12 Cara Penulisan Daftar Pustaka dan Contohnya

Diposting pada

Cara Penulisan Daftar Pustaka

Penulisan daftar pusataka di dalam membuat karya tulis ilmiah. Seperti skripsi, tesis, desertasi, opini, esai, artikel, atau yang lainnya memang sangat dibutuhkan. Hal dikeranakan dengan penulisan daftar pustaka karya tulis yang kita buat tersebut tidak dianggap plagiarimes atau copy paste dari karya orang lain.

Meskipun begitu tidak jarang diantara kita masih merasa kebingungan dalam penulisan  daftar pustaka. Hal ini terlihat ketika banyak orang mengakses internet untuk mencari cara penulisan daftar pustaka yang benar sesuai dengan aturannya. Karena begitu banyaknya penulisan daftar pustaka dicari oleh masyarakat Indonesia dalam tulisan ini akan membagikan cara penulisan daftar pustaka beserta contohnya.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah bagian daripada rujukan karya orang lain yang tersusun di akhir sebuah karya ilmiah yang umumnya berisi nama penulis, kemudian diikuti judul tulisan, penerbit, identitas penerbit dan tahun terbit. Daftar pustaka ini sendiri ditulis oleh seseorang untuk menguatkan ide atau gagasan yang dibuat selain itu daftar pustaka dibuat agar pembaca karya tulisan kita dapat langsung mengecek kebenarannya yang telah dituliskan oleh orang lain.

Cara Penulisan Daftar Pustaka

Cara penulisan daftar pustaka sebenarnya bersifat baku dalam dunia tulis-menulis, meskipun memiliki pendoman yang baku teranyata untuk penulisan daftar pustaka sifatnya tidak mengikat karena ada banyak versi yang menjelaskan tentang cara penulisan daftar.

Adapun yang dibagikan dalam tulisn ini adalah daftar pustaka yang diperloleh dari moment of general phices Education. Dimana cara penulisan daftar pustaka dari sumber tersebut sampai saat ini masih banyak yang menggunakan.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Dari Buku

Penulisan daftar pustaka dari buku cetak yang dikeluarkan oleh penerbit ternama atau penerbit indie di Indonesia wajib bagi kita menuliskannya di dalam daftar pustaka. Adapun proses penulisannya dimulai dari Nama, tahun terbit, judul, kota, nama penerbit, dan kota penerbit.

Untuk catatan, agar lebih sesuai dengan pendoman Penulisan Daftar Pustaka Dari Buku tulisannya dibuat miring dengan ada tanda pentik (“)

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Buku

Arikunto, Suharsimi. (2010). “Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik”. Jakarta: Rineka Cipta. Yogyakarta.

  1. Penulisan Daftar Pustaka jika Berasal dari Kumpulan Artikel dalam Satu Penulis

Dalam satu buku cetak yang dikeluarkan oleh penerbit biasanya banyak ditulis oleh satu penulis, buku-buku tersebut berisi berbagai pembahasan.

Meski berisi pembasahan tetap satu tema atau berbeda tema. Adapun untuk penulisan daftar pustaka jika berasal dari kumpulan artikel dalam satu penulis yang biasa dilakukan adalah sebagai berikut: ditulis nama penulisnya, tahun, judul buku, tempat terbit, dan nama penerbit.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka jika Berasal dari Kumpulan Artikel

Agustian, Ary Ginanjar (Ed.). 2006. Linguistik dan Perkembangannya. Jakarta: Angin Selatan.

  1. Penulisan Daftar Pustaka  Jika Berasal dari Artikel dalam Kumpulan Artikel dengan Penulis yang Berbeda

Penulisan daftar pustaka yang benar jika sumber tulisan berasal dari buku dengan banyak penulis maka dapat dilakukan dengan cara menuliskan penulis utama, diikuti tahun terbit, judul buku, karya orang yang mengutip tulisan tersebut, judul buku, halaman, tempat terbit buku, dan nama penerbit buku.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka  Jika Berasal dari Artikel dalam Kumpulan Artikel dengan Penulis Yang Berbeda

Agustian, Ary. 2006. Linguistik Transformasi. Dalam Sudaryanto (Ed.), Linguistik dan Perkembangannya  (hlm. 234-240). Jakarta: Angin Selatan.

  1. Penulisan Daftar Pustakan Jika Sumber Tulisan Berasal dari Jurnal

Jurnal juga seringkali menjadi referensi oleh para penulis ilmiah, kebutuhan dan ketersediaan jurnal sangat banyak kita temukan. Hal ini lantaran jurnal sudah menjadi syarat penting untuk sebuah kelulusan, bahkan beberapa kampus di Indonesia untuk Stara-1 harus terlebih dahulu membuat jurnal.

Adapun untuk penulisan daftar putska jika sumber tulisan atau referensi berasal dari jurnal adalah dengan menyebutkan Nama Penulis, Tahun Terbit, Judul Jurnal, Nama Jurnal beserta volumnya, alamat jurnal tersebut diterbitkan, dan teralhir nama penerbit.

Contoh Penulisan Daftar Pustakan Jika Sumber Tulisan Berasal dari jurnal

Alwi, Hasan. 2000. Kesantunan dalam Berbahasa. Forum Penelitian,I (2): 33-47. Malang: Kertas Jaya.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Artikel di Majalah atau Koran

Penulisan daftar pustaka dapat dilakukan jika sumber tulisan berasal dari artikel di majalah atau koran. Dimana banyak sekali majalah atau koran di Indonesia pada saat ini menyediakan kolom khusus untuk penulisan artikel, kadang dari sekian tulisan yang diterbitkan oleh Majalah atau Koran ada materi yang kita butuhkan.

Oleh karena itu untuk mengambil materi tersebut wajib bagi penulis mencantumkan sumbernya. Cara penulisan daftar pustaka jika sumber tulisan berasal dari artikel di majalah atau jurnal adalah dengan menyebutkan nama penulisnya, tanggal beserta taun tulisannya, judul tulisan tersebut, nama majalah, dan terakhir halaman di majalah tersebut.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Artikel di Majalah atau Koran

Santriawan, Iwan. 14 November, 2015. Kyai Khos dan Kyai Khas. Lampung Post, hlm. 6.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan dari Lembaga

Lembaga masyarakat atau negara pada saat ini banyak yang meluncurkan beberapa tulisan atau artikel yang dibutuhkan oleh para penulis ilmiah.

Adapun untuk cara menulis daftar pustaka jika sumber berasal dari lembaga negara bisa dilakukan dengan menyebut nama lembaganya, tahun terbit, judul tulisan, tempat terbit, dan lebaga resmi atau atasan lembaga yang diakui.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Lembaga Negara

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan dari Dokumen Resmi Negara

Rujukan resmi dari dokumen nengara misalnya saja tentang Undang-undang dasar. Adapun untuk Penulisan Daftar Pustaka jika Rujukan Berasal dari Doken nengara seperti undang-undang adalah sebagai berikut. Ditulis Nama Undang-undangnya, tahun, nama penerbit, dan nama perusahaan yang menerbitkannya.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Jika SUmber Tulisan dari Dokumen Resmi Negara

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 1990. Jakarta: PT Armas Duta Jaya.

  1. Penulisan Daftar Pusataka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Terjemahan

Buku-buku terjemahan yang diterbitkan oleh beberapa penerbit di Indonesia banyak kita temukan dimana-diman, hal itu lantaran buku tersebut dianggap layak menjadi referensi yang memadai bagi masyarakat.

Adapun untuk penulisan daftar pustaka jika sumber tulisan berasal dari terjemahan buku asing adalah dengan menuliskan nama penulis utamanya, tahun, judul buku, dan diterjemahkan oleh siapa berseta tahun teremahan, kota dimana ditermejahan atau diterbitkan, dan nama penerbit.

Contoh Penulisan Daftar Pusataka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Terjemahan

Ary, Jacobs. Tanpa Tahun. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arif Furqon. 2010. Banjarmasin: Usaha Bersama.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Skripsi, Tesis, atau Disertasi

Sumber tulisan dari skrispi, desertasi, atau tesis bisa kita jadikan rujukan tulisan. Hal ini lantaran skrispi, desertasi, atau tesis adalah bentuk karya ilmiah yang banyak dijumpai disetiap perguruan tinggi di Indonesia.

Adapun untuk penulisan daftar pustaka jika sumber tulisan berasal dari skrispi, desertasi, atau tesis dengan menyebutkan nama penulis, tahun, judul skrispi, desertasi, atau tesis, keterangan apakah (skrispi, desertasi, atau tesis), kota terbit, dan lembaga pendidikan yang menaunginya.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Skrispi, Desertasi, atau Tesis

Cahaya, Noor. 2006. Penerapan Prinsip Kerja Sama pada Tanya-Jawab di Pengadilan Negeri Banjarmasin. Skripsi tidak diterbitkan. Banjarmasin: PBSID, FKIP Unlam.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Materi Seminar, Penataran, atau Lokakarya

Sumber tulisan bisa dilakukan atau di dapat dari materi seminar, penataran, atau lokakarya. Materi ini di dapat ketika seseorang sedang mengikuti seminar, penataran, atau lokakarya.

Adapun cara penulisannya jika berasal dari seminar, penataran, atau lokakarya dapat dilakukan dengan menyebutkan penulis, tahun, judul, keterangan (seminar, penataran, atau lokakarya), lokasi,, dan tanggal berseta bulan.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Tulisan Berasal dari Materi Seminar, Penataran, atau Lokakarya

Prasetyo, Agung. 2005. Tatakota Negara-Negara Berkembang. Makalah disajikan dalam Seminar Tatakota, Bappeda Jawa Timur, 1-2 September.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Berasal dari Internet

Pengguna internet terus meningkat di Indonesia, banyak hal yang dibagikan dari internet. Baik artikel, opini, esai, karya tulis, atau yang lainnya.

Adapun jika mengambil materi dari internet seseorang wajib untuk menyertakan ketererangnya di daftar pustaka yang berasal dari internet. Untuk menyertakan keterangnya tersebut bisa dilakukan dengan menyebut penulisnya, tanggal di posting, judul, keterangan (online), sumber, dan tanggal diaksesnya.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

Imam. 12 Desember 2009. Determinan Pernikahan Usia Muda, (Online), (www.indonesiastduents.com, diakses 26 November 2015).

  1. Penulisan Dafar Pustaka Jika Sumber Berasal dari Email Pribadi

Penulisan daftar pustaka juga dapat dilakukan oleh penulis jika sumber yang di dapatkan dari email pribadi, meskipun tidak resmi atau tidak bisa dijadikan patokan materi tersebut wajib untuk disertakan dalam penulisan daftar pustaka.

Adapun cara menuliskan daftar pustaka jika sumber berasal dari email pribadi adalah dengan menyebutkan nama pengirim (alamat email), tanggal dikirim, Kebutuhan Artikel, penerima email, dan alamat penerima email tersebut.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Jika Sumber Berasal dari Email Pribadi

Naga, Dali ([email protected]). 1 Oktober 1997. Artikel untuk JIP. E-mail kepada Ali Saukah ([email protected]).

Fungsi Daftar Pustaka

Diantarnya fungsi daftar pustaka adalah sebagai berikut:

  1. Daftar pustaka berfungsi sebagai penguat dalam tulisan yang kita buat, hal ini dikerenakan dengan adanya daftar pustaka bisa membuktikan jikalau tulisan yang telah kita buat benar-benar penting di mata masyarakat.
  2. Daftar pustaka berfungsi sebagai upaya menghindari bentuk plagiarisme atau copy paste yang saat ini kasus plagiarisme atau copy paste sangat marak dilakukan oleh beberapa kalangan.
  3. Daftar pustaka dibuat untuk mengapriasi karya ilmiah orang lain, dengan mencantumkan daftar pustaka bebarti idea tau karya orang lain tersebut dalam dikembangkan atau diterima oleh banyak kalangan.
  4. Daftar pustaka berfungsi sebagai salah satu referensi kepada pembaca untuk kemudian tertarik membahas masalah atas solusi yang telah kita gagas.
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa sistematika dalam penulisan daftar pustaka ini bisa dirubah-ubah seseuai dengan pendoman yang digunakan. Untuk pedoman yang biasa digunakan dan legal adalah penoman penilisan daftar pustaka yang telah disebutkan.

Alasannya setelain tidak ada yang menyalahkan penulisan daftar pustaka yang telah disebutkan juga sudah diterpakan oleh berbagi pihak. Namun yang pastinya, setiap daftar pustaka yang ditulis oleh seorang penulis karya ilmiah memiliki beberapa fungsi yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan pembaca dan juga kebutuhan dalam proses tulisan tersebut.

Demikianlah cara-cara yang dapat dilakukan untuk menulis daftar pustaka beserta dengan contohnya. Semoga saja bisa memberikan wawasan bagi kalian yang membutuhkannya.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.