16 Pengertian Konflik Menurut Para Ahli dan Dampaknya {Terlengkap}

Diposting pada

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli dan Dampaknya

indonesiastudents.comKonflik menjadi salah satu hal yang paling ditakuti oleh semua orang, hal ini lantaran konflik memiliki sejumlah dampak negatif yang lebih besar dibandingkan dengan dampak postifnya. Meskipun demikian tak jarang banyak diantara kita kurang mengertian tentang hakekat atau pengertian konflik. Oleh karena itulah pada penjelasan kali ini, indonesiastudents.com memberikan pengertian konflik menurut para ahli dan dampak yang ditimbulkan. Berikut pengertian-pengertian konflik tersebut;

Pengertian Konflik


Konflik dalam Bahasa Latin berasal dari istilah “configer” yang artinya saling memukul satu sama lainnya. Sedangkan dalam sosiologi konflik ialah suatu proses yang terjadi antara 2 orang atau lebih yang berusaha menyingkirkan pihak lain, baik dengan jalan melemahkan, menghancurkan atau membuat pihak yang bertentangan tidak berdaya.

Kondisi ketidakseimbangan dalam masyarakat yang dikenal dengan “konflik” tersebut tentusaja menjadi penghalang dalam keteraturan sosial masyarakat. Oleh karenannya banyak pihak yang merumusakan pentingnya cara pengendalian konflik  agar kehidupan masyarakat bisa lebih terjamin.

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli

Sedangkan pengertian konflik menurut para ahli, antara lain sebagai berikut;

Putman dan Pool (dalam  Sutarto  wijono, 2012)

Menurutnya, pengertian konflik adalah suatu bentuk interaksi antar individu, kelompok dan organisasi yang membuat tujuan yang berlawanan sehigga keadaan tersebut menimbulkan pandangan bahwa orang lain sebagai pengganggu yang selalu potensial terhadap pencapaian tujuan mereka

Simmel

Definisi konflik adalah suatu bentuk interaksi sosial yang tergangu dimana untuk tempat, waktu serta intensitas dan lain sebagainya berlawanan dalam perubahan sosial yang terjadi dalam, sehingga menimbulkan berbagai masalah -masalah sosial di dalam kehidupannya.

K.J.  Veeger  (1993)

Menurutnya, arti konflik secara umum adalah suatu keadaan  yang dalam penampakanya satu dan tertib tidak teratur sehingga dapat menimbulkan keterbagian atau perpecahan yang ada dibawah permukaan seluruh elemen kehidupan.

Soejono Seokanto

Menurtnya, pengertian konflik sosial adalah proses memenuhi tujuan dengan cara menentang  pihak lawan disertai dengan bentuk ancaman atau kekerasan yang dapat menjadi penghalang dan juga dapat menjadi rusaknya integritas sosial dalam masyarakat.

Lewis a.Coser

Konflik adalah suatu bentuk perjuangan terhadap nilai, kekuasaan dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melewannya pihak-pihak yang berawanan satu dengan yang lainnya. Keadaan ini kemudian ditakutkan oleh pemimin wilayah, masyarakat, dan golongan-golongan tertentu.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Pengertian konflik adalah bentuk perselisihan, percecokan atau pertentangan yang ada di dalam masyarakat dan dianggap sebagai penghancur kesejahteraan dan perusak tatanan sosial. Konflik dalam arti ini lebih di deskripsikan sebagai keadaan yang menukutkan.

Taman Dan Burgess

Arti konflik adalah berbagai unsur perbedaan yang menimbulkan kompetisi atau persaingan yang tidak sehat antar pihak yang berlawanan sehingga keadaan tersebut menyebabkan adanya kontak fisik atau non fisik yang saling melukai satu sama lainnya.

Max Wber

Konflik menurutnya adalah hubungan sosial yang dilakukan oleh individu dengan individu lainnya yang disertai dengan kekerasaan, sebagai upaya menimbulkan suatu pemaksaan kehendak atau mencari kemenangan terhadap pihak lawan.

A.W. Hijau

Pengertian konflik adalah suatu bentuk upaya yang dilakukan dengan sengaja untuk melawan kehendak pihak lain yang bertentangan dengan dirinya. Pertentangan ini bisa memilik dampak buruk dalam masyarakat. Oleh karenannya semua unsur merasa takut dengan keadaan ini.

Gillin Dan Gillin

Konflik secara umum adalah suatu proses sosial antar individu atau kelompok dalam mencapai tujuan selalu dilakukan dengan jalan pemaksaan terhadap pihak-pihak yang bertentangan. Pemaksaan ini bisa dilakukan dengan penjajahan atau bisa dilakukan dengan pembunuhan.

Berstein

Arti konflik adalah bentuk pertentangan yang dilakukan akibat hubungan sosial sehingga berpotensi positif dan negatif dalam proses jalannnya hubungan kehidupan yang dilakukan oleh manusia dengan manusia lainnya. Baik dalam hubungan individu ataupun hubungan kelompok. Selengkapnya, baca; 3 Pola Hubungan Antar Kelompok Sosial Manurut Para Ahli dan Penjelasannya

Robert M.Z. Lawang

Menurut konflik adalah perjuangan yang dilakukan individu atau kelompok dalam memperoleh status, kekuasaan, dan nilai sehingga dalam cara yang dilakannya selalu menundukkan atau melamahkan pihak yang berlawanan (saingan).

Ariyono Suyono

Konflik adalah suatu proses sosial yang dapat tergangu karena berusaha untuk melamahkan pihak lawan, baik dengan cara yang legal ataupun illegal. Cara yang legal dilakukan dengan bentuk penyelesaikan di hukum internasional sedangkan cara yang ilegal dilakukan dalam upaya penjejahan kepada negara atau daerah lainnya.

James W. Vander Zanden

Definisi konflik menurutnya adalah pertentangan yang dilakukan oleh manusia dalam memperoleh tuntutan atas pengakuan dari pihak yang beralawanan, sehingga dalam prosesnya selalu diwarnai dengan kecurangan dan penghancuran.

Lacey

Konflik adalah suatu bentuk pertarungan diatas berbagai kepentingan yang ada di dalam kehidupan manusia. Pertarungan ini bisa berdampak buruk dalam kehidupan masyarakat, lantaran selalu menyebabkan korban material dan non material.

Sutarto Wijono (2012)

Arti konflik adalah suatu proses  pertentangan yang  bersifat berubah  dan  bukan  tetap  atau  kaku  yang berarti  konflik  disini tidak ada kepastian, sehingga dapat mengikuti  perkembangan  hal-hal  yang terjadi ketika konflik. Maka konsekuensi terjadinya konflik dapat digambarkan melalui proses perkembanganya.

Adapun tahapan perkembangan konflik menurut Sutarto Wijono, adalah sebagai berikut;

Proses Perkembangan Konflik

Sedangkan untuk proses terbentuktunya konflik dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Konflik masih tersembunyi (laten)
  • Kondisi yang mendahului (antecedent condition)
  • Konflik yang dapat diamati (perceivIIed conflict)
  • Konflik terlihat secara terbuka (manifesr behavior)

Dari 16 pengertian konflik menurut para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa konflik adalah pertentangan yang disebabkan karena hubungan sosial yang saling berlawanan, sehingga hal tersebut dapat menjadi problema kehidupan manusia.

Artikel Terkait;

  1. 4+Contoh Konflik Antar Suku di Indonesia
  2. Pengertian Konflik Intrapersonal dan Contohnya Menurut Ahli
  3. 9+ Contoh Konflik Antar Agama di Indonesia dan Dunia

Sebagai penjelasan atas, konflik tersebut, berikut akan dikemukakan pula berbagai dampak mengenai konflik.

Dampak Konflik

Dampak yang ditimbulkan dari adanya konflik dalam masyarakat terbagai menjadi dua, diantarnya dampak negatif dan dampak positif;

Dampak Negatif Konflik

  1. Keretakan hubungan antar pihak-pihak yang bertentangan satu sama lainnya
  2. Adanya kerusakan harta benda dan juga nyawa
  3. Berubahnya kepribadian pada setaip orang yang melakukan pertikaian (konflik)
  4. Munculnya istilah dominasi kepada kelompok pemenang

Dampak Positif Konflik

  1. Konflik dapat memperjelas aspek kehidupan yang ada dalam masyarakat atau pihak yang melakukan konflik
  2. Penyesuaian kembali, istilah ini terjadi jika konflik dipandang sebagai upaya untuk mengatur berbagai norma dan nilai sosial dalam kehidupan manusia
  3. Konflik mampu meningkatkan solidaritas, alasannya karena dengan adanya konflik pihak yang melakukan pertentangan akan lebih melekt pada setiap anggota dalam kelompoknya
  4. Mengurangi ketergantungan
  5. Menghidupkan norma lama dan menciptakan norma baru
  6. Sarana mencapai keseimbangan dalam hubungan-hubungan sosial

Demikianlah pembahasan mengenai 16 pengertian konflik menurut para ahli dan dampaknya, semoga dengan adanya tulisan dapat bermanfaat bagi setiap pembaca yang sedang mencari referensi mengenai “Konflik”. Trimakasih,