5 Pengertian Pertanian Organik Menurut Para Ahli

Diposting pada
pengertian pertanian organik
Pengertian Pertanian Organik Menurut Para Ahli

Pertanian organik sejatinya sangatlah cocok jika dilakukan pengembangan di Indonesia, apalagi Indonesia adalah negeri dengan sejuta potensi sumber daya alamnya. Salah satunya adalah potensi kesuburan dalam arti tanahnya, dimana hampir semua jenis tumbuhan dapat hidup di Indonesia, sehingga mata pencaharian nenek moyang Indonesia dahulu adalah bercocok tanam dengan cara-cara yang konvensional.

Cara konfensional tersebut pada saat ini bisa dikatakan sebagai bertani denan cara oraganik. Lalu apakah pengertian pertanian organik?, atas pertanyaan itulah akan memberikan penjelasan mengenai pengertian pertanian organik.

Pertanian Organik

Pertanian organik adalah segala cara-cara ataupun budidaya pertanian yang mengurangi atau menghindarkan penggunaaan bahan-bahan masukan dari luar seperti pupuk, pestisida, fungisida, maupun herbrisida kimia sintesis sehingga dalam hal ini setidaknya nanti terciptalah ekosistem yang seimbang dan berkelanjutan serta dapat menghasilkan produk produk yang aman dan sehat.

Pengertian Pertanian Organik Menurut Para Ahli

Terdapat banyak definisi pertanian organik menurut para ahli, diantaranya;

  1. Rifa’I (2003)

Pengertian pertanian organik adalah cara-cara atau sistem budidaya pertanian yang menghindarkan penggunaan pupuk ataupun pestisida buatan pabrik

  1. Pakar Pertanian Barat

Menurut para pakar pertanian barat, arti pertanian organik adalah penrapan hukum pengembalian “Low of return” yang berarti suatu sistem yang berusaha untuk mengembalikan semua jenis bahan organik kedalam tanah, baik kedalam bentuk residu dan limbah pertanaman maupun ternak yang selanjutnya bertujuan untuk memberi makan pada tanaman.

Filisofi yang melandasi pertanian organik adalah prinsip memberikan makanan pada tanah yang selanjutnya tanah akan menyediakan makanan bagi tanaman secara langsung.

  1. Sutanto (2007)

Menurutnya, pengertian pertanian organik adalah strategi yang dilakukan seseorang untuk memindahkan unsur hara secepatdari sisa tanaman, pupuk kandang, dan kompos menjadi biomasa yang kemudian atas strategi tersebut mengakibatkan proses mineralisasi akan menjadi hara dalam bentuk larutan tanah.

  1. Heriawan (2009)

Pertanian organik adalah upaya yang dilakukan masyarakat modern sebagai solusi dalam menghadapi segala kebuntuan yang disertai dengan ancaman akan bahaya pestisida yang selalu ada disetiap jenis pertanian.

  1. Bahar (2007)

Definisi pertanian organik adalah suatu bentuk sistem pertanian yang dilaukan secara alamian dengan menggunakan pupuk organik (dari alam), dan juga dengan menggunakan sedikit pengolahan tanah dari pestisida buatan.

Kesimpulan

Bedasarkan penjelasan di atas, dapatlah dikatakan jika para petani Indonesia akan menjadi petani yang cerdas dan ahli jika berani untuk mengembangkan pertanian organik, sehingga petani tidak hanya bergantung pada obat-obatan kimia keluaran pabrik tapi mampu mengembangkan dan membuat pestisida dan pupuk yang ramah lingkungan dan ekonomis, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan tumbuhan sekitar sebagai pestisida nabati dan pupuk organik bakteri.

Demikianlah penjelasan atas pengertian pertanian organik menurut para ahli, semoga dengan adanya definisi/arti/makna/konsep “Pertanian Organik” ini akan memberikan wawasan kepada setiap pembaca yang sedang mencari refrensi pertanian organik.

Rate this post