10 Tata Cara Penulisan Karya Tulis Ilmiah Lengkap

Posted on

10 Tata Cara Penulisan Karya Tulis Ilmiah

Tata Cara Penulisan Karya Tulis Ilmiah– Menulis ada berbagai macam bentuknya, akan tetapi garis besar menulis tersebut dibedakan menjadi dua, yaitu menulis ilmiah dan non ilmiah. Menulis ilmiah, misalnya adalah menulis karya tulis, adapun menulis non ilmiah misalnya adalah menulis cerpen atau novel.

Baca: Perbedaan Ilmiah dan Non Ilmiah read more

Berbagai pihak seringkali kebingungan bagimana tata cara dalam menulis karya ilmiah, bahkan tak jarang bagi yang masih awam ataupun masih belajar menulis karya ilmiah mencari referensi tentang penulisan karya ilmiah yang baik dan benar.

Dalam ulasan kali ini indonesiastudents.com akan membagikan secara lengkap tata cara penulisan karya tulis ilmiah. Adapun materi yang di apatkan dari artikel “tata cara penulisan karya ilmiah” ini dari berbagai sumber, seperti buku atapun internet.

Oleh karena itu, semoga kedepan artikel tata cara penulisan karya tulis ilmiah ini dapat menjadi literasi awal atau menambah pengetahuan bagi siapapun yang ingin belajar menulis karya ilmiah. Sebagai petunjuk umum sebelum mengulas lebih dalam tentang tata cara penulisan karya tulis ilmiah perlu diperhatikan bahwa dalam menulis karya tulis tersebut hal pertama dilakukan adalah fokus pada kepakaran atau substansi ilmiah, bukan pada status fungsional atau “prestasi” temuan.

Adapun untuk 10 tata cara penulisan karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut:

Tata Cara Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI)


Tata cara penulisan karya ilmiah takkan bisa lepas dari strukur karya tulis ilmiah itu sendiri, struktur karya tulis ilmiah tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah sebagai berikut:

Judul

Judul bisa dibilang sebagai tata cara pertama dalam menulis karya tulis ilmiah, judul bisa diartikan sebagai kata kuci yang menggabarkan secara ringkas bagimana sebauh kegiatan dilakukan. Dalam membuat judul karya tulis umumnya tidak 8 sampai 15 kata. Harus ringkas dan jelas, sera mudah dimengerti, sebab judul ini akan dibaca pertama kali oleh dewan juri karya tulis ataupun oleh seseorang yang ingin membaca karya tulis yang telah kita buat.

Penulis dan Alamat

Penulis dan alamat juga menjadi panduan tata cara dalam setiap menulis karya tulis, penulis dicantumkan dalam karya tulis tujuannya agar memperjelas siapa si penulis, selain penulis dicantumkan juga tak lupa alamatnya. Alamat bisa diisi dengan alamat instasi terkait, seperti instasi pendidikan.

Abstrak

Abstak dalam karya tulis menjadi hal yang sangat penting untuk dibuat, sebab abtrak ini akan menjawab apa yang telah dilakukan, bisa dikatakan pula bahwa abtrak ini adalah gambaran tentang keseluruhan karya tulis yang telah dibuat, mulai dari pendahuluan, metode, hasil, pembahasan,, dan saran (untuk penulisan abtrak tidak usah di kasih saran)

Kata Kunci

Kata kuci menjadi pedoman dalam tata cara menulis karya ilmiah, kata kunci ini berisi tentang pembahasan yang nantinya akan diulas lebih mendalam pada bagian isi. Kata kunci pada umunya terdiri dari 3 sampai 5 kata. Letak kata kuci di bagian terakhir dari abtrak.

Pendahuluan

Pendahuluan bisa dikatakan sebagai jawaban atas pertanyaan “Apa masalahnya yang ingin dipecahkan?” dalam pendahuluan tersebut selain kita mengungkapkan sebuah teori kita juga harus menunjukan bahwa karya tulis yang akan kita gagas atau kita buat tersebut penting untuk di implementasikan.

Metode

Metode dapat diartikan sebagai penjelasan mengenai materi yang digunakan dalam penelitian. Sederhananya metode juga dapat diartikan sebagai jawaban atas pendahuluan, yakni jawaban atas “bagimana masalah yang ingin dipecahkan”.

Hasil dan Pembahasan

Hasil dan pembahasan adalah bentuk terpenting dari tata cara menulis karya tulis, hasil dan pembahasan ini biasa kita menyebutnya sebagai isi karya tulis. Hasil pembahasan bisa juga diartikan sebagai jawaban atas apa yang telah ditemukan serta apa arti dari temuan tentang karya tulis yang telah dibuat.

Kesimpulan

Kesmpulan adalah struktur yang selalu ada dalam tata cara pembuatan karya tulis, struktur ini menunjukan bagimana sebuah karya tulis, dari latar belakang, metode, hasil dan pembahasan disederhanakan. Bisanya untuk penulisan kesimpulan tak lebih dari satu lembar, itupun diberi pelangkapnya, yaitu saran.

Ucapan Trimakasih

Ucapan trimakasih kadang memang tidak termasuk dalam setiap pembuatan karya tulis, sebab ada yang meletakan ucapan trimakasih ini di bagian kata pengantar (contoh membuat kata pengantar). Oleh karena itu ucapan trimakasih bisa diartikan sebagai tambahan atas siapa saja orang yang berperan dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka dalam perjalanan menulis karya tulis tak boleh dilupakan, sebab daftar pustaka ini menunjukan bahwa apa yang kita tulis memiliki landasan atas teori sebelum-sebelumnya. Daftar pustaka juga mengindari seorang penulis dari bentuk plagiarisme. Oleh karena itu bagi siapapun yang ingin menulis karya tulis harus mencantumkan bagian daftar pustaka. Baca: 12 Cara Penulisan Daftar Pustaka Berdasarkan Contohnya

Demikinlah untuk struktur karya tulis ilmiah atau tata cara penulisan karya tulis ilmiah, tata cara ini juga berlaku bagi penulisan skripsi, makalah, esai, atau yang lainnya. Meskipun dengan striktur yang berbeda, sederhananya menulis kara ilmiah itu mudah kok, yang sulit adalah bagimana memulainya secara konsisten.

Baca Juga Artikel Lainnya:

2 thoughts on “10 Tata Cara Penulisan Karya Tulis Ilmiah Lengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *