Pengertian Kalimat Aktif dan Pasif, Jenis, Ciri, dan 18 Contohnya

Diposting pada

Kalimat Aktif dan Pasif

Pengulsan sekaligus penjelasan materi Bahasa Indonesia tentang kalimat aktif dan kalimat pasif ini pada hakikatnya adalah bagian daripada ragam bahasan berdasarkan pelakunya. Itu artinya, dapatlah dikatakan bahwa kalimat ini sendiri dilakukan oleh seseorang yang mengharapkan orang lain untuk dapat melakukan apa yang ingin ia lakukan.

Adapun sebagai penjelasan lebih lanjut, maka pada kesemapatan kali ini akan menguraikan lebih lanjut tentang pengertian kalimat aktif dan contohnya, serta pengertian kalimat pasif dan contohnya.

Kalimat Aktif dan Pasif

Penyebutan tentang persitilahan perbedaan dan definisi kalimat aktif dan pasif terletak pada subjek untuk peletakan kalimatnya. Dimana dalam materi pelajaran bahasa indonesia keduanya sangatlah mudah untuk dikenali. Penjelasan lengkapnya sebagai berikut;

  1. Pengertian Kalimat Aktif

Kalimat aktif dapat diartikan sebagai suatu kalimat yang subjeknya melakukan tindakan atau perbuatan seperti yang dimaksud oleh kata kerjanya. Kalimat aktif ini sendiri memiliki tujuan, yaitu dapat mempengaruhi orang lain, sebagimana tujuan ini sama dengan tujuan yang ada dalam interakasi sosial.

Jenis Kalimat Aktif

Jenis kalimat aktif sendiri terbagi menjadi, yaitu;

  1. Kalimat Aktif Transitif

Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang predikatnya diikuti nomina sebagai  objek (satu objek/ekatransitif dan dua objek/dwitransitif). Objek dalam kaimat ini diungkapkan dengan menggunakan imbuhan kata, yang mana imbuhan kata menjadi segmen terpenting dalam suatu kaliman.

Ciri Kalimat Aktif Transitif

Antara lain;

  1. Predikatnya berjenis kata kerja yang menggunakan imbuhan me[N]-,me[N]-kan, me[N]-i, memper-i, dan memper-kan.
  2. Dapat dijadikan bentuk pasif.

Contoh Kalimat Aktif Transitif

Misalnya saja;

  1. Ayah membawa buku. (SPO1/ buku=objek penderita; ekatransitif)
  2. Nenek membelikan adik baju baru. (SPO3O1/ adik=objek penyerta. Baju baru=objek penderita; dwitransitif)
  3. Kakak memperbaiki atap yang bocor. (SPO1/ atap yang bocor=objek penderita; ekatransitif).
  4. Ia mengerjakan soal latihan SBMPTN. (SPO1/ soal latihan SBMPTN=objek penderita; ekatransitif)
  5. Jaka meminjami Joko uang sebesar Rp10 juta. (SPO3O1K/ Joko=objek penyerta,Uang objek penderita; dwi transitif)
  1. Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif dapat diartikan sebagai suatu jenis kalimat aktif yang predikatnya tidak diikuti nomina  sebagai objek, melainkan nomina sebagai hanya disebutkan seagai pelengkap, dalam kalimat. Baik kalimat langsung ataupun tidak langsung.

Ciri Kalimat Aktif Intransif

Antara lain;

  1. Predikatnya berjenis kata kerja yang menggunakan imbuhan ber-, me[N], dan kata kerja aus seperti mandi, makan, minum, pulang, pergi, dan lain sebagainya.
  2. Kalimat aktif Intransif tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Contoh Kalimat Aktif Intransif

Berikut akan dituliskan tentang contoh kalimat aktif intransif, agar lebih mudah untuk memahaminya. Antara lain;

  1. Budi bermain bola. (SPPel= bola=pelengkap)
  2. Kakek menangis. (SP)
  3. Nenek menjerit.(SP)
  4. Mereka pulang. (SP)
  5. Doni tidur sepulang sekolah. (SPK)
  1. Pengertian Kalimat Pasif

Kalimat pasif dapat diartikan sebagai suatu kalimat yang subjeknya dikenai perbuatan. Dengan kata lain, kalimat pasif mengandung predikat verba yang menunjukkan bahwa subjek menjadi tujuan dan sasaran perbuatan yang dimaksud oleh verba tersebut.

Ciri Kalimat Pasif

Berikut ini ulasan mengenai ciri-ciri kalimat pasif;

  1. Predikatnya berimbuhan di-, di-kan, di-i,  ter-, ke-an.
  2. Berasal dari kalimat aktif transitif.

Contoh Kalimat Pasif

Antara lain;

  1. Buku dibawa (oleh) ayah. (SPO2/ ayah= objek pelaku)
  2. Adik dibelikan nenek baju baru. (SPO2O1/ nenek=objek pelaku; baju baru=objek penderita)
  3. Atap yang bocor diperbaiki (oleh) kakak. (SPO2/ kakak=objek pelaku)
  4. Soal latihan SBMPTN dikerjakan olehnya. (SPO2/ ia=nya= objek pelaku)
  5. Joko dipinjami Jaka uang sebesar Rp10 juta. (SPO2O1/ Jaka=objek pelaku; Uang sebesar Rp10 juta=objek penderita)
  6. Dia terjatuh. (SP)
  7. Rumah itu kebanjiran. (SP)
  8. Saya terkejut oleh berita kematian artis itu. (SPK)

Demikianlan penjelasan atas uraian tentang kalimat aktif dan kalimat pasif yang meliputi pengertian kalimat aktif dan contohnya, selain itu juga pengertian kalimat pasif beserta contohnya. Semoga dpat beramnafaat bagi siapaun yang sedang atau akan menamabah pengetahuan tentang kalimat.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.