“System Development Life Cycle (SDLC)” Pengertian dan Tahapannya Lengkap

Diposting pada

“System Development Life Cycle (SDLC)” Pengertian dan Tahapannya Lengkap.

“System Development Life Cycle (SDLC)” Pengertian dan Tahapannya Lengkap


indonesiastudents.comMetode SDLC (Systems Development Life Cycle) merupakan salah satu daripada pola yang diambiluntuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari beberapa tahap antara lain, yaitu tahap perencanaan, analisa, rancangan desain, dan  implementasi.

Baca Juga: Pengertian Crowdfunding dan Penjelasannya Lengkap

System Development Life Cycle (SDLC)


Bisa diberi pengertian sebagai metode pengembangan sistem informasi yang pada awalnya dikembangkan di muka bumi ini. Metode SDLC menurut para ahli, salah satunya adalah Azhar Susanto (2004), adalah moteode atau proses pemecahan masalah yang dilakukan oleh para grammer di dunia dan juga di Indonesia

Tahapan Metode System Development Life Cycle (SDLC)


Observasi dan pengumpulan data

Hal yang pertama dilakukan dalam pembuatan website adalah observasi dan pengumpulan data.Pengumpulan data dimaksudkan untuk mengumpulkan seluruh data dan informasi berkaitan dengan kasus yang ingin dipecahkan.

Perancangan dan pemodelan

Tahap Kedua dari pembuatan website mengunakan System Development Life Cycle (SDLC) adalah  perencanaan dan pemodelan. Setelah tahap Observasi dan pengupulan data maka akan terperoleh kebutuhan dari keseluruhan system yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk website,Langkah selanjutnya adalah membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pembuatan suatu Website.

Desain

Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan di tahap satu  menjadi representasi ke dalam bentuk “blueprint” website sebelum coding dimulai. desain dibagi menjadi 4 yaitu:

  1. Desain proses sistem
  2. Desain proses sistem merupakan desain atau perancangan terhadap alur dan logika sistem.Pada desain proses sistem, disusun alur proses sistem dalam bentuk diagram flowchart dan DFD (Data Flow Diagram). Diagram flowchart digunakan untuk algoritma pemecahan masalah sedangkan Data Flow Diagram untuk proses alur aliran sebuah data pada sebuah sistem.
  3. Desain database, desain database adalah desain dari sebuah tempat penyimpanan data (storage) dimana data dari sebuah aplikasi disimpan.Desain database disususn dalam bentuk ERD (Entity Relationship Diagram) atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan diagram entitas berhubungan. ERD merupakan gubungan dari entitas-entitas data yang dimiliki atribu-atribut yang kemudian akan diwujudkan dalam bentuk tabel-tabel penyimpanan data.
  4. Desain user interface, Desain user interface adalah rancangan tampilan anatarmuka dari website, rancangan antarmuka ini dibuat semenarik mungkin tetapi tidak melupakan unsur kemudahan user dalam membuka website.Desain user interface digunakan untuk dasar membuat tampilan aplikasi yang nantinya akan dipakai oleh user.Dengan adanya user interface, programmer akan lebih mudah dalam membuat aplikasi karena telah memiliki gambaran tata letak (layout) komponen aplikasi.

Implementasi

Tahapan implementasi akan mengimplementasikan apa yang teah dirancang dan disusun pada tahap desain dan perancangan. Programmer akan membuat aplikasi sesuai dengan rancangan desain interface. Bagian database akan membuat sistem sesuai dengan DFD

Tahapan implementasi adalah inti dari seluruh tahapan pembuatan aplikasi,padatahapan inilah sebuah aplikasi benar-benar dibuat dari awal berpedoman pada rangcangan-rancangan yang telah dibuat sebelumnya.

Programmer interface aplikasi akan membuat tampilan antar muka sesuai dengan desain dengan menggunakan pemograman HTML, CSS serta javascript.Rancangaan database diimplementasikan dengan menggunakan database MySQL.Sedangkan bagian program aplikasi akan dibuat dengan PHP.

Uji coba

Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan  website. Semua fungsi dan link website harus diujicobakan, agar website bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.

Pemeliharaan

Website yang telah masuk ke jaringan internet pasti mengalami  perubahan perubahan tersebut bisa karena website megalami kesalahan atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional. Pemeliharaan akan dilakukan secara rutin dan berkala seperti mencadangkan data, pemeliharaan database dan server.

Demikianlah tulisan mengenai “System Development Life Cycle (SDLC)” Pengertian dan Tahapannya Lengkap semoga dengan adanya tulisan ini dapat membantu. Trimakasih 🙂

  1. Pengertian Tujuan Penelitian dan Karakteristiknya Terlengkap
  2. Pengertian Tinjauan Pustaka Beserta Manfaat Tinjauan Pustaka Menurut Ahli
  3. Pengertian Metodologi Penelitian Beserta Penjelasannya Terlengkap
  4. Cara Membuat Saran dalam Makalah Bererta Contohnya