4+Pengertian Chauvinisme dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

indonesiastudents.com– Chauvinisme menjadi istilah yang cukup dikenal bagi perkembangan suatu Negara-negara di dunia. Paham ini bahkan sampai seakarang sering dipelajari sebagai paham yang dianggap negatif, menyimpang, dan harus dihindari. Meskipun begitu sebenarnya sampai dengan sekarang banyak orang yang belum mengetahui pengertain chauvinisme, oleh karena itulah pada kesempatan kali ini, indonesiastudents.com akan memberi pengertian chauvinisme.

Pengertian Chauvinisme


Chauvinisme (chauvinism) adalah adalah bentuk perasaan cinta dan bangga terhadap tanah air (negara) secara ektrimis sehingga menimbulkan pandangan tertutup terhadap bangsa atau negara lain. Paham ini sangatlah membahayakan bagi perkembangan dan kebersamaan manusia, mengingat adanya rasa cinta secara ektrimis akan menimbulkan loyalitas yang tinggi, fanatisme yang berlebihan berdampak pada keinginan untuk menjadikan bangsa lain sesuai dengan keinginan bangsanya.

Baca: 8+Pengertian Etnosentrisme dan Dampaknya Lengkap

Sebagai penjelasan lebih lanjut mengenai arti chauvinisme, berikut para tokoh mendefinisikannya;

Pengertian Chauvinisme Menurut Para Ahli


Para ahli mendefinisikan chauvinisme, berbeda-beda. Diantaranya;

Inoviana (2014)

Menurutnya, pengertian chauvinisme adalah istilah yang dipergunakan untuk merujuk pada suatu kesetiaan ekstrim terhadap suatu pihak tanpa mau mempertimbangan pandangan alternative dari pihak lain.

Mirandalaurensi (2014)

Arti chauvinisme adalah suatu bentuk tindakan yang mengagung-agungkan negaranya akan tetapi menganggap negara lain remeh. Ciri khas chauvinisme ialah suka menghina terhadap negara lainnya.

St-Times (2013)

Mengatakan bahwa definisi chauvinisme  adalah rasa cinta terhdap tanah air secara berlebihan dengan mengagung-angungkan bangsa sendiri, dan meremehkan ataumerendahkan bangsa lain.

Wikidpedia

Pengertian chauvinisme menurut wikipedia adalah  suatu bentuk ajaran mengenai cinta terhdap tanah air  secara berlebihan-lebihan.

Dari 4 pengertian chauvinisme menurut para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa chauvinisme ialah bentuk perasaan bangga terhdap keadaan Negara sendiri secara berlebihan hingga menimbulkan perasaan untuk mengagap remah bangsa lain.

Contoh Chauvinisme


Beberapa contoh chauvinisme, yang bisa kita lihat misalnya saja ketika Jerman dipimpin oleh Jerman oleh Adolf hitler, Negara italia B. Mussolini, dan Negara jepang. Contoh pemimpin chauvinisme di Negara tersebut umumnya bersifat kaku dan menamkan idiologi untuk mencintai Negara sendiri, rela berkorban, dan terus menerus menjajah Negara lain (merendahkan Negara lain).

Dampak Negati Chauvinisme


Berikut, beberapa dampak negatif chauvinisme

  • Akan memunculkan peperangan dan pertikaian antar bangsa dan Negara
  • Memperkeruh atau menyebabkan rusaknya perdamain dunia.
  • Menimbulkan ketergangguan dalam pembagunan, karena perasaan tertutup terhadap Negara lain (tidak menerima saran).

Dampak Postif Chauvinisme


Meskipun cenderung bersifat negatif ternyata paham chauvinisme dapat menimbulkan sikap posif, contohnya dampak postif chauvinisme ialah mempersatukan warga negaranya menjadi satu kesatuan yang tunduk pada pemerintahan. Hal ini sebaginya pendiri paham chauvinisme, yang pertama kalinya terhjadi karena sejarah Nicolas Chauvin, seorang prajurit Napoleon Bonaparte, yang memiliki sifat fanatik terhadap pimpinan negaranya, meski diketahuai bahwa chauvin miskin menerima perlakuan buruk, dan cacat.

Demikianlah ulasan mengenai chauvinisme, yang didalamnya membahas pengertian chauvinisme, contoh chauvinisme, dan dampak negatif atau positif chauvinisme. Semoga bermanfaat, trimakasih atas kunjungannya. Jangan lupa baca juga artikel lainnya juga;