“Rumput Laut” Pengertian, Budidaya, dan Penjelasannnya [Lengkap]

Diposting pada

Pengertian Rumput Laut

“Rumput Laut” Pengertian, Budidaya, dan Penjelasannnya

indonesiastudents.com Rumput laut adalah istilah dalam nama tumbuhan yang tidak lagi menjadi asing bagi masyarakat Indonesia, istilah ini digunakan untuk golongan tumbuhan perairan di laut yang berukuran besar, dan disebut juga makroalga.

Baca Juga: Tanaman Singkong [Pengertian, Kandugan, Klarifikasi, dan Ciri] Lengkap

Pengertian Rumput Laut


Rumput laut adalah sumber daya yag tergolong dalam “hayati” yang mafhumnya terdapat diberbagai pesisir dan laut di Indonesia. Definisi yang dikenal dengan “rumput laut” ini secara botani adalah rancu, hal tersebut dikarenakan istilah ini seringkali dipakai untuk 2 kelompok “tumbuhan” yang tentusaja berbeda.

Akan tetapi meskipun demikian dalam memahaminya, sangatlah penting. Berikut penjelasan mengenai “Rumput Laut”.

Produksi Rumput Laut di Indonesia


Hasil produksi rumput laut di Indonesia berasal dari hasil budidaya di laut dan di tambak maupun pengambila dari alam langsung. Berdasarkan data dari FAO pada tahun 2010, Indonesia merupakan negara produsen terbesar untuk produksi rumput laut jenis Kotoni (Kappaphycus striatum) sebesar 63,37 persen dan jenis Garacilaria sebesar 30,02 dari total produksi di dunia.

Kanduangan Rumput Laut


Kanduangan rumput laut fakatanya memiliki kandungan berbagai nutrisi dan zat yang bermanfaat untuk berbagai keperluan kehidupan manusia, baik sebagai bahan panga maupun sebagai bahan campuran berbagai produk industri, kosmetik dan kedokteran. (WWF-Indonesia, 2014).

Budidaya Rumput Laut


Usaha budidaya rumput laut banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir di Indonesia yang merupakan sebuah profesi utama maupun sampingan. Beberapa keuntungan dalam budidaya rumput laut yaitu;

Keuntungan Bididaya Rumput Laut


  1. Tidak memerlukan modal yang tinggi

  2. Teknologi budidaya yang diterapkan adalah teknologi yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat kecil, 3) Efisien dalam pemanfaatan waktu
  3. Siklus budidaya yang singkat, bisa panen dalam waktu 45 hari
  4. Budidaya dapat dilakukan oleh siapa saja

Metode budidaya rumput laut bermacam-macam, dan metode yang dikembangkan tergantung kondisi perairan, modal, ketersedian alat dan bahan budidaya serta kemampuan tenaga kerja pembudidaya. Jenis metode yang sering dipakai yaitu, yang pertama adalah metode lepas dasar, cara menumbuhkan rumput laut di atas dasar perairan (10 – 50 centimeter) dengan menggunakan tali yang diikatkan pada patok yang dipasang secara teratur.

Yang kedua adalah metode longline, cara membudidayakan rumput pada kolam air (eupotik) dekat permukaan perairan dengan menggunakan tali yang dibentangkan dari satu titik ke titik lain dengan panjang 25 – 50 meter, dapat dalam bentuk lajur lepas atau terangkai dalam bentuk segiempat dengan bantuan pelampung dan jangkar. Dan yang ketiga adalah metode rakit bambu apung, cara membudidayakan rumput laut di kolam air (eupotik) dengan permukaan perairan yang menggunakan tali yang diikatkan pada konstruksi rakit bambu apung. (WWF-Indonesia, 2014).

Demikianlah penjelasan mengenai “Rumput Laut” Pengertian, Budidaya, dan Penjelasannnya [Lengkap]. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mencari refrensi mengenai “Rumput Laut”. Trimakasih, jangan lupa baca juga tulisan lainnya;

  1. 10+ Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli dan Bentuknya Lengkap
  2. 8 Pengertian Kearifan Lokal Menurut Para Ahli, Contoh, dan Cirinya [Lengkap]
  3. 6 Pengertian Globalisasi, Dampak, Dan Pengaruhnya Lengkap
  4. 9 Pengertian Tanah dan Jenisnya Menurut Ahli Lengkap