(Terlengkap) 8 Faktor Penghambat Perubahan Sosial Berserta Penjelasannya

Posted on

Faktor Penghambat Perubahan Sosial– Perubahan sosial sejatinya memang tak selalu berjalan dengan baik, kadang perubahan sosial mengalami kendala atau penghambat. Adapun untuk penghambat perubahan sosial bisa muncul di dalam kehidupan masyarakat dan juga bisa muncul di luar kehidupan masyarakat.

Hal tersebut adalah wajar, sebab masyarakat akan selalu dinamis bukannya statis atau berdiam diri. Oleh karena itulah pada artikel ini IndonesiaStudent akan mengulas 8 faktor penghambat perubahan sosial menurut ahli.

Faktor Penghambat Perubahan Sosial


Penghambat perubahan sosial yang akan dijelaskan tercantum dalam bukunya Soerjono Soekamto yang mengutarakan jikalau ada faktor yang menghalangi terjadinya perubahan sosial, diantarnya faktor penghambat perubahan sosial tersebut adalah sebagai berikut:

Kurangnya Hubungan Dengan Orang Lain
Faktor penghambat perubahan sosial yang pertama adalah kurangnya hubungan dengan orang lain, yang mengakibatkan seseorang menjadi terasing. Kondisi ini tentu menjadi penyebabkan masyarakat kurang mengetahui dunia baru atau perkembangan baru yang terjadi pada masyarakat lain.

Perkembangan ilmu Pengetahuan yang Lambat
Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat biasanya disebabkan karena hidup masyarakat tersebut terasing dan tertutup atau mungkin karena lama telah dijajah oleh masyarakat lain.

Sikap Masyarakat yang Sangat Tradisional
Suatu sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa lampau dalam masyarakat tersebut serta adanya anggapan bahwa tradisi secara mutlak tak dapat dapat di ubah akan menjadi menghambat jalannya proses perubahan sosial yang ada dalam masyarakat.

Adanya Kepentingan-kepentingan yang Tertanam dengan Kuat atau Vestes Interest
Dalam setiap organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan, pasti akan ada sekelomok orang yang menikmati kedudukan perubahan-perubahan yang lebih baik, sebaliknya orang yang berkuasa dalam lapisan tersebut akan berusaha menekan pihak lain, agar posisinya tidak tergeserkan dalam ranah kekuasaan dan derajat.

Adat atau Kebiasaan
Adat atau kebiasaan merupakan pola perilaku bagi anggota masyarakat didalam memenuhi segala kebutuhan pokoknya. Adat atau kebiasaan ini akan faktor penghambat perbuhan sosial jikalau adat atau kebiasaan tersebut menjadikan seseorang tertutup, tidak menerima perkembangan yang ada di daerah lain.

Prasangka Terhadap Hal-hal Baru atau Asing atau Sikap yang Terturup
Prasangka terhadap hal-hal baru atau asing atau sikap yang terturup akan menghangi proses perubahan sosial, hal ini biasanya terjadi masyarakat sangat mencurigai terhadap sesuatu yang berasal dari daerah lain, apalagi jika sesuatu tersebut menyimpan sejarah kelam yang semakin membuat masyarakat suli untuk melupakan.

Hambatan-hambatan yang Bersifat Ideologis
Setiap usaha pada unsur kebudayaan rohaniah biasanya diartikan sebagai usaha yang berlawanan dengan ideologi masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut. Perbedaan idiologi aini kan menjadi faktor penghambat perubahan sosial jikalau ideologi tersebut tertutup dan melarang adanya bentuk idiologi baru.

Rasa Takut akan Adanya Kegoyahan pada Integritas Budaya
Memang harus diakui kalau tidak mungkin integritas semua unsur suatu kebudayaan yang besifat sempurna. Beberapa perkelompokan unsur-unsur tertentu mempunyai derajat integrasi tinggi. Karena adanya integrasi yang tinggi antar kelompok tersebut menjadi penghambat perubahan sosial dalam masyarakat.


Demikianlah tadi pembahasan tentang faktor-faktor penghambat perubahan sosial dan penjelasannya. Perlu dicatat bahwasanya faktor penghambat perubahan sosial diatas bukanya menjadi tolak ukur yang mutlak untuk mengukur keberhasilan perubahan sosial dan kebudayaan yang terjadi, namun ini dapat menjadi pegangan kita mengapa perubahan sosial dan kebudayaan dimasyarakat bisa terhambat.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *