8 Cara dan Teknik Membaca Teks Berita Yang Benar (Terbukti)

Posted on

indonesiastudents.com– Membaca teks berita merupakan salah satu pekerjaan yang mudah bagi mereka yang sudah terbiasa atau ahli, akan tetapi bagi sebagaian orang yang masih pemula untuk membaca teks berita ini menjadi pekerjaan yang sangat terasa sulit. Alasan sulit dilakukan karena belum terbiasa, butuh mental yang kuat, dan alasan lainnya.

Baca: Cara Cepat Membuat Berita dalam 1 Jam

Oleh karena itulah pada kesempatan kali ini, indonesiastudents.com akan memberikan cara membaca teks berita atau teknik membaca teks berita;

Membaca Teks Berita


Membaca teks berita pada hakekatnya ada 2 persiapaan yang harus dilakukan agar suatu berita yang diucapkan bisa dipahami dan dimengerati oleh pendengar. Adapun  perispan tersebut, antara lain sebagai berikut;

Persiapkan Faktor-Faktor Pendukung

Misalnya: pakaian atau busana yang akan dikenakan saat pembacaan berita khusus untuk pembaca berita televisi (tidak termasuk pembaca berita radio), gunakan alat pengeras suara seperti  microphone atau clip on, dan lain-lain.

Memahami Isi Naskah Berita

Sebelum membacakan berita, seorang pembaca berita terlebih dahulu memahami  isi naskah berita dengan baik dan komprehensif.

Sedangkan untuk cara dan teknik membaca teks berita yang benar, harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut;

Cara dan Teknik Membaca Teks Berita


Membaca naskah atau teks berita dengan memerhatikan:

Artikulasi (Pelafalan) Jelas.
Artikulasi adalah perubahan rongga dan ruang dalam saluran udara untuk menghasilkan bunyi bahasa. Dalam pembacaan berita artikulasi harus jelas agar informasi yang disampaikan terdengar pula dengan jelas. Misalnya: pengucapan bahasa asing.

Intonasi Tepat.
Intonasi adalah hal yang berhubungan dengan naik turunnya suara. Intonasi harus tepat sesuai dengan jenis kalimat yang disampaikan. Misalnya: kalimat perintah (imperatif) berintonasi naik pada seluruh bagiankalimat, kalimat tanya (interogatif ) menggunakan intonasi naik pada akhir kalimat, dan kalimat perintah diucapkan dengan intonasi menurun di akhir kalimat.

Penjedaan Teratur.
Penjedaan adalah kegiatan berhenti sejenak untuk mengatur nafas. Pembaca berita haruslah mengatur jeda karena tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Ada bagian tertentu dalam kalimat yang tidak boleh dilakukan penjedaan.

Pengucapan Jelas.
Kejelasan pengucapan berkaitan dengan volume suara dan kecepatan membaca. Volume suara pembaca berita harus nyaring, tidak pelan atau seperti orang berbisik, mulai dari awal sampai akhir berita. Kecepatan membaca juga jangan terlalu cepat atau terlalu lambat.

Penekanan (Aksentuasi).
Aksentuasi adalah perbedaan volume dan kecepatan membaca pada bagian yang penting. Hal itu, dapat membantu pendengar mengenai hal penting dalam berita.

Sikap Tubuh (Gestur)
Pembaca berita harus mengambil posisi yang nyaman, bisa duduk atau berdiri, cukup tegap, tidak membungkuk,  tidak juga terlalu menengadah, dan pandangan mata ke depan. Dengan gestur tersebut, pembaca berita akan menarik perhatian pendengar.  Sikap tubuh yang kaku dapat membuat pendengar menjadi bosan,sedangkan terlalu santai dapat menimbukan kesan yang negatif.

Komunikatif dan Ekspresif
Pembaca berita harus selalu menjalin hubungan akrab dengan pendengar. Pendengar  berkedudukan pasif hanya mendapatkan informasi dan tidak bisa memberikan tanggapan apa pun. Agar pendengar memerhatikan pembaca berita maka pembaca berita harus komunikatif melalui tatapan mata dan ekspresif dengan memberikan senyuman kepada pendengar.

Setelah Pembacaan Berita
Setelah menerapkan cara-cara membaca teks berita di atas, sebaiknya pembaca berita juga melakukan evaluasi hasil pembacaan berita berdasarkan langkah satu dan dua untuk pengembangan diri menjadi lebih baik lagi.

Demikianlah 8 cara dan teknik membaca teks berita atau membaca naskah berita yang benar, sebagaimana cara dan teknik ini sudah banyak diterapkan oleh kalangan professional. Semoga bermanfaat bagi siapapun yang sedang mendalami suatu berita. Trimakasih, baca juga artikel lainnya;

8 Cara dan Teknik Membaca Teks Berita Yang Benar (Terbukti)
1 (20%) 3 vote[s]