Pengertian Drama, Contoh dan Jenis-Jenis Drama Lengkap

Diposting pada

indonesiastudents.com– Drama ialah salah satu istilah yang sangat lekat dengan kehidupan kita. Dimana istilah ini pada hakekatnya berasal dari Bahasa Yunani draomai yang memiliki sebuah arti berbuat, bertindakan, atau bereaksi.

Baca: Pengertian Novel dan Struktur Novel Lengkap

Istilah drama tersebut kemudian pada masa penjajahan Belanda di Indonesia disebut tonil dan lebih lanjut diganti lagi dengan istilah sandiwara. Sandiwara berasal dari bahasa Jawa, sandi ‘rahasia’ dan wara ‘pengajaran’. Jadi, sandiwara mengandung makna pengajaran yang dilakukan dengan perlambang.

Kerena drama begitu akrap dengan istilah sehari-hari, maka pada kesempatan kali ini, indonesiastudents.com akan mengulas tentang seputar drama, yang mencangkup pengertian drama, contoh drama dan jenis-jenis drama.

Pengertian Drama


Drama atau biasa disebut dengan teater dapat diberi pengertian sebagai tindakan seseorang atas karangan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia dalam bertingkah laku, yang kemudian dipentaskan dalam beberapa babak.

Sebagai upaya memperjelas pengertian drama atau defenisi drama diatas, selanjutnya tulisan ini akan mencoba memberikan ulasan mengenai contoh drama. Berikut ini contoh drama;

Contoh Drama


Contoh drama yang akan disebutkan ada 6, drama-drama tersebut adalah sebagai beikut;


  1. Nyai Dasimah (Karya, Rustandi)

  2. Bebasari  (Karya, Rustam E  endi)
  3. Kertajaya (Karya, Sanusi Pane)
  4. Lukisan Masa (Karya, Armijn Pane)
  5. Manusia Baru (Karya, Sanusi Pane)
  6. Majapahit (Karya, Sanusi Pane)

Jenis-Jenis Drama


Jenis drama secara garis bersar terbagi atas tiga, diantaranya;

Berdasarkan Penyajian Lakon

  1. Drama tragedi, adalah drama yang ceritanya penuh dengan kesedihan.
  2. Drama komedi, adalah drama yang penuh dengan kelucuan.
  3. Drama tragedi komedi, adalah perpaduan antara drama sedih dan lucu.
  4. Opera, adalah drama yang dialognya dinyanyikan dengan iringan musik.
  5. Melodrama, adalah drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi atau  musik.
  6. Farce, ialah drama yang menyerupai dagelan, tetapi tidak sepenuhnya dagelan.
  7. Tablo, adalah jenis drama yang mengutamakan suatu gerak, dari para pemainnya sehingga para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan.
  8. Sendratari, adalah gabungan antara seni drama dan seni tari.

Berdasarkan Sarana Pementasannya

  • Drama panggung: drama yang dimainkan para aktor di atas panggung.
  • Drama radio/sandiwara radio: tidak bisa dilihat dan diraba hanya bisa didengar oleh penikmat.
  • Drama wayang: drama yang diiringi pergelaran wayang.
  • Drama boneka: para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang.

Berdasarkan Ada Atau Tidaknya Naskah Drama

  1. Drama tradisional: pertunjukan drama yang tidak menggunakan naskah. Pemain bebas berdialog yang terpenting jalan cerita mengalir dan sesuai dengan tema. Contoh: ludruk, lenong, ketoprak.
  2. Drama modern: pertunjukan drama yang menggunakan naskah drama. Para pemain harus mengikuti dialog yang terdapat dalam naskah.

Demikianlah ulasan atas penjelasan seputar drama, yang mencangkup pengertian drama, contoh drama dan jenis-jenis drama. Semoga bermanfaat bagi siapapun yang akan atau ingin memperdalami materi tentang drama, trimakasih. Jangan lupa baca artikel lainnya;