Pengertian Kebudayaan, Unsur, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada
Pengertian Kebudayaan
Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan diakui ataupun tidak, sejatinya menjadi istilah yang cukup sering kita dengarkan, bahkan istilah kebudayaan atau lebih dikenal dengan budaya ini secara langsung sudah kita jalankan di dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itulah, sebagai penjelasan lebih lanjut mengenai kebudayaan pada tulisan ini akan berusaha menguraikan tentang pengertian kebudayaan, unsur, sifat, manfaat, dan contohnya.

Kebudayaan

Secara Bahasa Latin pemaknaan atas arti kebudayaan berasal dari kata “colere” yang memiliki arti sebagai proses mengolah, mengerjakan, menyuburkan, dan  mengembangkan tanah (bertani). Adapun dalam Bahasa Belanda, buaya berasal dari istilah “cultuur”.

Pasinya, perwujutan atas kebudayaan memiliki makna yang luas yang bisa saja berupa sistem pengetahuan seperti kearifan lokal atau bisa juga berupa adat istiadat seperti halnya dengan agama.

Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan adalah segala keseluruhan yang berkaitan dengan adanya penerapan terhadap beragam sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka menjalankan kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar darinya.

Prihal inilah, tentusaja budaya mengindikasikan bahwa selalu diperoleh dari hasil belajar, dimiliki masyarakat umum, didasarkan pada lambang, dan medorong terjadinya bentuk integrasi dari setiap anggotanya.

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli

Sedangkan pengertian kebudayaan menurut para ahli, antara lain;

  1. Melville J.Herkovits, Kebudayaan adalah suatu yang superorganic karena dapat diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi dan tetap hidup walaupun orang-orang  yang menjadi anggota  masyarakat senantiasa berganti
  2. B.Taylor, Arti budaya adalah segala hal kompleks yang anggota masyarakat mencakup pengetahuan, kepercayaan,  kesenian, moral, hukum, adat-istiadat,  kemampuan-kemampuan, kebiasaan-kebiasaan, atau semua hal yang  dimiliki manusia sebagai
  3. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, Makna kebudayaan adalah semua hasil karya rasa dan cipta masyarakat.

Unsur Kebudayaan

Sedangkan untuk bagian adanya unsur-unsur kebudayaam, diantaranya;

  1. Unsur kebudayaan menurut Melville J.Herskovits, terbagi atas alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga, dan kekuasaan politik.
  2. Unsur kebudayaan menurut Bronislaw Malinowski, terdiri atas sistem norma-norma yang memungkinkan kerja sama antara anggota masyarakat, organisasi ekonomi, alat-alat dan lembaga atau petugas pendidikan  seperti keluarga, dan organisasi kekuatan.
  3. Unsur kebudayaan menurut Clyde Kluckhohn, terbentuk atas peralatan dan perlengkapan hidup manusia, mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, sistem kepercayaan (religi).

Proses Terjadinya Pengaruh Kebudayaan

Antara lain;

  1. Akulturasi, yaitu proses sosial yang timbul ketika suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing yang berbeda, sehingga unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri
  2. Asimilasi, yaitu proses sosial yang ditandai dengan adanya usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan-perbedaan yang ada di antara individu dan kelompok dalam masyarakat
  3. Inovasi, yaitu proses pembauran dalam unsur kebudayaan masyarakat, berupa teknologi
  4. Difusi yaitu penyebaran kebudayaan atau pengaruh dari satu daerah ke daerah lain yang terjadi secara langsung atau tidak langsung

Fungsi Kebudayaan

Dari adanya kebudayaan yang berkembang di dalam kehidupan masyarakat juga memiliki banyak fungsi yang harus di ketahui, diantaranya;

  1. Hasil karya manusia menghasilkan teknologi atau kebudayaan kebendaan
  2. Karsa masyarakat yang merupakan perwujudan norma dan nilai-nilai sosial dapat menghasilkan tata tertib dalam pergaulan kemasyarakatan.
  3. Di dalam kebudayaan juga terdapat pola-pola perilaku (patterns of behavior) yang merupakan cara-cara masyarakat untuk bertindak atau berkelakuan yang sama dan harus diikuti oleh semua anggota masyarakat tersebut.

Contoh Kebudayaan

Adapun untuk contoh dari adanya sistem kebudayaan di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Agama

Pelaku setiap manusia selalu ada agama yang dimilikinya, dasar ini sendiri menjadi bagian yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan. Maka, adanya penyebaran agama dan tindakan apa yang harus dilakukan bagian daripada kebudayaan dari generasi ke generasi lainnya.

Kasusnya seperti dalam agama Islam mengenal dengan tindakan wajib dilakukan, yaitu sholat. Maka perilaku sholat yang dikerjakan secara umum bagian daripada budaya bagi muslim.

Kesimpulan

Dari penjelasan, dapat diambil intisari bahwa sistem kebudayaan pada hakekatnya memiliki sifat abtrak dan kongrit. Abtrak di dapatkan karena dalam penyebaran kebudayaan tidak dapat secara langsung untuk dipaksakan kepada pihak lain, ia hanya bisa dilakukan jika ditenamkan sejak lahirnya suatu kebudayaan.

Namun yang pastinya, fungsi tersebut dapat diperoleh jika kebudayaan yang berkembang dapat bersifat fleksibel, karena kebudayaan yang bersifat statis (tetap) akan sulit menerima kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Terlebih memang dapat dikatakan bahwa ciri kebudayaan yang lekat dalam kehidupan setiap manusia selalu dapat mengisi serta menentukan setiap jalannya anggotanya, walaupun keadaan tersebut jarang disadari oleh manusia itu sendiri.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kebudayaan menurut para ahli, unsur, sifat, manfaat, dan contohnya di masyarakat. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat bermanfaat bagi setiap pembaca yang sedang mencari arti “Kebudayaan”.

Rate this post