Pengertian Teori Revolusi Perubahan Sosial dan Bentuk-bentuk Teori Perubahan Sosial

Posted on

Teori Revolusi Perubahan Sosial-Teori revolusi adalah bentuk perubahan sosial yang terjadi karena proses perubahan sosial di dalam kehidupan masyarakat. Istilah ini sangat lekat dengan sejarah Indonesia, bahkan pada tahun1998 sebagian masyarakat pernah mengunakan istilah revolusi untuk mengulingkan pemerintah Orde Baru di bawah Pimpinan Presiden Soeharto.

Meskipun begitu tak banyak diantara kita yang tidak paham atau kurang paham dengan arti perubahan revolusi. Oleh karena itu dalam artikel ini indonesiastudent akan menjelaskan tentang teori revolusi perubahan, contoh teori revolusi perbuahan, dan bentuk teori revolusi perubahan.

Teori Revolusi Perubahan


Secara sosiologis teori revolusi adalah perubahan sosial yang berlangsung relatif cepat. Perubahan revolusi sering kali diawali dengan terjadinya konflik dalam tubuh masyarakat yang bersangkutan; ketegangan-ketegangan itu sangat sulit untuk dihindari, bahkan banyak yang tidak bisa dikendalikan, sehingga menjelma dengan terjadinya tindakan revolusi (Abdulsyani, 2007).

Contoh Teori Revolusi Perubahan

Melihat dari defenisi atau pengertian tentang teori revolusi perubahan diatas dapat dikatakan contoh yang relevan adalah peristiwa tahun 1998. Dimana pada tahun 1998 masyarakat Indonesia mengalami revolusi besar-besar, yakni penurunan Presiden Soeharto.Presiden Soeharto diturunkan secara paksa oleh mahasiswa dan masyarakat, padahal Presiden Soeharto sudah berkuasa selama 32 tahun.

Permasalah mengapa Presiden Soeharto diturunkan adalah anggapan masyarakat bahwa Bapak Pembangunan Indonesia tersebut melakukan tindakan korupsi. Karena konflik dalam tubuh masyarakt terhadap pemerintah itulah pada tahun 1998 masyarakat secara cepat berusaha untuk menurunkan Presiden Soeharto.

Dari contoh tersebut semakin jelas pada perbedaan teori evolusi dan revolusi adalah proses waktu, keadaan, dan lain sebaginya. Adapun untuk bentuk teori revolusi perubahan sosial adalah sebagai berikut:

Bentuk-Bentuk Teori Revolusi Perubahan Sosial

Bentuk-bentuk teori perubahan sosial ada dua, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Perubahan kecil dan perubahan besar

Sebagai pegangan dapatlah dikatakan bahwa bentuk perubahan kecil dari teori revolusi ini terjadi dengan struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang akan membawa pengaruh pada perubahan lembaga kemasyarakatan, misalnya perubahan dari masyarakat agraris ke masyarakat industri akan membawa perubahan di seluruh sektor kehidupan, termasuk perubahan lembaga kemasyarakatan.

2. Perubahan yang direncanakan dan yang tidak direncanakan

Perubahan yang direncanakan adalah perubahan-perubahan terhadap lembaga-lembaga kemasyarakatan yang didasarkan pada perencanaan yang matang oleh pihak-ihak yang dikehendaki. Pihak yang menghendaki perubahan ialah agen of change.

Sedangkan perubahan contoh daripada perubahan sosial yang tidak direncanakan bentuk perubahan yang terjadi tanpa dikehendaki, serta berlangsung diluar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan oleh masyarakat.

Demikianlah pembahasan mengenai teori revolusi perubahan sosial, contoh  teori revolusi perubahan sosial, dan bentuk-bentuk teori perbuhan sosial yang di posting oleh IndonesiaStudent. Adapun sumber literai yang dierolah dari buku dan internet.

Baca Juga:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *