3 Proses Internalisasi dan Contoh Proses Internalisasi

Posted on

Proses Internalisasi Meskipun pada artikel sebelumnya sudah mengartikan tentang pengertian internalisasi takalah penting sebagai pengembangganya pada artikel ini kita akan mengulas tentang proses internalisasi, sebab proses internalisasi ini adalah tahapan yang dilakukan individu sejak ia dilahirkan sampai individu tersebut meninggal dunia.

Proses Internalisasi


Berbagai sumber dari ilmu sosial menyebutkan atau memberikan penjelasan jika proses internalisasi ini terbagai menjad tiga, dimana 3 proses internalisasi tersebut adalah sebagai berikut;

Proses Transformasi

Proses internalisasi yang pertama adalah transformasi. Proses transformasi  diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh pendidik untuk menginformasikan nilai yang baik dan yang buruk. Pada tahap tranformasi pada proses internalisasi ini dilakukan pendidik melalui komunikasi verbal. Proses transformasi nilai ini sifatnya hanya pemindahan pengetahuan dari pendidik ke siswanya. Nilai yang diberikan pendidik masih berada pada ranah kognitif peserta didik dan pengetahuan ini dimungkinkan hilang jika ingatan seseorang tidak kuat.

Contoh Proses Transformasi

Contoh proses tranformasi misalnya saja ketika ada seorang guru disekolah mengajarkan kepada peserta didiknya. Guru mengajar didepan ruangan dengan bentuk verbal, mengajarkan hal yang bik dan yang buruk kepada peserta didik.

Proses Transaksi

Proses internalisasi yang kedua adalah proses transaksi pada proses ini pendidikan nilai dilakukan melalui komunikasi dua arah sehingga secara otomatis terjadi proses interaksi antara pendidikan dan peserta didik. Dengan adanya proses transaksi pada proses internalisasi, nilai pendidikan dapat memberikan pengaruh yang lebih luas kepada para siswanya melalui contoh nilai yang telah ia jalankan.

Contoh Proses Transkasi

Contoh kongrit daripada proses transaksi adalah ketika pendidik mengajarkan kepada peserta didik melalui omongan dan tingkah laku. Misalnya saja sederhananya adalah pelatih di dalam permainan sepak bola, pelatih berkewajiban memberikan contoh dan aturan dalam bermain,

Proses Tra-internalisasi

Proses tra-internalisasi ini jauh lebih mendalam dari tahap transaksi ataupun transformasi. Pada tahap tra-internalisasi ini bukan hanya dilakukan dengan komunikasi verbal tapi juga sikap mental dan kepribadian. Jadi pada tahap ini komunikasi kepribadian yang berperan  aktif. Dalam tahap ini pendidik harus betul-betul memperhatikan sikap dan perilakunya agar tidak bertentangan yang ia berikan kepada peserta didik. Hal ini disebabkan adanya kecenderungan siswa untuk meniru apa yang menjadi sikap mental dan kepribadian gurunya.

Contoh Proses Tra-internalisasi

Contoh proses tra-internalisasi yang dapat dikembangkan dalam pengertian tersebut misalnya saja begini, ketika ada sorang peserta didik yang mengajar materi tentang agama, pendidik melarang keras untuk berjudi, mabuk-mabukan, berzina, atau berprilaku curang. Tetapi pada faktanya pendidik melakukan tindakan berjudi, mabuk-mabukan, berzina, atau berprilaku curang. Kondisi inilah kemudian dilihat oleh peserta didik, dan dikemudian hari menyebabkan proses internalisasi tidak brejalan dengan baik, malah sebaliknya internalisasi akan berjalan buruk karena kecenderungan peserta didik untuk meniru apa yang menjadi sikap mental dan kepribadian pendidiknya.


Dari ulasan tentang proses internalisasi yang berjumlah 3 dapat dikatakan saling berkaitan dan juga berjenjang, dari proses tranformasi, proses transaksi, dan proses  tra-internalisasi yang terjadi di dalam dunia pendidikan. Semoga artikel singkat dari indonesiastudent ini dapat bermanfaat, jangan lupa baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *