Pengertian Atmosfer, Struktur, dan Cirinya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Atmosfer, Struktur, dan Cirinya

Indonesiastudents.comAtmosfer menjadi salah satu unsur terpenting di dalam kehidupan manusia, alasan hal ini penting karena dengan adanya atmosfer segala tindakan atau kelakukan manusia lebih terarah, misalnya saja di dalam menyelidiki kemungkinan diadakannya hujan bauatan, memperkirakan cuaca, dan lain sebaginya. Sebagai penjelasan lebih lanjut mengenai atmosfer, berikut indonesiastudents.com akan memberikan pembahasan tentang pengertian atmosfer, struktur, dan cirinya.

Pengertian Atmosfer


Atmosfer adalah suatu udara yang berada mengelilingi bumi. Dimana udara-udara tersebut mengandung berbagai gas oksigen dan hirogen seheingga sangatlah banyak berguna bagi kehiudupan manusia. Termasuk berguna dalam melindungi manusia dari tekanan-tekanan benda-benda luar angkasa.

Sedangkan pengertian atmosfer menurut para ahli, salah satunya dikutip dari Wikipedia, atmosfer adalah lapisan berbagai macam gas yang melingkupi bumi, dari permukaan sampai jauh di luar angkasa. Sedangkan untuk kondisi di Bumi, atmosfer terdapat pada ketinggian 0 km di atas permukaan daratan, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan daratan.

Susunan Gas yang ada dalam Atmosfer antara lain sebagai berikut;

Gas yang Ada dalam Atmosfer

No Nama Gas Jumlah
1 Nitrogen 78,8 %
2 Oksigen 20,95 %
3 Argon 0,93 %
4 Karbondioksida 0,034 %
5 Neon 0,0018%
6 Helium 0,052%
7 Kripton 0,00011%
8 Xenon Sangat kecil
9 Ozon 0,00005%
10 Metana 0,000015 %
Jumlah

Sedangkan untuk struktur lapiran atmosfer menurut para ahli yang sudah banyak diepergunakan antara lain sebagai berikut;

Struktur Atmosfer


Troposfer (0-12 km)

Lapisan ini berada di dalam level yang rendah dari permukaan bumi (tanah atau laut). Oleh karena itulah banyak pula yang berpendapat bahwa troposfer merupakan lapisan terbawah. Ciri lapisan ini memiliki temperatur kurang 0,6°C, dimana untuk setiap pertambahan ketinggian 100 mdpl atau disebut gejala (Lapse Rate). Selengkapnya, baca; Pengertian Tanah dan Jenisnya Menurut Ahli

Selain itu lapisan dalam atmosfer ini banyak mengandung uap air dan karbondioksida yang, sehingga komposisi ini sangat mempengaruhi peristiwa cuaca di muka bumi.

Mesosfer (12-50 km)

Lapisan mesosfer berada pada ketinggian 0 sampai 12 KM dari permukaan bumi, pada lampisan ini terjadi peningkatan temperatur (temperature inversion), dari temperatur yang awalnya berkisaran -60°C pada ketinggian 10 km tempreratur tersebut perlahan meningkat hingga mencapai pada titik 0°C di ketinggian 50 km.

Kenaikan temperatur pada lapisan mesosfer ini disebabkan oleh penyerapan radiasi ultraviolet oleh gas ozon (O3).

Mesosfer (50-80 km)

Lapisan mesosfer adalah lapisan ketiga pada atmosfer di bumi, alpisan ini terlet diantara ketinggian 50 KM sampai dengan 80 KM. Fungsi utama lapisan mesosfer ialah memantulkan gelombang radio, yakni gelombang UHF, VHF, AM, FM, dan SW.

Termosfer (80-375 km)

Pada lapisan termosfer  akan terjadinya fenomena  kenaikan suhu udara secara tajam, karena itulah lapisan ini disebut termosfer (thermos artinya panas), adapula yang memberikan nama lapisan ini ionosfer alasannnya karena terjadi gejala ionisasi, yang menyebabkan terkonsentrasinya proton dan elektron.

Exosfer (500-1000 km)

Lapisan exosfer adalah lapisan trakhir dari atmosfer, pada lapisan ini memiliki ciri khas tidak adanya udara (ruang hampa udara) dan gravitasi bumi nol. Selain itu pada lapisan ini terjadi efleksi cahaya matahari yang dipantulkan partikel debu meteoritic, sehingga cahaya matahari yang dipantulkan dikenal sebagai cahaya Zodiakal.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Atmosfer, Struktur, dan Cirinya . Semoga dapat bermanfaat bagi setiap pembaca yang sedang atau akan mencari lietari tentang atmosfer menurut para ahli. Trimakasih, jangan lupa baca juga artikel lainnya;

  1. 7 Pengertian SIG (Sistem Informasi Geografi) Dan Manfaatnya Menurut Para Ahli
  2. 4 Pengertian Matahari Menurut Para Ahli Lengkap