Pengertian MDGS (Millenium Development Goals) dan (SDGs) Sustainable Development Goals

Diposting pada

Pengertian MDGS (Millenium Development Goals) dan (SDGs) Sustainable Development Goals

Pengertian MDGS (Millenium Development Goals) dan (SDGs) Sustainable Development Goals

indonesiastudents.com– Pada bulan September 2000, Indonesia menjadi negara peserta KTTMillenium PBB. Konferensi Internasional ini telah melahirkan komitmen internasional bersama Millenium Development Goals (MDGs) yang sekarang telah berganti menjadi Sustainable Development Goals (SDGs).

SDGs secara umum adalah sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan perundingan negara-negara di dunia. Konsep SDGs melanjutkan konsep pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) dimana konsep itu sudah berakhir pada tahun 2015.

Baca: 9 Pengertian Pembangunan Menurut Para Ahli dan Indikator Pengukurannya

Sebagai penjelasan lebih lanjut, dalam artikel ini indonesiastudents.com akan menguraikan tentang Pengertian MDGS (Millenium Development Goals) dan (SDGs) Sustainable Development Goals beserta penjelasannya.

Pengertian MDGS (Millenium Development Goals)


MDGS adalah suatu bentuk program pembangunan berkelanjutan yang didalamnya ada 17 intisari pembangunan yang dimaksudkan. Pembangunan dalam MDGS ini diharapkan mampu mengatasi kemiskinan, kesehatan, dan juga menciptakaan keadilan bagi seluruuh masyarakat.

Pengertian  (SDGs) Sustainable Development Goals


SDGs adalah suatu bentuk mengenai peryataan atau deklarasi milenium hasil kesepakatan kepala  dari 189 negara yang tergabung dalam PBB. Program ini mengndung 8 butir intisari dalam pembengunan yang dijalankan oleh setiap Negara, diantaranya adalah peningkatan kesehatan bagi keluarga.

Perlu dipahami bahwa pada saat ini, Indonesia telah memiliki prioritas pembangunan, sesuai dengan program dan prioritas dalam Nawacita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015–2019. Yang didalamnya terdapat konvergensi dan divergensi antara SDGs dan Nawacita.

Meski begitu, secara keseluruhan banyak pihak sepakat bahwa terdapat beberapa fokus SDGs yang dapat menjadi panduan pembangunan serta sesuai dengan sembilan agenda prioritas Presiden Joko Widodo (Nawacita). Salah satunya adalah Akses energi yang terjangkau, sebagai fokus baru yang dikombinasikan dengan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan pembangkit listrik, penggunaan biofuel, bendungan, serta jalur transportasi.

Pengalihan kepada sumber energi terbarukan serta transparansi pengelolaan sektor energi turut menjadi fokus penting serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk menerapkan tata kelola sumber daya berkelanjutan.

Ada beberapa tantangan pencapaian SDGs dalam menangani masalah energy atau mengatasi ancaman krisis energi antara lain:

Tantangan SDGs dalam Energi

  • Penggunaan energi terbarukan di indonesia masih sekitar 6,8 persen yang berpotensi dikembangkan. Pemerintah terus mendorong pengembangan energi baru terbarukan yang mengacu pada Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2010-2025 November 2007 dan Kebijakan Energi Nasional (KEN) dalam Peraturan Pemerintah No. 79 tahun 2014, yang menargetkan prosentase pemanfaatan energi terbarukan dalam bauran energi nasional minimal sebesar 23% pada 2025.
  • Pemerintah juga berkomitmen merealisasikan penyediaan listrik sebesar 35 ribu Megawatt (MW) dan akan membangun 109 pembangkit listrik dalam jangka waktu 5 tahun (2014-2019), agar seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati listrik.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian MDGS (Millenium Development Goals) dan (SDGs) Sustainable Development Goals beserta dengan tantangan yang dialami dalam mewudujukan SDGs terutama pada masalah energy. Semoga bermanfaat, bagi setiap pembaca yang sedang mencari referensi tentang “Pengertian MDGS dan Pengertian SDGs”. Trimakasih, jangan lupa baca juga artikel lainnya;