9 Unsur-Unsur Pementasan Drama dan Penjelasannya Lengkap

Posted on

indonesiastudents.com– Drama merupakan salah satu istilah yang sering di kenal bagi seluruh masyarakat Indonesia, sebab sejak dahulu sebelum kemerdekaan atau sesudah kemerdekaan, kata drama menjadi sebuah tontonan atau hiburan yang menarik untuk menyampaikan pesan, baik dalam perbuatan, tingkah laku, bahasa, dan sebaginya.

Baca Artikel Tentang Drama, Lainnya:

Adapun secara tektual jika menelisik lebih dalam, ada beberapa unsur untuk pementasan sebuah drama. Berikut ini unsur-unsur pementasan drama.

Unsur-Unsur Pementasan Drama


Sedikitnya ada sembilan unsur drama, diantranya  yaitu;

Naskah
Naskah dalam sebuah drama dapat diartikan sebagai sebuah karangan yang isinya terdapat cerita atau lakon yang akan dijalankan dalam drama tersebut. Naskah drama menjadi unsure terpenting sebab naskah drama tersebut dijadikan sebagai rujukan dalam sebuah pementasan drama.

Pemain
Pemain bisa diartikan sebagai seseorang yang memeragakan peran di dalam cerita atau yang terdapat dalam naskah. Pemain drama biasa disebut juga aktor atau aktris.

Sutradara
Sutradara dalam sebuh drama dapat diberi pengertian sebagai pemimpin yang ada dalam suatu pementasan drama. Sutradara bertanggung jawab penuh terhadap segala sesuatu yang menyakut dengan jalannya cerita dalam drama tersebut.

Tata rias
Tata rias bias diartikan sebagai seseorang yang bertugas dalam smake up selurih pemain drama. Adapun untuk seseorang yang mengerjakan tata rias disebut dengan penata rias. Oleh karena itu meski tidak ikut andils ecara langsung akan tetapi tata risa memiliki fungsi yang signifikan dalam jalannya pementasan sebuah drama.

Tata busana
Tata busana bisa diakatakn sebagai suatu bagian seseorang yang mengatur pakaian pemain, seperti bahan, model dan cara mengenakannya. Sehingga pemain yang akan memerankan drama dapat menghayati atau menggabarkan lakon yang telah ditujuknya.

Tata panggung
Tata panggung dalam sebuah pementasan drama dapat diartikan sebagai seseorang yang bertugus menyiapkan segala tempat para pemain memeragakan lakon dramanya

Tata lampu
Tata lampu dalam pementasan sebuah drama dapat diartikan sebagai  seseorang yang bertugas dalam pengaturan cahaya di panggung.

Penonton
Penonton dalam pementasan drama bisa disebut sebagai pemain ketiga yang menimati pertunjukan sebuah drama. Tanpa adanya penonton drama yang diselenggarakan bisa dikatakan gagal, oleh karena itu meski menjadi bagian daripada sebuah unsur pemetasan drama penonton menjadi penilai daripada pertunjukan drama.

Setelah kita megulas panjang lebar mengenai unsur pementasan drama, selanjutnya sebagai tambahan tulisan ini akan mencoba untuk menguraikan lebih dalam tentang pemain yang diharapkan pemein tersebut dapat mengekspresikan dialog para tokoh dalam pementasan drama dan menggunakan gerak-gerik, mimik, dan intonasi sesuai dengan watak tokoh dalam  pementasan drama

Pemain adalah orang yang memeragakan cerita. Setiap tokoh akan diperankan oleh seorang pemain. Agar berhasil memerankan tokoh-tokoh tadi maka pemain harus dipilih secara tepat. Pemain harus dipilih sesuai dengan karakter tokoh. Dalam upaya memilih pemain drama yang tepat, cara berikut dapat diterapkan:

  1. Naskah yang sudah dipilih dibaca berulang sampai paham. Dari dialog para tokoh  dapat diketahui karakter tiap-tiap tokoh.
  2. Setelah diketahui karakter tokoh kemudian pemilihan pemain yang cocok dan
    mampu memerankan masing-masing tokoh.
  3. Selain mempertimbangkan watak, perlu juga untuk mempertimbangkan perbandingan usia dan perkiraan postur tubuh.
  4. Kemampuan pemain menjadi pertimbangan penting. Pemain harus bisa memerankan
    tokoh sesuai yang dikendaki naskah.

Demikianlah ulasan mengenai drama yang menyangkut tengang, 9 unsur-unsur drama dan penejalasanya lengkap. Semoga dapat bermanfaat, bagi siapapun yang sedang atau ingin menyelenggarakan sebauah drama. Trimakasih, baca juga artikel tentang novel dan strukturnya disini