6 Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli Lengkap

Diposting pada

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli Lengkap

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli

indonesiastudents.com– Pasar digital merupakan konsep dasar dari e-commerce atau perdagangan elektronik. Sebab pada saat ini Internet telah mampun menciptakan pasar digital (digital marketplace) yang memungkinkan jutaan orang di seluruh dunia untuk dapat saling bertukar informasi dalam jumlah besar secara langsung, cepat, dan gratis.

Dengan adanya hal tersebut, internet melalui pasar digitalnya mampu meningkatkan keterjangkauan seseorang baik sebagai individu maupun perusahaan sehingga mencapai lingkup global.  Pada dasarnya, pasar digital memiliki konsep yang sama dengan pasar tradisional hanya saja pengoperasian pasar digital sebagian besar dilakukan melalui internet.

Aktivitas perdagangan yang terjadi dalam pasar digital melalui media internet merujuk sering disebut dengan e-commerce atau perdagangan elektronik. Meskipun istilah ini cukup familiar tapi tak jarang banyak diantara kita kurang mengerti sekaligus memahami tentang definisi atau pengertian e-commerce.

Oleh karena itulah pada pembahasan kali ini, indonesiastudents.com akan memberikan pengertian e-commerce menurut para ahli.

Pengertian E-commerce


E-commerce adalah transaksi yang bersifat non finansial antara dua pihak yang saling membutuhkan melalui suatu media elektronik. E-commerce tumbuh dan berkembang pesat di Negara-negara maju dan Negara berkembang, salah satunya ialah Indonesia yang banyak memiliki e-commerce, misalnya saja tokobagus (yang sekarang menjadi OLX), Tokopedia, Bukalapak, dan lain sebaginya.

 Adapun pengertian para ahli, tentang e-commerce adalah sebagai berikut;

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli


Chaffey (2009)

Menurutnya, e-commerce adalah setiap pertukaran informasi antara perusahaan dengan pihak stakeholder eksternalnya (pihak ketiga yang memiliki kesepakatan tertentu dengan perusahaan) melalui media elektronik.

Laudon dan Laudon (2013)

Definisi e-commerce adalah media perdangan elektorik yang memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu.  Berdasarkan sifat penggunanya menurut pada ahli ini, e-commerce dapat dibagi menjadi beberapa tipe atau jenis, antara lain;

Tipe-Tipe E-commerce

  • Business-to-consumer (B2C)
  • Business-to-business (B2B)
  • Consumer-to-consumer (C2C)

Consumer-to-consumer (C2C) e-commerce merupakan tipe yang paling relevan dengan pembahasan dalam paper ini. E-commerce atau perdagangan elektronik C2C merujuk pada transaksi finansial maupun informational yang dilakukan langsung antar konsumen. Sedangkan e-commerce C2C memungkinkan konsumen untuk menjual produknya (barang atau jasa) langsung kepada konsumen lain yang pada umumnya  dipertemukan melalui situs bisnis tertentu.

Triton (2006)

Menurutnya, e-commerce adalah suatu bentuk perdagangan elektronik yang memberikan transkasi antara pedang dan pembeli dengan jaringan atau terkoneksi dengan internet.

Onno. W. Purbo

Definisi e-commerce adalah satuan alat yang dinamis berbasi pada teknologi, baik aplikasi, dan proses yang dilakukan antara konsumen dan produsen dengan media elektronik, khususnya adalah internet.

Julian Ding

E-commerce  adalah interaksi penjualan dengan pembeli berbasis internet yang dilakukan dengan pelayanan baik.

Wahana Komputer Semarang (2002).

Pengertian e-commerce adalah suatu bentuk dilakukan oleh penjual dan pembeli dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, dan lain sebainya.

Berdasarkan 6 pengertian e-commerce menurut para ahli diatas, dapak dikatkan bahwa commerce merupakan pertukaran informasi berbentuk transaksi bisnis baik bersifat finansial maupun non finansial antara dua pihak melalui media elektronik atau digital (Internet dan web). Penggunaan media elektronik (Internet dan web) tersebut memberikan karakteristik pada e-commerce sehingga lebih powerful dibanding perdagangan tradisional.

Baca: 10 Pengertian Outsourcing Menurut Para Ahli

Oleh karena e-commerce berbasis internet atau pasar digital, pada saat ini e- commerce menjadi pasar yang sangat fleksibel dan efisien dibanding pasar tradisional. Pasar digital mampu mengurangi biaya transaksi, biaya pencarian, dan biaya menu serta mampu secara dinamis menyesuaikan harga produk (barang atau jasa) yang sesuai dengan kondisi pasar.

Selain itu, pasar digital memungkinkan produsen untuk menjual produknya secara langsung kepada konsumen  tanpa melalui perantara, seperti distributor dan pedagang eceran. Dengan kata lain, pasar digital memiliki aksesibilitas yang tinggi karena mampu mempertemukan secara langsung antara pihak yang membutuhkan dengan pihak yang menyediakan.

Demikianlah ulasan mengenai pengertian e-commerce menurut para ahli, semoga dengan adanya pembahasan ini dapat bermanfaat bagi setiap pembaca yang sedang mencari refrensi tentang “e- commerce”. Trimakasih, jangan lupa baca juga artikel lainnya;