4 Macam Pembagian Iklim Matahari dan Penjelasannya

Diposting pada

Macam Iklim Matahari

Sejumlah pertanyaan tentang apa saja iklim yang termasuk dalam iklim matahari diakui ataupun tidak menjadi materi pembahasan dalam geografi. Alasannya karena iklim adalah kondisi lapisan atmosfer di lokasi tertentu selama periode waktu yang lama, biasanya 30 tahun-an.

Sehingga kajian tentang iklim matahari adalah penjumlahan jangka panjang dari unsur-unsur atmosfer (dan variasinya) selama periode waktu yang singkat, yang dinamakan dengan cuaca. Disatu sisi, sejumlah elemen-elemen ini adalah radiasi matahari, suhu, kelembaban, curah hujan (jenis, frekuensi, dan jumlah), tekanan atmosfer, dan angin (kecepatan dan arah).

Iklim Matahari

Iklim matahari adalah pembagian iklim yang didasarkan pada intensitas panas matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Daerah yang terletak di lintang tropis memperoleh penyinaran matahari lebih banyak, sedangkan daerah yang terletak dekat kutub atau lintang tinggi memperoleh sinar matahari paling sedikit.

Macam Iklim Matahari

Setidaknya untuk pembagian iklim berdasarkan iklim matahari yaitu;

  1. Iklim Tropis

Iklim tropis yaitu menjadi bagian daripada adanya iklim matahari yang berada di sekitar khatulistiwa dengan garis lintang antara 23,5 derajat LU-23,5 derajat LS.

Sehingga pada umumnya, pada wilayah ini penyinaran matahari ada terus sepanjang tahun. Wilayah ini musim terbagi menjadi dua yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Contoh daerah yang memiliki pembagian iklim tropis ialah Indonesia.

  1. Iklim Sub Tropis

Iklim sub tropis adalah daerah dengan iklim matahari yang terletak pada 23,5 derajat LU-35 derajat LU, dan 23,5 derajat LS-35 derajat LS. Adapun pada umumnya untuk daerah ini sinar matahari akan terasa sangat panas saat matahari tepat berada di titik lintang ini.

Namun disisi lainnya, fenomane alam yang berada dalam musim dinginnya tidak terlalu terasa atau hanya sejuk saja. Bahkan ketika matahari memiliki sudut ketinggian yang lebih rendah, energi matahari menjadi kurang kuat karena tersebar di area yang lebih luas. Pada daerah ini terdapat 4 musim yaitu musim semi, panas, gugur dang musim dingin.

  1. Iklim Sedang

Iklim sedang adalah bagian daerah iklim yang terletak pada 35 derajat LU-66,5 derajat LU dan 35 derajat LS-66,5 derajat LS. Pada daerah ini sendiri umumnya memiliki rentang suhu yang lebih luas sepanjang tahun dan perubahan musim di wilayah ini antara musim panas dan musim dingin biasa sejuk, tidak terlalu panas atau dingin.

  1. Iklim Dingin

Iklim dingin adalah wilayah daerah iklim yang terletak pada 66,5 derajat LU-90 derajat LU dan 66,5 derajat LS-90 derajat LS. Sehingga pada daerah ini sendiri iklim kutub ini musim panas sangat kurang. Setiap bulan dalam iklim kutub memiliki suhu rata-rata kurang dari 10 derajat Celcius.

Pada daerah kutub akan ada suatu hari dimana menjadi siang atau malam sepanjang hari tergantung dari posisi bumi dan matahari saat terjadi rotasi dan berevolusi.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa iklim matahari terjadi pada semua daerah di belahan bumi. Adapun setiap 1 meter persegi (11 kaki persegi) tegak lurus (90 °) dengan sinar Matahari di bagian atas atmosfer Bumi, misalnya, menerima sekitar 1.365 watt tenaga surya. (Jumlah ini sebanding dengan konsumsi daya pemanas listrik tipikal).

Fenomena alam ini terjadi karena orbit Bumi mengelilingi Matahari bebentuk ellips, jumlah energi matahari yang dicegat oleh Bumi terus naik dan turun ± 3,4 persen sepanjang tahun, memuncak pada 3 Januari, ketika Bumi paling dekat dengan Matahari. Meskipun sekitar 31 persen dari energi ini tidak digunakan karena tersebar kembali ke ruang angkasa, jumlah yang tersisa cukup untuk menggerakkan pergerakan angin atmosfer dan arus lautan dan untuk mempertahankan hampir semua aktivitas biosfer.

Itulah saja artikel yang bisa dikemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan macam iklim matahari dan contoh daerahnya. Semoga saja bisa memberikan wawasan bagi kalian semuanya yang sedang membutuhkan referensinya.

Rate this post