Pengertian Bioetanol dan Sifat Fisika Serta Kimianya [Lengkap]

Diposting pada

Pengertian Bioetanol dan Sifat Fisika serta Kimianya


 

indonesiastudents.com– Semakin menipisnya cadangan energi fosil sementara konsumsi energi terus mengalami peningkatan menyebabkan ketersediaan energi fosil, khususnya minyak mentah semakin langka. Pemerintah Indonesia telah berusaha mengembangkan energi baru terbarukan seperti bioetanol untuk menjawab persoalan tersebut. Bioetanol merupakan salah satu sumber energi baru terbarukan yang mempunyai beberapa kelebihan seperti dapat diperbaharui, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan bilangan oktan bahan bakar. Bioetanol dapat diproduksi dari tanaman yang mempunyai kandungan sukrosa, selulosa, dan pati.

Baca: 5 Pengertian Minyak Bumi Menurut Para Ahli [Lengkap]

Pengertian Bioetanol


Bioetanol adalah etanol yang diproduksi dari bahan baku berupa biomassa ataupun limbahnya yang diproduksi dengan teknologi biokimia, melalui proses fermentasi bahan baku. Pada dasarnya, bioetanol dan etanol adalah zat yang sama.

Etanol atau etil alkohol merupakan senyawa organik dengan struktur kimia C2 H OH. Bioetanol tidak berwarna dan berasa, tetapi memiliki bau yang khas. Bahan ini dapat memabukkan jika diminum, tapi tidak beracun, karena sifat inilah etanol banyak dipakai sebagai pelarut dalam dunia farmasi dan industri makanan dan minuman. Karakteristik etanol antara lain mudah terbakar, larut dalam air, biodegradable, dan tidak karsinogenik (Ashriyani, 2009).

Sifat-Sifat Bioetanol

Sifat fisika dan kimia etanol tergantung pada gugus hidroksilnya. Gugus ini menyebabkan polaritas molekul dan menyebabkan ikatan hydrogen antarmolekul. Kedua sifat tersebut menyebabkan perbedaan sifat fisik alkohol, berat molekul rendah dan senyawa hidrokarbon yang mempunyai berat molekul ekuivalen.

Sifat Fisika Bioetanol

Sifat Bioetanol

Sifat Kimia Bioetanol

Bioetanol selain memiliki sifat fisika juga memiliki sifat-sifat kimia. Sifat sifat kimia tersebut antara lain:

  1. Bioetanol merupakan pelarut yang baik untuk senyawa organic
  2. Mudah menguap dan mudah terbakar
  3. Dehidrogenasi bioetanol menghasilkan asetaldehid
  4. Mudah terbakar di udara sehingga menghasilkan lidah api (flame) yang berwarna biru muda dan transparan serta membentuk H2O dan CO2
  5. Bila direaksikan dengan asam halida akan membentuk alkil halida dan air CH3CH2OH+HC=CH selanjutya menjadi CH3CH2OCH=CH2+H2O
  6. Bila direaksikan dengan asam karboksilat akan membentuk ester dan air

Demikianlah pembahasan atau penjelasan tentang Pengertian Bioetanol dan Sifat Fisika serta Kimianya [Lengkap]. Semoga dengan adanya bahasan ini dapat memberikan manfaat kepada setiap pembaca yang sedang mencari refrensi tentang “Bioetanol”. Trimakasih, jangan lupa baca juga tulisan lainnya;

  1. 17+ Pengertian Beras Analog dan Penjelasannya [Lengkap]
  2. 3 Pengertian Pangan Menurut Para Ahli [Lengkap]
  3. “Pohon Bintaro” Kandungan, Morfologi, dan Taksonomi [Lengkap]
  4. Pengertian Kopi dan Sejarah, dan Jenisnya [Lengkap]