Fungsi Hipotesis dalam Penelitian dan Ciri-ciri Hipotesis Penelitian Lengkap

Diposting pada

Fungsi Hipotesis dalam Penelitian-Setiap kali seseorang peneliti membuat karya tulis ilmiah, baik skripsi, tesis, desertasi, makalah atau yang lainnya. Selalu saja tercantum sub tersendiri tentang hipotesis penelitian. Sehingga ada yang menimbulkan pertanyaan dalam benak fikiran, mengapa hipostesis penelitian selalu dicantumkan dan apa sih sebenarnya fungsi hipostesis dalam penelitian?.

Baca: 4 Pengertian Hipotesis Penelitian Menurut Para Ahli dan Contohnya

Pertanyaan tersebut menjadikan penting bagi indonesiastudents.com menuliskan atau mencoba menjabarkan tentang fungsi hipotesis penelitian. Semoga dengan adanya penjabaran tentang fungsi hipotesis penelitian ini kemudian memberikan uraian yang singkat namun terkesan padat kepada para pembaca sekalian.

Sebelum diulas terlebih dahulu perlu kita pahami bersama, bahwa sesungguhnya tidak semua penelitian mencantumkan hipotesis penelitian. Misalnya untuk penelitian ekploratif dan deskriptif tidak memerlukan hipotesis penelitian.

Adapun untuk fungsi hipotesis penelitian adalah sebagai berikut:

Fungsi Hipotesis dalam Penelitian


Ada beberapa fungsi hipoetisis penelitian menurut beberapa hali yang di dapatkan dari buku, internat, ataupun yang lainnya, diantranya:

  • Hipotesis penelitian berfungsi untuk peneliti untuk melihat atau mempersoalkan hubungan antar variabel.
  • Hipotesis penelitian berfungsi sebagai penjelasan sementara tentang gejala-gejala penelitian, serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang penelitian.
  • Hipotesis penelitian berfungsi sebagai suatu pertanyataan hubungan yang dapat di uji langsung oleh peneliti.
  • Fungsi hipotesis penelitian adalah untuk memberikan arah kepada si peneliti.
  • Hipotesis penelitian berfungsi sebagai kerangka seseorang peneliti untuk melaporkan kesimpulan hasil penyidikan sementara.
  • Hipotesis penelitian berfungsi sebagai penguji teori.
  • Hipotesis penelitian berfungsi sebagai pendorong munculnya teori baru.

Dari uraian tentang fungsi hipotesis penelitian tersebut tentu saja mampu memberikan gambaran kepada para pembaca indonesiastudents.com bahwasanya pencantuman sub bab dalam karya tulis, baik skripsi, tesis, desertasi, jurnal, atau yang lainnya adalah untuk membantu peneliti dalam melakukan penelitiannya atau sederhannya juga bisa dikatakan bahwa fungsi hipoteisi penelitian disini adalah untuk dijadikan pedoman dalam sebuah penelitian.

Setelah kita membahasa fungsi hipotesis dalam penelitian, selanjutnya kita akan mengulas tentang ciri-ciri hipotesis dalam penelitian yang baik. Adapun ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut:

Ciri-ciri Hipotesis dalam Penelitian


  1. Dapat diterima oleh akal sehat.
  2. Mempunyai daya penjelas atau eksplanasi yang rasional.
  3. Menyatakan hubungan yang diharapkan ada di antara variabel yang dipermasalahkan.
  4. Harus dapat diuji atau ditemukan benar salahnya.
  5. Konsisten dengan pengetahuan yang sudah ada atau konsisten dengan teori dan atau fakta yang telah diketahui.
  6. Hipoteis penelitian dinyatakan sesederhana dan seringkas mungkin.

Demikianlah untuk penjelasan mengenai fungsi hipotesis dalam penelitian dan ciri-ciri hipotesis dalam penelitian, semoga bermanfaat. Baik kepada para pembaca yang barangkali sedang atau menyusun karya tulis, semoga bermanfaat. Trimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *