kaidah-kaidah sosial masyarakat. Jenis tersebut antara lainnya adalah sebagai berikut:

Jenis Kaidah Sosial


Jenis kaidah sosial jumlahnya ada empat, dimana dari keterangan 4 kaidah sosial tersebut, yaitu:

Kaidah Susila

Kaidah susila adalah kaidah yang paling tua dan paling asli, juga terdaapat dalam sanubari manusia sendiri karena manusia makhluk bermoral, tanpa melihat kebangsaan atau masyarakat. “Tidak mengindahkan kaidah susila berarti asusila”.

Kaidah susila melarang manusia untuk berbuat cabul, mencuri dan lain-lain, karena hal itu bertentengan dengan  kaidah kesusilaan yang ada di dalam hati nurani setiap manusia yang berkaidah. Kaidah asusila tidak memiliki kekuatan akan tetapi akan memberikan kecamatan bagi masyarakat jika melanggaranya. Selengkapnya, baca; Pengertian Masyarakat Multikultural dan Cirinya Menurut Ahli

Contoh Kaidah Susila:

  • Jangan mencuri milik orang lain
  • Berbuatlah jujur
  • Hormatilah sesamamu
  • Jangan berzina
  • Jangan membunuh
  • Dan sebagainya

Kaidah Kesopanan

Kaidah kesopanan adalah ketentuan-ketentuan hidup yang timbul dari pergaulan dalam masyarakat.  Kaidah kesopanan dasarnya adalah kepaantasan, kebiasaan, kepatutan yang berlaku dalam masyarakat.  Pelanggaran atas kaidah kesopanan menimbulkan celaan dari sesamanya. Celaan berupa kata-kata, tetapi akan lebih dirasakan apabila celaan itu berupa sikap kebencian, pandangan rendah dari orang-orang sekelilingnya, yang lebih hebat lagi dengan pemboikotan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sikap tersebut menimbulkan rasa malu pada diri sendiri, rasa hina, rasa kehilangan sesuatu, sehingga merasakan penderitaan batin yang amat mendalam.

Contoh Kaidah Kesopanan:

  • Orang muda wajib menghormati orang yang lebih tua
  • Meminta izin lebih dahulu sebelum masuk rumah orang lain
  • Mengenakan pakaian yang pantas bila mengadiri pesta
  • Meminta izin kepada pemiliknya jika ingin menggunakan barang orang lain
  • Jangan meludah dihadapan orang lain

Kaidah Agama atau Kaidah Kepercayaan

Kaidah agama berpangkal pada kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi kaidah agama atau kepercayaan adalah kaidah sosial yang aslinya dari Tuhan yang isinya larangan, perintah-perintah dan ajaran. Pelanggaran berarti menentang perintah Tuhan. Akibatnya atau sanksinya datang dari Tuhan di akhirat. Artikel terkaitSejarah Sosiologi Agama dari Masa ke Masa

Contoh-contoh Kaidah Agama Atau Kepercayaan:

  • Jangan membunuh sesama manusia
  • Hormatilah Ibu Bapakmu
  • Jangan berbuat cabul
  • Jangan mencuri

Kaidah Hukum

Ketiga kaidah sebelumnya, yaitu kaidah sosial, kesopanan, kesusilaan dan agama belum cukup menjamin tata tertib di dalam pergaulan bermasyarakat. Oleh karena itulah sangat diperlukan kaidah hukum. Adapun pengertian Kaidah hukum ialah aturan yang dibuat secara resmi oleh penguasa negara, mengikat setiap orang dan berlakunya dapat dipaksakan oleh aparat negara yang berwenang, sehingga berlakunya dapat dipertahankan.

Contoh Kaidah Hukum

  • Undang-undang tentang perkawinan
  • Undang-undang tentang kebebasan berpendapat
  • Undang-undang tentang agama
  • dan lain sebaginya

Artikel Terkait;

  1. Pengertian Norma Sosial
  2. Pengertian Nilai Menurut Para Ahli
  3. Pengertian Nilai Sosial Menurut Para Ahli

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kaidah sosial, jenis kaidah sosial, dan contoh-contoh kaidah sosial yang dapat disebutkan satu persatu. Semoga dengan adanya pembahasan kali ini mampu meningkatkan kemampuan pembaca yang sedang menekuni atau sedang mencari referensi seputar pengertian kaidah sosial menurut ahli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *