Pengertian Iklan, Ciri-ciri, Struktur, Jenis dan Tujuan Beserta Contohnya Lengkap

Posted on

pengertian iklan

Istilah iklan yang kita kenal pada dasarnya berasal dari Yunani yang memiliki arti menggiring para pembaca kepada gagasan yang ditawarkan. Iklan sangat lekat dengan kehidupan manusia, hampir setiap waktu dan juga setiap saat kita dapat mengetahui iklan dengan mudah. Oleh karena itulah, agar istilah iklan begitu familar pada kesempatan kali ini, akan mengulas lebih dalam mengenai pengertian iklan, ciri-ciri iklan, jenis-jenis iklan, strukutur iklan, tujuan iklan dan contoh iklan. Berikut ulasan tersebut;

Pengertian Iklan

Iklan dapat diartikan sebagai suatu bentuk aktivitas yang menawarkan barang atau jasa kepada masyarakat secara umum. Yang tujuannya dari iklan dikeluarkan agar seseorang tersebut dapat menerima, mengambil, atau membeli produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan penyedia barang atau jasa.

Definisi iklan ini sebenarnya cukup panjang, bahkan banyak pengertian iklan menurut para ahli yang menjelaskan. Salah satunya ialah Wright, yang menurutnya iklan adalah proses komunikasi yang memiliki pengaruh serta kekuatan dalam segi pejualan yang dilakukan perusahaan dengan sifat dan kalimat yang persuasif (ajakan).

Ciri-Ciri Iklan

Agar suatu iklan yang dikelurkan oleh perusahaan dianggap baik, harus memiliki ciri-ciri yang khas, ciri tersebut antara lain adalah sebagai berikut;

Komunikatif

Iklan haruslah memiliki ciri khas berupa kalimat yang komunikatif, artinya bahasa yang digunakan dalam beriklan harus mampu memberikan respon kepada pembaca. Respon tersebut diperlukan agar pembaca dapat mengikuti atau bahkan dalam membeli barang/jasa yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Informatif

Informatif sebagai ciri daripada iklan artinya adalah iklan tersebut menggabarkan sesuatu hal yang diperlukan atau dianggap penting bagi masyarakat. Kepentingan iklan bersifat informatif ini akan mendorong masyarakat secara langsung menganggap perlu apa yang menjadi kebutuhannya. Misalnya saja dalam lowongan pekerjaan yang seringkali di iklanka guna mendapatkan pekerja yang berkualitas dan mumpuni. Selengkapnya, baca; Contoh Surat Lamaran Kerja Berdasarkan Iklan

Mudah Dimengerti

Ciri selanjutnya dalam iklan adalah bahasa yang dipergunakan mudah dimengerti dan diingat masyarakat, tidak selalu bahasa baku akan tetapi bahasa yang digunakan adalah bahasa keseharian yang sesuai dengan keadaan di dalam masyarakat.

Menarik perhatian

Ciri khas lainnya daripada iklan yang berkembang dalam masyarakat adalah menarik perhatian, kemenarikan ini bisa ditunukan dalam bentuk gambar, tulisan yang spektakuler, atau dalam bentuk audio visual sebagimana yang seringkali kita lihat pada layar televisi. Selengkapnya, baca; Pengertian Televisi dan Hasil Penelitian Para Ahli

Perusasif

Ciri selanjutnya, ialah iklan harus bersifat mengajak kepada masyarakat, oleh karena itu dalam beriklan biasanya menggunakan kalimat-kalimat ajakan. Secara umumnya contoh kalimay ajakan yang dipergunakan misalnya saja dalam ajakan mencoblos saat pemilu yang dikeluarkan KPU pada tevisi disaat pesta demokrasi berlangsung.

Selain hal-hal di atas, sebagai ciri iklan maka agar suatu iklan dapat diterima masyarakat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Beberapa hal tersebut maksudnya ialah memperhatikan struktur iklan. Salah satunya struktur iklan menurut Kasali Renald (1995) adalah sebagai berikut;

Struktur Iklan

Strukur yang terdapat dalam iklan, pada intinya ialah sebagai berikut;

Attention (Perhatian)

Struktur iklan harus mampu menarik perhatian khalayak sasaran. Caranya, gunakan headline, slogan yang mudah diingat yang didukung dengan ukuran untuk media cetak, air time untuk penyiaran, penggunaan warna (spot atau full color), tata letak (lay out), atau suara-suara khusus, dan jenis huruf.

Interest (Minat)

Iklan harus menumbuhkan minat konsumen dan memiliki keinginan lebih jauh.  Konsumen harus dirangsang agar mau membaca, mendengar, atau menonton pesan-pesan yang disampaikan oleh pengiklan. Oleh karena itulah dalam beriklan biasanya memerlukan jasa seseorang yang mengambil jurusan atau lulusan pemasaran/pengiklanan.

Desire (Keinginan)

Strukr selanjutnya yang ada dalam iklan harus mampu menggerakkan keinginan orang untuk memiliki atau menikmati  produk tersebut. Keinginan ini bisa diberikan sebelum seseorang mencobanya, dorongan di dapatkan dari tulisan, video, dan gambar dalam iklan.

Conviction (Rasa Percaya)

Conviction (rasa percaya) dalam struktur iklan mengandung arti bahwa iklan harus mampu menciptakan  kebutuhan calon pembeli. Konsumen mulai goyah dan berkeinginan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Action (Tindakan)

Action (tindakan) dalam struktur iklan secara sederhana mengandung sebuah arti bahwa iklan harus memiliki “daya” membujuk  masyarakat agar mau produk dan jasa yang ditawarkan, baik jasa tersebut dibuat oleh perusahaan ataupun di buat oleh masyarakat.

Setelah tulisan ini mengulas lebih dalam tentang struktur iklan yang baik, berikutnya artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis iklan yang berkembang di dalam kehidupan masyarakat. Berikut penjelasan mengenai jenis iklan tersebut;

Jenis Iklan

Jenis iklan atau macam iklan, berdasarkan tujuan dilakukan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

Iklan Komersial

Iklan komersial yang bertujuan mendapatkan keuntungan ekonomi, dan tujuan utamanya ialah dapat meningkatkan penjualan. Iklan ini dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian yang satu sama lainnya saling berkaiatan, iklan jenis komersial ini yaitu:

Janis Iklan Komersial

  1. Iklan konsumen adalah iklan yang pesannya ditujukan kepada pengguna  terakhir suatu produk.
  2. Iklan bisnis adalah iklan yang pesannya ditujukan kepada seseorang atau  lembaga yang akan mengolah atau menjual produk yang diiklankan tersebut kepada konsumen akhir
  3. Iklan profesional adalah iklan yang sasarannya para profesional.

Iklan Layanan Masyarakat

Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang digunakan untuk menyampaikan informasi, mengajak atau mendidik  masyarakat. Tujuan akhirnya bukan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, melainkan keuntungan sosial yang didapatkan dari prilaku perubahan sosial dalam msyarakat.

Keuntungan sosial di sini dapat berarti penambahan pengetahuan, kesadaran sikap dan perubahan perilaku masyarakat terhadap masalah-masalah sosial yang diiklankan, serta mendapatkan citra baik di mata masyarakat, iklan jenis ini banyak dilakukan oleh lembaga pemerintah.

Tujuan iklan

Seseorang memutuskan untuk beriklan disuatu lemba penyedia iklan haruslah memiliki tujuan, adapun tujuan iklan yang kita lihat sampai saat ini, diantranya adalah sebagai berikut;

Mengenalkan

Tujuan pertama atas adanya iklan biasanya untuk mengenalkan kepada masyarakat, pengenalan ini sebagai landasan agar masyarakat setidaknya mengetahui tentang project dari perusahaan atau lembaga pemerintahan. Contoh jenis iklan ini misalnya saja adalah pada tayangan biskop yang banyak memberikan pengiklanan informasi fim-fim terbaru yang dikeluarkan atau akan di tayangkan. Selengkapnya, baca; Pengertian Film Menurut Para Ahli, Jenis, dan Manfaatnya

Mengingatkan

Tujuan iklan yang kedua ialah mengingatkan, tujuan iklan ini dilakukan dengan cara memberikan wawasan secara menyeluruh kepada masyarakat tentang bahaya penggunakan sesatu hal, atau adanya pemerintahuan tentang pencoblosan saat pemilu diselenggarakan.

Mempengaruhi

Tujuan iklan seanjutnya ialah agar dapat memengaruhi publik untuk bisa menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan. Barang dan jasa ini ditawarkan karena untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dalam perusahaan, banyak contoh daripada jenis iklan ini yang dalam kehidupan sehari-hari bisa dilihat pada koran, atau media sosial.

Contoh Iklan

Berikut untuk memperjelasan mengenai materi iklan, penting tulisan ini memberikan contoh iklan yang ada dalam kehidupan masyarakat, contoh iklan ini diantaranya adalah sebagai berikut;

Contoh Iklan Komersial

contoh iklan komersial

Gambar di atas adalah salah satu contoh iklan komersial dalam masyarakat, bentuk iklan ini bisa diamati dari ajakan menggunakan internat dengan cepat. Bahasa yang dipergunakan juga cukup kratif dalam meningkatkan daya penjualan, khususnya adalah pihak pengiklan.

Contoh Iklan Layanan Masyarakat

contoh iklan layanan masyarakat

Contoh yang kedua mengenai jenis iklan adalah iklan layanan masyarakat dengan gambar seseorang yang menutup mata. Indikasi ini dalam majas dilakukan untuk keterangan menutup mata soal politik uang akan tetapi memilih dengan hati. Penyedia iklan ini sendiri adalah KPU RI (Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia).

Demikianlah ulasan mengenai Pengertian Iklan, Ciri-ciri, Struktur, Jenis  dan Tujuan Beserta Contoh iklan Lengkap. Semoga dapat memberi pengetahuan bagi siapapun yang sedang atau ingin beriklan dan mencari referensi tentang pengertian iklan. Trimakasih,

Pengertian Iklan, Ciri-ciri, Struktur, Jenis dan Tujuan Beserta Contohnya Lengkap
Rate this post