{Terlengkap} Cara Pengendalian Konflik Beserta Contohnya

Diposting pada

Cara Pengendalian Konflik Beserta Contohnya

Pengendalian konflik dalam hubungan sosial sangatlah diperlukan demi berjalannya kenyamanan, kehangatan, dan keharmonisan di dalam segala bentuk prosesi kehidupan manusia. Sebagai penjelasan lebih lanjut dalam tulisan ini indonesiastudents.com akan memberikan uraian tentang cara pengendalian konflik, baik menurut para ahli, secara umum, ataupun cara pengendalian konflik sosial.

Pengendalian Konflik Menurut Para Ahli

Cara pengendalian konflik menurut para ahli, salah satunya diungkapkan oleh George Simmel yang mengatakan jika mengendalikan konflik dapat dilakukan dengan memberikan kemenangan salah satu pihak, melakukan kompromi atau perundingan, adanya rekonsiliasi, saling memaafkan antara pihak yang berlawanan, dan memberikan kesepakatan untuk tidak berkonflik.

Artikel Terkait Konflik;

  1. 16 Pengertian Konflik Menurut Para Ahli dan Dampaknya
  2. 4+Contoh Konflik Antar Suku di Indonesia
  3. 7+Pengertian Konflik Sosial Menurut Para Ahli

Sedangkan cara pengendalian konflik secara umum, dapat dilakukan dengan upaya-upaya berikut ini;

Cara Pengendalian Konflik Secara Umum

Berikut ini serangkaian cara dalam mengendalikan konflik;

K o n s i l i a s i

Konsiliasi adalah bentuk pengendalian konflik yang dilakukan melalui lembaga yang memungkinkan diskusi dan keputusan yang adil di antara pihak yang bertikai. Contoh acara mengendalikan konflik dengan konsiliasi ialah melalui pengadilan.

M e d i a s i

Mediasi adalah pengendalian konflik yang dapat dilakukan dengan upaya mempertemukan pihak-pihak yang berkonflik, sehingga ia sepakat untuk menyudahinya. Mediasi biasanya dilakukan dengan menujuk pihak ketiga sebagai mediator. Pihak ketiga atau mediator inilah berfungsi untuk memberikan pandangan atau nasihat tentang cara yang terbaik untuk dapat menyelesaikan pertentangan atau konflik, meskipun diakui atau tidak tawaran berupa nasihat tersebut tidak bersifat mengikat. Contoh pengendalian konflik dengan mediasi ialah melalui dewan PBB

A b r i t r a s i

Abritrasi dapat dilakukan dalam cara mengendaliakan konflik apabila pihak yang berkonflik sepakat untuk menerima atau terpaksa menerima hadirnya pihak ketiga yang akan memberikan keputusan-keputusan tertentu untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di antara mereka. Contoh abritasi dalam menyelesaikan konflik adalah penyelesaian konflik di Vietnam oleh tentara Amerika pada masa 70-an

Sedangkan khusus, untuk cara pengendalian konflik sosial dapat dilakukan dengan upaya-upaya sebagai berikut;

Cara Pengendalian Konflik Sosial

Berikut ini serngakain cara untuk mengendalikan knflik sosial;

Memberikan Perhatian

Konflik sosial dapat diselesaikan dengan memberikan perhatian pada salah satu kelompok, seperti dengan menyogok atau menyuap. Peristiwa ini bisa dilarang lantaran menggunakan cara yang tidak baik, akan tetapi demi terciptanya integrasi sosial dalam masyarakat bisa sebenarnya untuk dilakukan. Selengkapnya, baca; 4+ Pengertian Integrasi Sosial, Bentuk, Faktor, dan Contohnya Menurut Para Ahli

Pihak Ketiga

Cara lainnya dalam mengendalikan konflik sosial, ialah menggunakan orang ketiga di luar pihak yang berkonflik, hal ini artinya sama dengan penyelsaian konflik dengan abritrasi. Cara ini banyak dilakuka oleh negara-negara di dunia, baik negara maju ataupun negara berkembang.

Aturan

Cara trakhir yang bisa dilakukan dalam mengendalikan konflik ialah dengan menggunakan aturan ketat, bila pihak yang berkonflik mau berlindung pada peraturan/hukum formal. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk atisipasi sosial dalam masyarakat.

Demikianlah pembahasan mengenai cara pengendalian konflik beserta dengan contohnya. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat bagi setiap pembaca yang sedang mencari arti, definisi, atau cara penyelesaian konflik. Trimakasih,