Pengertian Masa Kanak-Kanak dan 3 Perkembangannya

Diposting pada

Masa Kanak-Kanak

Istilah masa kanak-kanak diakui ataupun tidak memang tak terasa asing bagi kita. Sebab istilah masa kanak-kanak sudah pasti dilalui oleh semua orang. Masa kanak-kanak bisa dikatakan sebagai masa ke emasan (golden age) ataupun masa indra, di masa tersebutlah bukan hanya orang tua mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi orang tua juga mengajarkan tentang norma sosial dan tata krama.

Oleh karena itu tak jarang masa kanak-kanak yang baik dan nantinya berpengaruh pada proses perkembanganya setelah dewasa bagi laki-laki maupun wanita.

Masa Kanak-Kanak

Diakui atupun tidak, masa kanak-kanak dimulai pada usia 2 hingga 6 tahun. Sehingga perkembanggnya dalam penjelasan masa kanak-kanak dapat digolongkan menjadi 3, yaitu kanak-kanak awal (early chilhood), kanak-kanak menengah dan akhir.

Pengertian Masa Kanak-Kanak

Adapun pengertian masa kanak-kanak menurut para ahli diungkapkan oleh Rahadjo (2009) adalah masa kanak-kanak dapat diartikan sebagai periode perkembangan seseorang yang dimulai dari masa bayi hingga berusia 5, 6, sampai 10 tahun, bahkan kadang periode masa kanak-kanak ini sering disebut atau dikenal sebagai tahun-tahun prasekolah.

Macam Perkembangan Masa Kanak-Kanak

Bentuk perkembangan yang ada dalam masa kanak-kanak antara lain;

  1. Perkembangan Masa Kanak-Kanak Awal

Perkembangan masa kanak-kanak ini terjadi ketika seorang anak memasuki usia 5 sampai 6 tahun atau bila dilihat dari segi pendidikan menempuh arti pendidikan TK (Taman Kanak-Kanak), pengetahuan kognitifnya pada masa kanak-kanak awal masih bersifat subyektif dan kemudian berkembang menjadi obyektif.

Perkembangan kognitif yang diperoleh anak TK dapat dikelompokan menjadi kelompok A yang biasa dikenal sebagai tahap praoperasional. Pada tahap praoperasiona atau kelompok A ini, aktivitas berfikirnya belum mempunyai sistem yang langsung terorganisasi tetapi anak mulai bisa memahami realitas di lingkungannya.

Ruang lingkup daya pikir yang diperoleh dalam perkembangan masa-kanak-kanak awal ini menurut Siti Partini (2003) meliputi, hal-hal sebagai berikut;

  1. Pengatahuan kongnitifnya dilakukan dengan menyebut urutan bilangan.
  2. Membilang atau mengenal konsep bilanga dan atau benda-benda.
  3. Anak dapat menghubungkan konsep bilangan dengan lambang bilangan secara sederhana.
  4. Anak dapat menciptakan berbagai bentuk bilangan dengan suatu benda sesuai dengan pengetahuan yang dimilki.
  5. Anak dapat mengenal suatu bentuk konsep bilangan sama
  1. Perkembangan Masa Kanak-Kanak Menengah

Perkembangan masa kanak-kanak menengah dapat dilakukan oleh seorang anak dengan mengklasifikasikan atau mengelompokkan suatu bentuk benda-benda berdasarkan ciri-ciri yang sama. Selain itu juga anak dapat menyusun atau mengasosiasikan (menghubungkan atau menghitung) angka-angka atau bilangan.

Hingga pada akhirnya perkembangan masa kanak-kanak menengah dapat memecahkan permasalahan atau probelm solving yang sederhana.

  1. Perkembangan Masa Kanak-Kanak Akhir

Perkembangan masa kanak-kanak akhir ini seorang anak sudah mampu bernegasi atau istilah asingnya negation. Masa ini seorang anak bisa melakukan hal yang kongkrit secara operasional, seperti anak memahami hubungan-hubungan benda yang satu dengan benda benda yang lain, sesuai dengan tingkat pengetahuan yang dimilikinya.

Masa kanak-akan akhir juga bisanya seorang anak sudah mampu menghubungankan timbal balik dari ilmu pengethuan yang dimilikinya, seperti anak telah dapat mengetahui hubungan sebab dan akibat dalam suatu keadaan yang dialaminya.

Sehingga apapun untuk identitas yang dialami oleh masa kanak-kanak akhir, yakni seorang anak sudah mampu mengenal satu persatu deretan benda yang ada dari pengetahuan yang didapatkannya.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian masa kanak-kanak menurut para ahli dan perkembanggnya, baik perkembangan masa kanak-kanak awal, perkembangan masa kanak-kanak menengah, dan perkembangan masa kanak-kanak akhir.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.