Pengertian Metode Hermeneutika dalam Penelitian Beserta Tujuannya

Diposting pada
Metode Hermeneutika
Metode Hermeneutika dalam Penelitian

Metode hermeneutika dalam penelitian ilmiah pada dasarnya berasal dari Bahasa Yunani hermeneuine dan hermeneia yang masing-masing istilah tersebut tentusaja memiliki arti menafsirkan atau penafsiran. Prihal inilah maka setidaknya dalam tradisi Yunani, istilah hermeneutika diasosiasikan dengan hermes (hermeios), seorang utusan (dewa) dalam mitologi Yunani Kuno yang bertugas menyampaikan dan menterjemahkan pesan dewa ke dalam bahasa manusia.

Oleh karena itu, sebagai ulasan lebih lanjut dalam kesempatan kali ini akan memberikan penjelasan motode hermeneutika dalam penelitian menurut para ahli beserta tujuan motodenya.

Motode Hermeneutika

Metode hermeneutika dalam penelitian bisa dikatakan sebagai serangkaian proses mengubah situasi ketidak tahuan seseorang menjadi mengerti atau memahami. Hermeneutika sebagai suatu metode atau cara untuk menafsirkan biasanya berupa symbol, teks, dan segala sesuatu yang diperlakukan untuk pemahaman mengenai makna penelitian yang diinginkan.

Adapun untuk itu metode ini mensyaratkan adanya kemampuan untuk menafsirkan masa yang sudah terlewatkan (lampau) untuk kemudian dibawa ke masa sekarang.

Pengertian Metode Hermeneutika Menurut Para Ahli

Adapun definisi metode hermeneutika menurut para ahli, antara lain;

  1. Palmer (1969)

Hermeneutika adalah bagian daripada pengulasan sebuah teori yang senantisa dipergunakan dalam upaya mengatur tentang metode penafsiran, yaitu berupa proses interpretasi terhadap teks sekaligus adanya tanda-tanda lain yang dapat dianggap sebagai teks

Tujaun Penelitian dalam Motode Hermeneutika

Hermeneutika adalah studi pemahaman, khususnya tugas pemahaman teks. Hermeneutika mencakup tiga faktor di dalamnya, yaitu sebagai berikut;

  1. Dunia teks (isi dari teks)
  2. Dunia pemateri
  3. Dunia pembaca (mad’u)

Tiga faktor ini memiliki perhatian yang berbeda akan tetapi saling berkaitan satu dengan yang lainnya dalam penelitian. Proses pemahaman makna karya merupakan fokus hermeneutika. Karya yang diteliti biasanya adalah buku, jurnal, kitab suci, dan lain sebaginya.

Demikianlah penjelasan mengenai motode hermeneutika semoga dapat membantu bagi setiap pembaca yang sedang mencari refrensi mengenai “Motode Hermeneutika dalam Penelitian”.

Rate this post