7+Pengertian Konflik Sosial Menurut Para Ahli Lengkap

Diposting pada

Pengertian Konflik Sosial Menurut Para Ahli

indonesiastudents.comKonflik sosial secara konseptual diartikan sebagai interaksi antar individu, kelompok dan organisasi yang membuat tujuan atau arti yang berlawanan sehigga merasa bahwa orang lain sebagai pengganggu yang potensial terhadap pencapaian tujuan mereka.

Konflik  sosial menjadi hal  yang  sulit  dihidari  ketika  kita  hidup  di Negara yang sangat kompleks seperti Indonesia, karena keberanekaragaman   yang  begitu  banyaknya  sehingga  perbedaan  itu  menjadi sangat sensitif dan rentan untuk terjadi perselisihan. Konflik sosial terutama yang.bernuansa SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) bukan hal yang baru dalam sejarah Indonesia, baik sebelum maupun sesudah proklamasi kemerdekaan. Konflik sangat erat kaitanya dengan kerusuhan.

Adapun sebagai penjelasan lebih lanjut, dalam artikel ini indonesiastudents.com akan mengemukakan pengertian konflik sosial, berikut pengertian konflik sosial tersebut;

Pengertian Konflik Sosial


Konflik sosial adalah proses terjadinya percekcokan, pertentangan, atau perselisiahan yang di akibatkan adanya perbedaan yang muncul di dalam kehidupan bermasyarakat, baik perbuatan tersebut dilakukan secara individual ataupun dilakukan secara berkelompok.

Penjelasan yang lebih spesifik mengenai pengertian konflik sosial. Berikut beberapa ahli memberikan pengertian konfilik sosial;

Pengertian Konflik Sosial Menurut Para Ahli


Banyak tokoh yang mengemukakan definisi konflik sosial, diantaranya;

Irving (1995)

Menurutnya, arti konflik sosial adalah suatu bentuk konflik yang terjadi karena rangkaian fenomena pertentangan dan pertikain antara masyarakat, pribadi, dan kelompok sehingga memunculkan peperangan batin dan jamanis terhadap pihak-pihak yang bertikai.

Kenneth (1992)

Pengertian konflik sosial adalah perselisihan atas perjungan diantara twoparties (dua pihak) yang biasanya ditandai dengan permusuhan yang dilakukan secara terbuka dan juga mengganggu secara sengaja pihak yang menjadi lawannya.

Soeleman (2008)

Definisi konflik sosial adalah kenyataan yang dilakukan masyarakat, yang melekat kepada sistem nilai sehingga menggangu ketertiban sosial di dalamnya.

Scannell  (2010)

Menurutnya, makna konflik sosial adalah suatu kenyataan yang alami timbul karena adanya perbedaan terhadap persepsi,  tujuan, dan juga nilai dalam sekelompok individu.

Sutarto Wijono (2012)

Mengemukakan bahwa konflik sosial adalah suatu bentuk proses  yang  dinamis  dan  bukan  statis  atau  kaku  yang berarti  konflik  itu dapat  berubah  ubah  mengikuti  perkembangan  hal-hal  yang terjadi dalam kehidupan sosial ketika konflik.

Simmel (dalam Poloma 2003)

Menurutnya, konflik sosial adalah interaksi dimana tempat, waktu serta intensitas dan lain sebagainya tunduk pada perubahan, sebagaimana dengan isi segitiga yang dapat berubah.

K.J.  Veeger  (1993)

Menurutnya, pengertian konflik adalah suatu keadaan  yang dalam penampakanya satu dan tertib teratur, sebenarnya dihasilkan oleh struktur- struktur kuasa yang menutupi dan menyembunyikan keterbagian dan perpecahan yang ada dibawah permukaanya. Apa yang disangka keseimbangan sistem sosial akibat  mekanisme-mekanisme  fungsional  mulai  ditinggalkan menjadi tidak lain dari manipulasi pihak yang sedang berkuasa. Apa yang tadinya disebut “kestabilan masyarakat” (keadaan mantab) ternyata mengandung mesi yang sewaktu-waktu bisa meledak dan menggoyahkan semua.

Dari 7 pengertian konflik menurut para ahli di atas, dapat dsimpulkan bawasanya konflik sosial adalah suatu bentuk perjuangan dalam masyarakat terhadap nilai atau pengakuan mengenai status  yang langka, kemudian  dari kekuasaan dan sumber pertentangan dilangsungkan, dinetralisir, dieliminir  kepada setiap pesaingannya.

Demikianlah pengertian konflik sosial menurut para ahli, semoga pengertian ini dapat memberikan pengetahuan bagi setiap pembaca yang sedang mencarai referensi mengenai makna, arti, definisi, dari “Konflik Sosial”. Trimakasih, jangan lupa baca juga artikel pengertian lainnya;