11 Pengertian Konseling Menurut Para Ahli

Diposting pada

11 Pengertian Konseling Menurut Para Ahli

Pada dasarnya pembahasan mengenai konseling tidak terlepas dari kajian berbagai disiplin ilmu sosial, seperti sosiologi atau psikologi. Alasannya, karena konseling dikerjakan oleh seseorang sebagai suatu upaya agar dapat membantu permasalahan orang lain. Oleh karenanya para konseling seperti Guru BK (Bimbingan Konseling) di sekolah ataupun para konselor di lapangan dituntut untuk lebih banyak mengetahui seluk beluk konseling agar mudah untuk membaca stituasi di lapangan.

Upaya agar dapat mengetahui seluk beluk konseling hal pertama dilakukan biasanya adalah memahami pengertian konseling dari para tokoh atau para ahli, sehingga ini mendjadi modal atau dasar seseorang mengerti apa itu konseling. Dan berikut ini adalah pengertian dari konseling menurut para ahli.

Konseling

Koseling merupakan pelayanan yang diberikan oleh konselor kepada konseli yang dalam penangannya tentang pencarian solusi permasalahan yang dialami kalien. Biasanya proses terjadinya konseling ini dilakukan melalui interaksi sosial antara individu satu dengan individu lainnya.

Pengertian Konseling Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian dari konseling menurut para ahli;

  1. Schertzer dan Stone (1980)

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah upaya seseorang untuk membantu individu lain melalui interaksi yang bersifat pribadi sehingga akan mampu membuat suatu keputusan yang menjadi dianggap sebagai keputusan terbaik.

  1. Jones (1951)

Pengertian bahwa konseling adalah serangkaian bentuk kegiatan yang dikumpulkan berdasarkan pada permasalahan tertentu untuk kemudian diberikan cara penyelesainnya oleh yang bersangkutan dengan proses penjalanan intents.

  1. Pietrofesa

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah pertemuan tatap muka yang bersifat rahasia antara konselor dan konseli, sehinggga hal tersebut menimbulakan dari adanya suatu sikap penerimaan dan pemberian antara keduanya untuk memecahkan masalah yang ada.

  1. Winkell (2005)

Memberikan pengertian bawa konseling adalah serangkaian kegiatan pokok dalam bentuk bimbingan tujuan agar konseli dapat mengambil keputusan sendiri atas dasar tanggung jawab terhadap bebagai persoalan yang dihadapinya.

  1. Shertzer & Stone (1974)

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah suatu proses penangan individu yang sedang mengalami masalah tentang kehidupan untuk kemudian individu tersebut merasa lebih tenang dan menyenangkan melalui interaksi antra konselor dan konseli.

  1. Berdnard & Fullmer (1969)

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah upaya pemahaman antara hubungan individu untuk berusaha mengungkapkan kebutuhan, potensi, dan motivasi yang unik dari individu yang sedang mengalami suatu permasalahn tertentu dan pertemukan oleh konselor.

  1. Tohari Musnawar (1992)

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah suatu proses pemberian bantuan terhadap individu yang mengalami permasalahan agar menemukan solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahannya tersebut sehingga individu yang bersangkutan dapat mencapai kebahagiaan di dunia dan diakhirat.

  1. APGA (American Personel Guidance Association)

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah terjadinya hubungan antara seseorang yang mengalami masalah dan memerlukan bantuan untuk mengatasi permasahannya tersebut sehingga dapat mengambil keputusan yang terbaik dari permasalahan yang dialamiya setelah bertemu dengan konselor.

  1. Talbert (1959)

Memberikan pengertian bahwa konseling adalah hubungan seseorang dengan orang lain yang dilakukan dengan tatap muka antara dua orang dalam mana konselor melalui hubungan tersebut mampu menunjukan kemampuan-kemampuan dalam upaya memberikan solusi yang terbaik dari apa yang dialami oleh klien.

Pengertian Konseling Menurut Buku

Antara lain;

  1. Montesen dan Scmuller

Pada bukunya yang berjudul Guidence in Today’s school memberikan pengertian bahwa konseling adalah counseling may, therefore, be defined as a personto person prosess in which one person  is helped by another to increase in understanding and ability to meet his probems.

  1. Gustad

Pada karya bukunya Gustad yang berjudul Rules and relation ship in Counseling memberkan pengertian bahwa konseling adalah counseling is a learning-oriented prosess carried on in simpole one to social environment in which the counselor, professionalally competent in relevant psycological skill and knowledge, seeks to assist the client by methods appropriate to the latter’s needsm and within the context of the total personal program, to learn how to p[ut such understanding into effect in relation to more clearly perceived, realitically defined goals, to the end that the client may become a happier and more productive member of society.

Dari 11 pengertian konseling menurut para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa dari sekian pengertian para ahli, terdapat suatu persamaan pendapat tentang definisi konseling dan perbedaan penekaan dalam proses konseling. Sebagai kesimpulan umum dapat kita rumuskan pengertian konseling sebagai berikut :

  1. Konseling adalah proses belajar melalui hubungan khusus secara bersemuka dalam wawancara antara konselor dan konseli.
  2. Konseling mengalami kesukaran pribadi yang tidak dapat ia pecahkan sendiri, kemudian ia meminta bantuan konselor sebaagi petugas yang professional dalam jabatannya dengan pengetahuan dan keterampilan psikologi tersebut mencoba untuk membantu konseli.
  3. Konseling ditujukan kepada individu sebagai pribadi yang normal, yang menghadapi kesukaran dalam lapangan pendidikan, pekerjaan, dan sosial dimana ia tidak dapat memilih dan merumuskan sendiri. Oleh karena itu konseling hanya ditujukan kepada individu yang sudah menyadari hidup pribadinya.
  4. Dalam konseling terdapat hubungan yang dinamis dan khusus, karena dalam interaksi tersebut konseli merasa diterima dan dimengerti oleh konselor. Dalam hubungan ini konselor dapat menerima konseli secara pribadi dan tidak memberi penilaian. Konseli merasa ada orang lain yang dapat mengerti masalah pribadinya dan mau membantu memecahkannya. Konselor dan konseli saling belajar dalam pengalaman hubungan yang bersifat khusus dan pribadi ini sehingga dapat terselesaikan permasalahan konseli.
  5. Konseling adalah proses belajar yang bertujuan agar klien dapat mengenal diri sendiri, menerima diri sendiri secara realistis dalam proses penyesuaian dengan lingkungannya. Sautu hubungan pribadi yang unik dalam konseling dapat membantu individu membuat keputusan, pemilihan dan rencana yang bijaksana, serta dapat berkembang dan berperan lebih baik dilingkungannya.
  6. Konseling membantu konseli untuk mengerti diri sendiri, mengekplorasi diri sendiri, dan dapat memimpin diri sendiri dalam suatu massyarakat.
  7. Dalam konseling diharapkan seorang konseli dapat mengubah sikap dan keputusan sehingga ia dapat lebih baik menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan memberikan kesejahteraan pada diri sendiri dan masyarakat sekitarnya.
  8. Konseling memberikan bantuan kepada individu untuk mengembangkan kesehatan mental, perubahan sikap, dan tingkah laku.

Demikianlah tapi seputar pembahasan mengenai pengertian konseling menurut para ahli, semoga dapat bermanfaat bagi siapapun yang sedang mencari definisi konseling atau pengertian konseling.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *