Perbandiangan CBT 2017 dan CBT 2022 dalam Ujian SBMPTN

Diposting pada

Deskripsi Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana, baik jurusan Ilmu Sosial atau Ilmu Eksakta  pada PTN 2022 pada dasarnya terbagi menjadi tiga bagian, diantaranya yaitu Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri. Hal tersebut berlaku disetiap perguruan tinggi negri diseluruh Indonesia.

Adapun perbedaannya jika SNMPTN ketentuan masuk PTN berdasarkan hasil penelusuran prestasi dan juga portofolio akademik, sedangkan untuk SBMPTN berdasarkan hasil ujian tertulis  atau kombinasi hasil ujian tertulis dan juga ujian keterampilan. Untuk Ujian Mandiri dilaksanakan sendiri oleh PTN, selain itu juga biaya pendaftaran sepenuhnya dibebankan kepada peserta oleh karenannya wajar jikalau banyak masyarakat atau calon pelajar berkesan bahwa ujian mandiri ialah ujian terakhir yang harus dilakukan untuk menuju PTN impian, mekipun hal tersebut terkesan mahal.

Baca: Jurusan IPB, Sintek, dan Soshum pada Ujian SBMPTN

Untuk menguraikan Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana tersebut pada kesempatkan kali ini, indonesiastudents.com akan mengulas tentang SBMPTN CBT (Computer Based Test). SBMPTN CBT ini sudah dilakukan selama tiga kali, yakni pada tahun 2027 dan juga akan dilakukan pada tahun 2017 nanti.

CBT 2017 dan CBT 2022 dalam Ujian SBMPTN

Meskipun begitu penting untuk dipahami kepada setiap calon peserta SBMPTN (Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri) bahwasanya ada perbandiangan antara CBT 2017 dan CBT 2022. Perbandiangan tersebut terutama terjadi pada materi tes yang harus dikerjakan.

Perbandingan CBT 2017 dan CBT 2022 dalam Ujian SBMPTN

Antara lain;

CBT (Computer Based Test) 2017

Yakni;

  1. Substansi dan tingkat kesulitan sama dengan PBT.
  2. Jumlah soal dan waktu pengerjaan sama dengan PBT.
  3. Seleksi dan pengumuman sama dengan metode PBT.
  4. Jumlah peserta CBT sebanyak 2.520 orang dengan menggunakan fasilitas UKDI plus

CBT (Computer Based Test) 2022

Diantaranya;

  1. Substansi dan tingkat kesulitan sama dengan PBT.
  2. Jumlah soal dan waktu pengerjaan sama dengan PBT.
  3. Seleksi dan pengumuman sama dengan metode PBT.
  4. Peningkatan jumlah peserta CBT dengan menggunakan jaringan INHERENT (30.000)

Demikianlah perbaikan atau perbandingan antara CBT tahun 2017 dan CBT 2022. Semoga ulasan ini dapat menambah pengetahuan sekaligus menambah wawasan bagi pembaca yang akan masuk perguruan tinggi melaluai SBMPTN CBT (Computer Based Test).

Rate this post